EBSINAEBSINA

Jurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaJurnal Kesehatan Komunitas Indonesia

Latar belakang: Hipertermia adalah kondisi yang sering terjadi pada anak prasekolah akibat infeksi atau peradangan. Jika tidak segera ditangani, hipertermia dapat menyebabkan komplikasi seperti dehidrasi dan kejang demam. Salah satu metode non-farmakologis yang aman dan efektif adalah kompres air hangat, yang membantu menurunkan suhu tubuh dengan meningkatkan penguapan panas dan merangsang vasodilatasi, sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menentukan efektivitas kompres air hangat dalam menurunkan suhu tubuh pada anak prasekolah dengan hipertermia di Unit Perawatan Tinggi Cempaka, Rumah Sakit Dr. Moewardi, Surakarta. Metode: Studi ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua anak dengan hipertermia. Suhu tubuh diukur sebelum dan setelah pemberian kompres air hangat selama 15-20 menit setiap 4 jam. Hasil: Suhu tubuh Anak Pasien S menurun dari 39,0°C menjadi 36,4°C dan Anak Pasien M dari 38,2°C menjadi 36,2°C dalam 24-48 jam setelah intervensi. Kesimpulan: Kompres air hangat telah terbukti efektif, aman, dan sederhana sebagai metode non-farmakologis dalam menurunkan suhu tubuh anak prasekolah.

Kompres air hangat telah terbukti efektif, aman, dan sederhana sebagai metode non-farmakologis dalam menurunkan suhu tubuh anak prasekolah.Metode ini bekerja melalui mekanisme vasodilatasi yang mempercepat pelepasan panas melalui kulit.Penggunaan aloe vera juga memberikan manfaat anti-inflamasi dan menenangkan kulit, sehingga meningkatkan efektivitas penurunan suhu secara alami.Studi ini menunjukkan bahwa kombinasi metode ini dapat menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan sebelum pemberian obat antipiretik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang kombinasi kompres air hangat dan aloe vera pada anak prasekolah dengan demam. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk membandingkan efektivitas berbagai konsentrasi aloe vera dalam menurunkan suhu tubuh. Penelitian juga dapat menginvestigasi efektivitas metode ini pada kelompok usia yang berbeda, seperti anak-anak di bawah tiga tahun atau usia sekolah dasar, untuk memperluas aplikasi praktisnya dalam pencegahan dan pengelolaan demam.

  1. ViewArticleDetail. 0 doi.org/10.31838/ijpr/2020.12.04.477ViewArticleDetail 0 doi 10 31838 ijpr 2020 12 04 477
  2. Penerapan Water Tepid Sponge Terhadap Demam pada Anak Usia Toddler | Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan.... doi.org/10.59585/bajik.v2i1.128Penerapan Water Tepid Sponge Terhadap Demam pada Anak Usia Toddler Barongko Jurnal Ilmu Kesehatan doi 10 59585 bajik v2i1 128
Read online
File size270.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test