PELITA BANGSAPELITA BANGSA

EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen BisnisEKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis

Penelitian ini menguji pengaruh atribut ramah halal terhadap niat berkunjung, yang dimediasi oleh citra destinasi dan adopsi kecerdasan buatan (AI) di destinasi wisata. Penelitian ini membahas ketidakkonsistenan dalam temuan sebelumnya dengan mengusulkan model komprehensif yang menggabungkan faktor budaya dan teknologi. Penelitian ini melibatkan 164 responden yang berkunjung ke destinasi wisata di Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut ramah halal secara signifikan meningkatkan citra destinasi, yang secara positif memengaruhi adopsi AI dan niat berkunjung. Efek mediasi ganda dari citra destinasi dan adopsi AI memberikan pemahaman tentang bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi untuk membentuk niat berkunjung wisatawan. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan bukti empiris yang mendukung integrasi atribut ramah halal dengan kemajuan teknologi untuk menarik wisatawan Muslim.

Studi ini menyimpulkan bahwa atribut ramah halal secara signifikan memengaruhi niat berkunjung di destinasi wisata, dengan citra destinasi dan adopsi kecerdasan buatan (AI) bertindak sebagai mediator krusial.Temuan menunjukkan bahwa atribut ramah halal meningkatkan citra destinasi, yang selanjutnya secara positif memengaruhi adopsi AI dan niat berkunjung wisatawan.Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai integrasi faktor budaya dan teknologi, serta menyoroti peran mediasi ganda citra destinasi dan adopsi AI dalam menarik wisatawan Muslim.

Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang pariwisata halal dengan beberapa arah studi baru. Pertama, akan sangat berharga untuk menggali mediator potensial lainnya di luar citra destinasi dan adopsi AI. Misalnya, bagaimana faktor seperti persepsi nilai, kepercayaan konsumen, atau pengalaman personalisasi yang mendalam dapat berperan dalam memediasi hubungan antara atribut ramah halal dengan niat berkunjung wisatawan Muslim? Memahami bagaimana wisatawan menilai manfaat dan merasa aman dengan penawaran halal dapat memberikan wawasan yang lebih nuansa tentang proses pengambilan keputusan mereka. Kedua, penting untuk memperluas model penelitian ini ke konteks geografis dan budaya yang lebih beragam, tidak hanya di satu wilayah seperti Bekasi, tetapi juga di destinasi non-Muslim yang aktif mengembangkan pariwisata ramah halal, seperti Jepang atau Thailand. Penelitian semacam ini dapat mengidentifikasi bagaimana faktor-faktor budaya lokal atau tingkat kesiapan teknologi suatu destinasi memengaruhi efektivitas atribut ramah halal dan adopsi AI dalam menarik wisatawan. Ketiga, studi masa depan bisa menggeser fokus dari sekadar niat berkunjung ke aspek perilaku pasca-kunjungan, seperti kepuasan, loyalitas, atau keputusan kunjungan berulang, serta bagaimana atribut ramah halal dan AI berperan dalam membentuk pengalaman keseluruhan yang mendorong promosi dari mulut ke mulut. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi perspektif dari sisi penawaran, yaitu tantangan dan peluang bagi pengelola destinasi atau pelaku bisnis dalam mengimplementasikan dan memasarkan atribut ramah halal yang terintegrasi dengan solusi teknologi AI. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran komprehensif tentang ekosistem pariwisata halal yang berkelanjutan.

  1. The role of ecotourism in preserving environmental awareness, cultural and natural attractiveness for... doi.org/10.15549/jeecar.v10i7.1386The role of ecotourism in preserving environmental awareness cultural and natural attractiveness for doi 10 15549 jeecar v10i7 1386
  2. A Perspective From Indonesian Tourists: The Influence Of Destination Image On Revisit Intention | Journal... clutejournals.com/index.php/JABR/article/view/10295A Perspective From Indonesian Tourists The Influence Of Destination Image On Revisit Intention Journal clutejournals index php JABR article view 10295
Read online
File size368.86 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test