UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Memasuki usia dewasa, individu tunarungu mengalami kebutuhan intimasi yang sama dengan individu normal lainnya. Kebutuhan intimasi merupakan kebutuhan untuk mulai mencari pasangan dan menjalin hubungan deep relationship dengan orang lain. Kebutuhan ini akan menjadi sulit bagi penyandang tunarungu karena keterbatasannya dalam berkomunikasi dengan orang lain sebab penyandang tunarungu biasanya mengalami kondisi tunawicara dan terhambat dalam keterampilan konseptual bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana subjective well being pada tunarungu.

Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah dewasa Tunarungu dalam perkembangan psikologisnya akan mengalami kebutuhan intimasi yang sama dengan individu normal lainnya.Kebutuhan ini mendorong setiap orang untuk membangun hubungan dengan orang lain dalam ikatan yang lebih serius.Kemampuan menjalin hubungan tidak lepas dari adanya kesiapan memahami dirinya dan cara individu tersebut melihat dunia sekitarnya (world view) yang dalam hal ini dibutuhkan subjective well being.Subjective well being dalam diri beberapa tunarungu juga terbentuk dengan baik sehingga memudahkan dalam peningkatan kualitas kehidupannya.

Penelitian selanjutnya dapat fokus pada aspek-aspek yang mendukung subjective well being dalam diri dewasa tunarungu, seperti peran keluarga, dukungan sosial, dan kemampuan individu dalam mengelola emosi. Selain itu, studi komparatif antara tunarungu dan individu normal dalam hal subjective well being dan kualitas hidup dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pengalaman hidup dan kesejahteraan subjek penelitian. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well being, seperti dukungan keluarga, pengalaman hidup, dan strategi koping yang digunakan individu tunarungu dalam menghadapi tantangan komunikasi dan hubungan sosial.

Read online
File size381.98 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test