UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pudak merupakan kuliner tradisional khas Gresik yang mulai mengalami perubahan tren permintaan konsumen, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi produk Pudak “Lakarasa sebagai strategi pelestarian kuliner tradisional berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pelaku UMKM produsen oleh-oleh khas Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi rasa melalui penambahan bahan seperti kurma mampu meningkatkan minat konsumen terhadap pudak. Inovasi ini juga mempertahankan teknik produksi tradisional, seperti penggunaan ope dan kemasan besek bambu, yang merupakan bagian dari identitas budaya lokal. Selain menawarkan cita rasa baru yang lebih lembut dan seimbang, produk ini juga memberikan pengalaman konsumsi yang lebih menarik secara visual. Meskipun masa simpan pudak ini lebih singkat karena tidak menggunakan bahan pengawet, hal tersebut justru menjadi nilai tambah dari segi kesehatan dan kealamian produk. Inovasi Pudak “Lakarasa tidak hanya memperluas segmen pasar, tetapi juga menjadi wujud nyata pelestarian budaya kuliner lokal di Gresik. Rencana pengembangan ke depan mencakup penambahan varian rasa stroberi dan cokelat agar lebih relevan dengan preferensi konsumen modern serta meningkatkan daya saing produk di pasar oleh-oleh lokal dan nasional.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi produk Pudak “Lakarasa merupakan adaptasi kreatif dalam melestarikan kuliner tradisional Gresik.Inovasi ini merespons perubahan preferensi konsumen dengan menghadirkan varian rasa baru, khususnya pudak rasa kurma, tanpa menghilangkan teknik produksi tradisional dan identitas lokal.Pudak “Lakarasa berhasil mempertahankan minat masyarakat terhadap kuliner tradisional sekaligus memperluas segmen pasar dan memperkuat nilai budaya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji preferensi konsumen terhadap varian rasa pudak lainnya, seperti stroberi atau cokelat, dengan mempertimbangkan faktor demografi dan gaya hidup. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan strategi pelestarian kuliner tradisional di Gresik dengan daerah lain, guna mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis berkelanjutan untuk UMKM produsen pudak, termasuk strategi pemasaran digital, peningkatan kualitas kemasan, dan diversifikasi produk untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian kuliner tradisional Indonesia dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM.

Read online
File size657.07 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test