PAPANDAPAPANDA
Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPerkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru dalam pembelajaran matematika. Berbagai sistem berbasis AI, seperti intelligent tutoring systems, chatbot generatif, dan problem-solving assistants, mampu memberikan dukungan kognitif yang adaptif dan instan. Namun, pemanfaatan AI yang tidak disertai kemampuan reflektif berisiko mendorong ketergantungan siswa serta pembelajaran yang dangkal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan metakognisi dalam penggunaan AI pada pembelajaran matematika serta merumuskan model konseptual yang menjelaskan hubungan antara proses metakognitif dan kualitas interaksi siswa dengan AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review yang terdiri dari lima tahap utama yaitu Perumusan Fokus dan Pertanyaan Penelitian, Strategi Penelusuran Literatur, Kriteria Inklusi dan Eksklusi, Proses Seleksi Artikel serta Analisis dan Sintesis Data. Artikel yang dianalisis secara mendalam terdiri dari 32 artikel jurnal terindeks scopus yang dipublikasi rentang tahun 2019-2024 dan dianalisis juga buku-buku teori metakognisi klasik maupun kontemporer yang relevan yang berjumlah 8 (delapan) referensi. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik untuk mengidentifikasi peran perencanaan, monitoring, evaluasi, dan kontrol metakognitif dalam interaksi siswa dengan AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa metakognisi berperan sebagai mediator utama efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran matematika. Siswa dengan kemampuan metakognitif tinggi cenderung menggunakan AI secara strategis, kritis, dan reflektif, sedangkan rendahnya metakognisi berkorelasi dengan penerimaan keluaran AI secara tidak kritis dan potensi ketergantungan berlebihan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menempatkan AI sebagai objek regulasi metakognitif, di mana proses monitoring dan kontrol pada meta-level memediasi kualitas pemecahan masalah matematika. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian metakognisi serta implikasi praktis bagi desain pembelajaran matematika berbasis AI yang berorientasi pada penguatan regulasi diri dan berpikir reflektif.
Penelitian ini menegaskan bahwa metakognisi memiliki peranan fundamental dalam menentukan kualitas dan efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika.Kemampuan metakognitif—yang mencakup kesadaran, monitoring, dan kontrol terhadap proses berpikir—berfungsi sebagai mekanisme pengatur yang memungkinkan siswa memanfaatkan AI secara reflektif, kritis, dan bertanggung jawab.Tanpa dukungan metakognisi yang memadai, penggunaan AI berpotensi menurunkan kedalaman pemahaman matematis dan mendorong ketergantungan kognitif.Sebaliknya, ketika metakognisi terintegrasi secara optimal, AI dapat berperan sebagai cognitive partner yang memperkaya proses pemecahan masalah, memperkuat regulasi diri, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan matematis.Dengan demikian, efektivitas AI dalam pembelajaran matematika tidak bersifat inheren pada teknologi itu sendiri, melainkan dimediasi oleh kapasitas metakognitif pengguna.
Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Mengembangkan studi empiris dengan desain eksperimen untuk menguji hubungan kausal antara metakognisi dan efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran matematika, dengan fokus pada bagaimana pelatihan metakognitif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan AI secara optimal. (2) Merancang instrumen pengukuran metakognitif yang lebih spesifik dan relevan dengan konteks interaksi manusia-AI, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan metakognitif siswa dalam menggunakan AI untuk pemecahan masalah matematika. (3) Mengeksplorasi perbedaan peran metakognisi pada berbagai jenis AI, seperti intelligent tutoring systems, chatbot generatif, dan perangkat lunak matematika berbasis AI, untuk memahami bagaimana karakteristik masing-masing sistem AI memengaruhi kebutuhan regulasi metakognitif siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran berbasis AI yang lebih efektif dan berpusat pada siswa.
- APA PsycNet. psycnet loading psycnet.apa.org/doi/10.1037/0003-066X.34.10.906APA PsycNet psycnet loading psycnet apa doi 10 1037 0003 066X 34 10 906
- Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
- Guidance on Conducting a Systematic Literature Review - Yu Xiao, Maria Watson, 2019. guidance conducting... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0739456X17723971Guidance on Conducting a Systematic Literature Review Yu Xiao Maria Watson 2019 guidance conducting journals sagepub doi 10 1177 0739456X17723971
| File size | 508.13 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Siswa berkemampuan sedang menunjukkan disposisi produktif yang bersifat situasional dan bergantung pada validasi eksternal, sedangkan siswa berkemampuanSiswa berkemampuan sedang menunjukkan disposisi produktif yang bersifat situasional dan bergantung pada validasi eksternal, sedangkan siswa berkemampuan
OJSOJS Konseling self merupakan proses bantuan psikologis yang berfokus pada kemampuan individu untuk memahami diri, mengelola emosi, serta mengembangkan potensiKonseling self merupakan proses bantuan psikologis yang berfokus pada kemampuan individu untuk memahami diri, mengelola emosi, serta mengembangkan potensi
ASSALAMASSALAM Peningkatan tujuan pembelajaran yang meningkat dari 67,74% pada siklus I menjadi 83,87% pada siklus II, serta kenaikan nilai rata-rata siswa dari 68,06Peningkatan tujuan pembelajaran yang meningkat dari 67,74% pada siklus I menjadi 83,87% pada siklus II, serta kenaikan nilai rata-rata siswa dari 68,06
UPUP Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap peran ilmu dalam Islam, pentingnya berpikir rasional dan reflektif, serta tumbuhnyaHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap peran ilmu dalam Islam, pentingnya berpikir rasional dan reflektif, serta tumbuhnya
INSCHOOLINSCHOOL Sebagai peneliti dan konselor, penulis terlibat langsung dengan peserta dalam pengaturan konseling nyata, memungkinkan pengamatan dan intervensi otentikSebagai peneliti dan konselor, penulis terlibat langsung dengan peserta dalam pengaturan konseling nyata, memungkinkan pengamatan dan intervensi otentik
STITMUHBASTITMUHBA Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimental, melibatkan 30 siswa dari kelas eksperimen dan 30 siswa dari kelas kontrolPendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimental, melibatkan 30 siswa dari kelas eksperimen dan 30 siswa dari kelas kontrol
IPIP Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa setelah diberikan pembelajaran dengan Pendekatan Number Head TogetherDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa setelah diberikan pembelajaran dengan Pendekatan Number Head Together
UNDIKMAUNDIKMA The conclusion of this study found that respondent R1 with high mathematical reflective thinking ability has a high sociomathematical norms aspect, R2The conclusion of this study found that respondent R1 with high mathematical reflective thinking ability has a high sociomathematical norms aspect, R2
Useful /
OJSOJS Hasil menunjukkan bahwa perencanaan yang matang dan identifikasi masalah yang jelas sangat membantu dalam mencapai tujuan penelitian secara efektif danHasil menunjukkan bahwa perencanaan yang matang dan identifikasi masalah yang jelas sangat membantu dalam mencapai tujuan penelitian secara efektif dan
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan secara terstruktur, terjadwal, dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan siswa terutama dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan secara terstruktur, terjadwal, dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan siswa terutama dalam
UNIMUNIM Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan 20 bank umum pada periode 2016–2017 yangPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan 20 bank umum pada periode 2016–2017 yang
ITENASITENAS Peningkatan ini dipicu oleh kombinasi kebakaran hutan yang menghasilkan prekursor ozon seperti CO (meningkat 69 Tg) dan NOx (meningkat 1,19 Tg), sertaPeningkatan ini dipicu oleh kombinasi kebakaran hutan yang menghasilkan prekursor ozon seperti CO (meningkat 69 Tg) dan NOx (meningkat 1,19 Tg), serta