EBSINAEBSINA
Jurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaJurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaLatar Belakang: Masa remaja merupakan periode penting dalam kehidupan seseorang, di mana banyak perubahan fisik, emosional, dan sosial terjadi. Selama masa ini, remaja seringkali menghadapi masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi, terutama ketika mereka mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Pola asuh orang tua sangat memengaruhi kesehatan mental remaja, karena dapat membantu mereka mengatasi masalah, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjaga kesejahteraan emosional mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental remaja, dengan memeriksa efek positif dan negatifnya, serta mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif untuk mendukung kesejahteraan mental remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dari artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024. Artikel-artikel tersebut dipilih dari berbagai sumber, termasuk Google Scholar dan PubMed. Proses seleksi menghasilkan 10 artikel yang relevan dengan topik ini. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berhubungan erat dengan kesehatan mental remaja. Pola asuh otoritatif, yang menggabungkan kontrol dengan dukungan emosional, dapat meningkatkan kesejahteraan mental remaja. Sebaliknya, pola asuh permisif atau otoriter cenderung dikaitkan dengan masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi pada remaja. Kesimpulan: Pola asuh orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental remaja. Mendorong pola asuh yang suportif dan memberikan ruang untuk pengembangan diri akan membantu remaja memiliki kesehatan mental yang lebih baik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental remaja.Pola asuh otoritatif menunjukkan dampak positif, sementara pola asuh permisif atau otoriter cenderung berkaitan dengan masalah kesehatan mental.Oleh karena itu, mendorong pola asuh yang suportif dan memberikan ruang bagi pengembangan diri remaja sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi secara mendalam mekanisme bagaimana berbagai gaya pengasuhan memengaruhi perkembangan kesehatan mental remaja, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti budaya dan status sosial ekonomi. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang dari gaya pengasuhan terhadap kesehatan mental remaja, termasuk risiko pengembangan gangguan mental di kemudian hari. Ketiga, penelitian intervensi yang berfokus pada peningkatan keterampilan pengasuhan orang tua dapat dieksplorasi untuk mengembangkan program yang efektif dalam mempromosikan kesehatan mental remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran penting pengasuhan dalam membentuk kesehatan mental remaja dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif.
- Hubungan Pola Asuh Otoriter terhadap Kesehatan Mental Remaja | RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora... doi.org/10.62383/risoma.v2i5.321Hubungan Pola Asuh Otoriter terhadap Kesehatan Mental Remaja RISOMA Jurnal Riset Sosial Humaniora doi 10 62383 risoma v2i5 321
- When parents are inconsistent: Parenting style and adolescents' involvement in cyberbullying - Katz... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1016/j.adolescence.2019.04.006When parents are inconsistent Parenting style and adolescents involvement in cyberbullying Katz onlinelibrary wiley doi 10 1016 j adolescence 2019 04 006
- PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA | Azzahra | Jurnal Penelitian dan Pengabdian... jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/37832PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA Azzahra Jurnal Penelitian dan Pengabdian jurnal unpad ac jppm article view 37832
- Vol 1 No 02 (2023): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science | Jurnal Psikologi dan Konseling West... wnj.westsciences.com/index.php/jpkws/issue/view/24Vol 1 No 02 2023 Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Jurnal Psikologi dan Konseling West wnj westsciences index php jpkws issue view 24
| File size | 364.33 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan, usia, jenis kelamin, status sosial ekonomi, dan motivasi berpengaruh terhadap kepatuhan diet hipertensi. Faktor dominanHasil menunjukkan bahwa pengetahuan, usia, jenis kelamin, status sosial ekonomi, dan motivasi berpengaruh terhadap kepatuhan diet hipertensi. Faktor dominan
UNISMUHUNISMUH Kemiskinan dan kejahatan memiliki hubungan yang kompleks dan saling berkaitan. Kemiskinan dapat menjadi faktor pendorong terjadinya kejahatan karena tekananKemiskinan dan kejahatan memiliki hubungan yang kompleks dan saling berkaitan. Kemiskinan dapat menjadi faktor pendorong terjadinya kejahatan karena tekanan
UNESUNES Tidak adanya pertimbangan non yuridis yang dapat meringankan terdakwa. Disparitas dalam pidana terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan secara bersama-samaTidak adanya pertimbangan non yuridis yang dapat meringankan terdakwa. Disparitas dalam pidana terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama
PPLPPL Selain itu, tim KKN juga melakukan penggalian data mengenai filosofi dan sejarah kain tenun melalui wawancara dengan para tetua desa, yang kemudian diolahSelain itu, tim KKN juga melakukan penggalian data mengenai filosofi dan sejarah kain tenun melalui wawancara dengan para tetua desa, yang kemudian diolah
UNDIPUNDIP Penelitian ini mengisi kekosongan pengetahuan dengan memberikan wawasan awal mengenai kompetensi Manajer Perawat Lini Pertama (FLNM) dalam sistem kesehatanPenelitian ini mengisi kekosongan pengetahuan dengan memberikan wawasan awal mengenai kompetensi Manajer Perawat Lini Pertama (FLNM) dalam sistem kesehatan
INSCHOOLINSCHOOL Stunting tetap menjadi masalah kesehatan utama di Kalimantan Tengah, khususnya pada balita yang tinggal di rumah apung di Sungai Kahayan, Palangka Raya.Stunting tetap menjadi masalah kesehatan utama di Kalimantan Tengah, khususnya pada balita yang tinggal di rumah apung di Sungai Kahayan, Palangka Raya.
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh love of money, machiavellian, dan tarif pajak terhadap penggelapan pajak. Populasi dalam penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh love of money, machiavellian, dan tarif pajak terhadap penggelapan pajak. Populasi dalam penelitian
MAHARDIKAMAHARDIKA Selain itu, praktik pemberian ASI dan makanan pendamping ASI sering kali tidak sesuai dari segi kuantitas dan kualitas. Tujuan: Menentukan korelasi antaraSelain itu, praktik pemberian ASI dan makanan pendamping ASI sering kali tidak sesuai dari segi kuantitas dan kualitas. Tujuan: Menentukan korelasi antara
Useful /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Namun, keberhasilan kebijakan ini tetap sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menjaga koordinasi antar-lembaga, memperkuat integritas kelembagaan,Namun, keberhasilan kebijakan ini tetap sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menjaga koordinasi antar-lembaga, memperkuat integritas kelembagaan,
EBSINAEBSINA Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan metode deskriptif dan pemberian tes MMSE pra dan pasca. Hasil: Berdasarkan hasilMetode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan metode deskriptif dan pemberian tes MMSE pra dan pasca. Hasil: Berdasarkan hasil
EBSINAEBSINA Kesimpulan: Teknik relaksasi genggaman jari adalah strategi tambahan yang layak, non-invasif, dan berbiaya rendah untuk mengelola nyeri pascaoperasi akutKesimpulan: Teknik relaksasi genggaman jari adalah strategi tambahan yang layak, non-invasif, dan berbiaya rendah untuk mengelola nyeri pascaoperasi akut
STAI TBHSTAI TBH Hal ini ditunjukkan melalui pendekatan stages of behavior change, yang memperlihatkan bahwa mayoritas siswa telah berada pada tahap action dan maintenanceHal ini ditunjukkan melalui pendekatan stages of behavior change, yang memperlihatkan bahwa mayoritas siswa telah berada pada tahap action dan maintenance