UNIPASUNIPAS

LocusLocus

Berbagai kebijakan sudah dan sedang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mengurangi angka dan memutus mata rantai kemiskinan, sekaligus meningkatkan sumber daya manusia. Salah satunya adalah dengan program Keluarga Harapan (PKH) untuk keluarga sangat miskin (KSM). Beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan, dalam penelitian ini, yaitu : 1) Bagaimanakah pelaksanaan PKH di Desa Sanggalangit ? 2) Bagaimanakah dampak pelaksanaan PKH dalam upaya pengentasan kemiskinan di Desa Sanggalangit ? dan 3) Bagaimanakah evaluasi program keluarga harapan di Desa Sanggalangit ?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Informan menggunakan Teknik purposive sampling, sedang Pengambilan pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan secara terus-menerus selama berlangsungnya penelitian dengan tahapan : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Sanggalangit dipengaruhi empat variable implementasi kebijakan, yaitu : komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Dampak pelaksanaan PKH dalam upaya pengentasan kemiskinan di desa Sanggalangit berupa dampak positif yakni dampak yang diharapkan, dan dampak negative yakni dampak yang tidak diharapkan. Evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan PKH di Desa Sanggalangit, dimana evaluasi tersebut menyangkut isi kebijakan yakni PKH berhasil mengurangi angka dan memutus mata rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta merubah perilaku KSM. Evaluasi pelaksanaan kebijakan yakni lebih ditekankan pada periode pencairan bantuan dan kekurangan personil pendamping PKH. Evaluasi terhadap dampak kebijakan lebih ditekankan pada bagaimana meningkatkan dampak positifnya dan mengurangi bahkan sebisanya menghilangkan dampak negatifnya.

Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sanggalangit dipengaruhi oleh empat variabel yakni komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi.Dampak Program Keluarga Harapan (PKH) untuk pengentasan kemiskinan di Desa Sanggalangit adalah dampak positif yakni dampak yang diharapkan, dalam hal ini lebih terjaminnya kehidupan keluarga miskin khususnya dibidang pendidikan dan kesehatan.Sedangkan dampak negatif yakni dampak yang tidak diharapkan yakni bantuan PKH dalam bentuk uang tunai tersebut membuat masyarakat menjadi manja dan terlalu bergantung kepada uluran tangan pemerintah.Evaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sanggalangit dilakukan terhadap isi kebijakan yakni PKH tersebut dianggap cukup berhasil mewujudkan tujuannya yaitu mengurangi angka dan memutus mata rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta merubah perilaku KSM yang relatif kurang mendukung peningkatan kesejahteraan.Evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan lebih ditekankan pada periode pencairan uang tunai bantuan PKH yang 3 (tiga bulan) sekali dan pendamping PKH yang kekurangan personil.Sedangkan evaluasi terhadap dampak kebijakan lebih ditekankan pada bagaimana meningkatkan dampak positifnya dan berusaha mengurangi bahkan menghilangkan dampak negatifnya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kriteria subjektif dalam penentuan penerima bantuan PKH terhadap keadilan distribusi bantuan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai dampak kekurangan tenaga pendamping PKH terhadap efektivitas pelaksanaan program. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dampak negatif seperti ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah, dengan fokus pada penguatan kapasitas lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Read online
File size144.45 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test