JAYABAYAJAYABAYA

Jurnal Studi Interdisipliner PerspektifJurnal Studi Interdisipliner Perspektif

Bangsa Indonesia masih rendah dalam penguasaan teknologi dan hampir mustahil mengejar kemajuan negara-negara Barat. Perubahan yang akan merugikan bangsa Indonesia meliputi: munculnya monokultur, teknologi sentris, industri sentris, alienasi budaya lokal, dan disparitas dalam berbagai bidang kehidupan. Disparitas ekonomi menyebabkan kesenjangan antara kaya dan miskin, baik di perkotaan maupun perdesaan. Disparitas sosial disebabkan dominasi monokultur terhadap nilai-nilai luhur lokal.

Amanat UUD 1945 mengenai pendidikan akan melahirkan manusia yang utuh.UUD 45 pasal 31 mewajibkan pemerintah membiayai pendidikan, dan UU 20/2003 menganjurkan pemerataan dan keadilan dalam pendidikan.Namun, PP 19/2005 menafikan pemerataan dan keadilan, sehingga BSNP melakukan reduksi terhadap amanat UUD 1945 dan UU 20/2003.Kecenderungan globalisasi mengarah pada monokultur, teknologi sentris, industri sentris, alienasi budaya lokal, dan disparitas dalam berbagai aspek kehidupan.Dalam perspektif budaya, SNP merupakan pengingkaran terhadap multikulturalisme dan menganggap manusia sebagai benda belaka.Dalam perspektif pendidikan, proses pendidikan dianggap sebagai kesalahan jika mengabaikan diferensiasi anak didik.Standarisasi Nasional Pendidikan mengingkari hal tersebut, sehingga perlu dikaji ulang dan dicabut.

Berdasarkan analisis kritis terhadap standarisasi nasional pendidikan, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang dampak standarisasi nasional pendidikan terhadap keberagaman budaya dan nilai-nilai lokal di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana standarisasi pendidikan yang terlalu fokus pada aspek ekonomi dan industri dapat mengabaikan keunikan dan potensi budaya lokal. Kedua, penelitian tentang strategi pendidikan yang dapat memadukan standar nasional dengan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini dapat mengusulkan pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan sensitif terhadap keragaman budaya di Indonesia. Ketiga, penelitian tentang peran pendidikan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendidikan dapat mendorong siswa untuk berpikir mandiri, kreatif, dan inovatif, serta bagaimana pendidikan dapat membantu siswa menemukan makna dan potensi unik mereka.

Read online
File size382.89 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test