STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Sektor pertanian Desa Karang Duwak Kecamatan Arosbaya masih menjadi pendapatan utama mayoritas masyarakat. Namun pendapatan dari pertanian mengalami penurunan karena masih diterapkannya cara konvensional dalam proses pertanian. Hal ini mengakibatkan meningkatnya biaya produksi karena usaha tani sebagian besar bergantung pada tenaga kerja buruh tani yang kemudian menyebabkan berkurangnya pendapatan yang diperoleh petani. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengadaan alsintan (alat dan mesin pertanian) guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian yang melibatkan BUMDes sebagai penggerak dalam penguatan potensi desa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara bersama tiga kelompok tani Desa Karang Duwak. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan selama kurang lebih tujuh bulan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa setelah menggunakan alsintan biaya produksi usaha tani berkurang hingga 70%, waktu yang dibutuhkan dalam proses pertanian menjadi 80% lebih cepat dari sebelumnya, dan pendapatan petani meningkat hingga 80%. Implikasi dari penggunaan alsintan memiliki dampak besar bagi kemudahan proses pertanian dan peningkatan perekonomian petani. Petani dapat menambah modal usaha dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian untuk ketahanan pangan dan ekonomi desa.

Penggunaan alsintan secara signifikan menurunkan biaya produksi hingga 63% dan mempercepat proses penanaman serta panen hingga 80–90%, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Desa Karang Duwak.Sistem penyewaan yang diawasi langsung oleh BUMDes memungkinkan petani mengakses alat dengan biaya berbeda sesuai jenisnya, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja buruh tani dan memperbaiki kualitas serta kuantitas hasil panen.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju sawah, menyelenggarakan pelatihan mandiri bagi petani dan BUMDes dalam operasional alsintan, serta mengembangkan model bisnis berkelanjutan bagi BUMDes.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi model tarif penyewaan alsintan memengaruhi tingkat adopsi oleh petani serta keberlanjutan finansial BUMDes, dengan menggunakan pendekatan survei longitudinal dan analisis biaya-manfaat. Selain itu, diperlukan studi jangka panjang mengenai dampak lingkungan dari mekanisasi pertanian menggunakan alsintan, khususnya terhadap kesuburan tanah, keanekaragaman hayati, dan emisi karbon di Desa Karang Duwak, yang dapat dilakukan melalui pengukuran eksperimental dan monitoring periodik. Selanjutnya, pengembangan serta evaluasi platform digital partisipatif untuk pemantauan real‑time dan pemeliharaan alsintan dapat mengurangi ketergantungan pada operator, meningkatkan responsibilitas petani, dan memperkuat manajemen aset BUMDes; penelitian ini dapat memakai metodologi desain aksi penelitian (action research) dengan uji coba pilot pada kelompok tani terpilih. Ketiga arah studi tersebut diharapkan memberikan wawasan komprehensif untuk memperkuat strategi pemberdayaan BUMDes, meningkatkan efisiensi pertanian, dan memastikan keberlanjutan ekonomi serta lingkungan desa.

Read online
File size387.05 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test