JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berdasarkan analisis dokumen sekunder yang relevan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya angka kesulitan membaca pada siswa kelas awal yang berdampak pada prestasi akademik jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan praktik, tantangan, serta pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis isi terhadap berbagai jurnal, laporan resmi, dan dokumen publik terkait literasi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti fonetik dasar, media interaktif, Whole Language, dan Phonics terbukti meningkatkan kemampuan decoding, retensi makna, serta motivasi belajar siswa. Selain itu, kolaborasi rumah-sekolah dan penggunaan teknologi digital turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan literasi anak. Kesimpulannya, strategi pengajaran berbasis bukti mampu meningkatkan kemampuan membaca secara signifikan pada siswa kelas awal dan mendukung kualitas pendidikan nasional.

Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kesulitan membaca pada siswa kelas 1 SD di Indonesia, yang disebabkan oleh faktor internal seperti keterlambatan bahasa dan eksternal seperti kekurangan stimulasi literasi rumah, dapat diatasi melalui intervensi dini berdasarkan bukti, seperti teknik fonetik dasar, media interaktif (misalnya permainan kartu huruf dan cerita bergambar), pendekatan Whole Language holistik, serta metode Phonics sistematis, yang terbukti meningkatkan decoding, retensi makna, dan motivasi belajar hingga 15-30%.kolaborasi guru-orang tua sebagai pilar utama mendukung keberhasilan ini, sementara tantangan sumber daya di daerah terpencil menuntut inovasi seperti integrasi teknologi digital dan program nasional untuk memperkuat fondasi literasi, mendorong generasi melek huruf sejak dini, dan pengembangan memicu model pendidikan inklusif yang berkelanjutan di Indonesia.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional, diperlukan strategi pengajaran yang inovatif dan berbasis bukti. Penelitian ini menyarankan agar guru menerapkan strategi pembelajaran yang efektif, seperti fonetik dasar, media interaktif, Whole Language, dan Phonics. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk literasi awal. Investasi pada literasi dini dapat menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang lebih cerdas dan percaya diri. Untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil, pemerintah dapat mempertimbangkan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran literasi. Dengan demikian, strategi holistik ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang melek huruf sejak dini dan mendorong inovasi berkelanjutan dalam pendidikan dasar Indonesia.

  1. Analisis Faktor Kesulitan Membaca Sekolah Dasar | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. analisis faktor... doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6271Analisis Faktor Kesulitan Membaca Sekolah Dasar JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan analisis faktor doi 10 54371 jiip v7i10 6271
  2. Strategi Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar | Jurnal... doi.org/10.70134/pedasud.v1i1.197Strategi Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar Jurnal doi 10 70134 pedasud v1i1 197
  3. Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen | Meliza | Jurnal Penelitian,... jurnal.umsu.ac.id/index.php/JPPG/article/view/17397Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen Meliza Jurnal Penelitian jurnal umsu ac index php JPPG article view 17397
Read online
File size312.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test