BIARJOURNALBIARJOURNAL

Rowter JournalRowter Journal

Industri keamanan siber mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai akibat digitalisasi yang meningkat dan ancaman siber yang berkembang. Penelitian ini menyelidiki peluang kewirausahaan serta faktor‑faktor keberhasilan utama bagi startup keamanan siber di Nigeria, dengan menekankan inovasi dalam melindungi aset digital. Menggunakan desain survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 100 profesional keamanan siber, pengusaha, dan investor untuk mengeksplorasi dinamika sektor yang cepat berubah. Temuan menyoroti peluang memanfaatkan teknologi emergen seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan Internet of Things (IoT) untuk mengatasi tantangan berupa kejahatan siber, pelanggaran data, dan kerentanan IoT. Hambatan signifikan seperti kepatuhan regulasi, kebutuhan modal tinggi, serta kekurangan tenaga ahli teridentifikasi. Faktor keberhasilan utama meliputi inovasi teknologi, akuisisi talenta, dan kemitraan strategis. Kolaborasi dengan investor dianggap krusial untuk mengatasi tantangan dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Studi ini memberikan insight yang dapat ditindaklanjuti bagi pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan dalam menavigasi kompleksitas pasar keamanan siber, serta menyimpulkan bahwa adaptabilitas, inovasi, dan kolaborasi merupakan faktor penting bagi startup untuk berhasil. Memenuhi permintaan pasar dan mengurangi tantangan dapat menempatkan venture keamanan siber untuk secara signifikan meningkatkan perlindungan aset digital dalam dunia yang terhubung.

Penelitian ini mengkaji peluang kewirausahaan dan faktor keberhasilan utama dalam industri keamanan siber, menyoroti bagaimana startup dapat memenuhi permintaan yang meningkat akan solusi inovatif untuk melindungi aset digital.Hasilnya menunjukkan pasar yang luas didorong oleh kemajuan teknologi, pertumbuhan IoT, serta ancaman yang meningkat seperti kejahatan siber dan serangan negara, sementara tantangan signifikan seperti keterbatasan sumber daya, regulasi yang ketat, dan kekurangan tenaga ahli menjadi hambatan masuk dan keberlanjutan.Faktor keberhasilan utama meliputi pemanfaatan teknologi mutakhir, kemitraan strategis, serta akuisisi dan retensi talenta yang kuat, dengan kolaborasi investor sebagai elemen krusial untuk menyediakan pendanaan, bimbingan, dan jaringan guna mengatasi dinamika pasar yang kompleks.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana model deteksi ancaman berbasis kecerdasan buatan dapat disesuaikan untuk usaha kecil dan menengah di Nigeria, dengan menilai efektivitasnya serta biaya implementasinya dibandingkan solusi tradisional. Selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh kerangka regulasi terhadap pertumbuhan startup keamanan siber, khususnya bagaimana strategi kepatuhan memengaruhi daya tarik investor dan kemudahan masuk pasar. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran kolaborasi antara universitas dan industri dalam membangun jalur pasokan talenta keamanan siber, dengan menilai desain program pelatihan dan dampaknya terhadap kinerja dan inovasi startup. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teknologi, faktor kebijakan, serta pengembangan sumber daya manusia yang esensial bagi keberlanjutan ekosistem keamanan siber di negara berkembang.

  1. Strategic Human Resource Management and Performance of Selected Deposit Money Banks in Abuja, Nigeria... biarjournal.com/index.php/biohs/article/view/565Strategic Human Resource Management and Performance of Selected Deposit Money Banks in Abuja Nigeria biarjournal index php biohs article view 565
Read online
File size441.41 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test