GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH
Averroes: Journal for Science and Religious StudiesAverroes: Journal for Science and Religious StudiesLatar Belakang: Studi ini mengkaji konsep ketenangan spiritual dalam Al-Quran (as-sakīnah dan an-nafs al-muṭmainnah) melalui pendekatan integratif yang menggabungkan tafsir klasik dan modern dengan teori psikologi kontemporer. Dalam konteks modern yang ditandai dengan meningkatnya gangguan psikologis, paradigma Al-Quran tentang kedamaian batin menawarkan kerangka kerja holistik yang menyatukan dimensi teologis, emosional, dan kognitif. Metode: Menggunakan pendekatan hermeneutik kualitatif dan komparatif, penelitian ini menganalisis tafsir dari ulama klasik seperti Ibn Kathir bersama dengan mufassir modern seperti Quraish Shihab dan Sayyid Qutb. Analisis ini juga mengintegrasikan wawasan interdisipliner dari psikologi dan neurosains untuk menjelaskan relevansi praktik spiritual dalam regulasi emosional. Temuan Utama: Studi ini mengungkapkan pergeseran paradigma dari pemahaman yang murni teosentris tentang ketenangan menuju model psikospiritual yang menekankan regulasi diri, internalisasi keyakinan, dan keseimbangan emosional. Bukti empiris, seperti yang ditunjukkan oleh Rahmatullah dan Syafii (2025), menunjukkan bahwa aktivitas spiritual seperti dzikir dapat meningkatkan kadar dopamin dan mengurangi kortisol, mendukung hubungan antara spiritualitas dan kesejahteraan neuropsikologis. Kontribusi: Penelitian ini merumuskan model kedamaian spiritual-psikologis yang menjembatani tafsir Al-Quran dengan kerangka kerja psikologis modern, menawarkan implikasi teoretis dan terapeutik untuk psikoterapi berbasis Islam. Kesimpulan: Ketenangan spiritual dalam perspektif Al-Quran bukanlah keadaan pasif, melainkan proses psikologis aktif yang mengharmoniskan iman, kognisi, dan emosi, memberikan landasan berharga untuk diskursus kesehatan mental kontemporer.
Ketenangan spiritual dalam perspektif Al-Quran bukanlah keadaan pasif, melainkan proses psikologis aktif yang mengharmoniskan iman, kognisi, dan emosi.Model spiritual-psikologis yang diusulkan menunjukkan bahwa praktik keagamaan seperti dzikir, shalat, dan tawakkal memiliki fungsi ilmiah sebagai mekanisme pengatur emosi dan stres fisiologis.Penelitian ini menawarkan landasan teoretis bagi konstruksi terapi psikospiritual berbasis nilai-nilai Islam, meskipun masih memiliki keterbatasan metodologis dalam validasi empiris dan keberagaman konteks sosial-budaya lintas mazhab.
Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Mengkaji dampak praktik spiritual lain seperti puasa atau silaturrahim terhadap kesehatan mental dalam konteks kehidupan modern, dengan pendekatan interdisipliner antara psikologi dan teologi. (2) Mempelajari perbedaan interpretasi ketenangan jiwa di berbagai mazhab Islam dan budaya, serta bagaimana hal ini memengaruhi praktik psikoterapi berbasis agama. (3) Mengembangkan studi longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas terapi psikospiritual berbasis Al-Quran dalam jangka panjang, termasuk faktor-faktor yang memodifikasi respons individu. Pendekatan ini dapat memperkaya pemahaman tentang integrasi antara nilai-nilai spiritual dan metode psikologis dalam konteks kesehatan mental modern.
- Self Healing Berbasis Asmaul Husna: Sebuah Pendekatan Psikologi Spiritual | Action Research Literate.... arl.ridwaninstitute.co.id/index.php/arl/article/view/2581Self Healing Berbasis Asmaul Husna Sebuah Pendekatan Psikologi Spiritual Action Research Literate arl ridwaninstitute index php arl article view 2581
- Zikir Dan Ketenangan Jiwa: Kajian Psikologis | Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam. zikir ketenangan... ejournal.aripafi.or.id/index.php/Ikhlas/article/view/365Zikir Dan Ketenangan Jiwa Kajian Psikologis Ikhlas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam zikir ketenangan ejournal aripafi index php Ikhlas article view 365
- Ketenangan Hati Perspektif Tafsir Fi Dzilalil Quran (Kajian Mental Health dalam Alquran) | Spiritual... doi.org/10.19109/sh.v4i1.15883Ketenangan Hati Perspektif Tafsir Fi Dzilalil Quran Kajian Mental Health dalam Alquran Spiritual doi 10 19109 sh v4i1 15883
| File size | 457.77 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIRUSTAIRU Perbedaan mengenai boleh tidaknya menggunakan munasabah dalam menafsirkan al-Quran sejatinya berangkat dari perbedaan apakah susunan ayat atau surat al-QuranPerbedaan mengenai boleh tidaknya menggunakan munasabah dalam menafsirkan al-Quran sejatinya berangkat dari perbedaan apakah susunan ayat atau surat al-Quran
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Al-Kahfi [18]: 23-24, QS. Al-Hajj [22]: 52-54, QS. Al-Ahzab [33]: 28, QS. Al-Ahzab [33]: 36-40, QS. At-Tahrim [66]: 1-5, dan QS. Abasa [80]: 1-16. Kedua,Al-Kahfi [18]: 23-24, QS. Al-Hajj [22]: 52-54, QS. Al-Ahzab [33]: 28, QS. Al-Ahzab [33]: 36-40, QS. At-Tahrim [66]: 1-5, dan QS. Abasa [80]: 1-16. Kedua,
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Hasil penelitian yang didapat menjelaskan bahwa karakteristik masyarakat Islam yang terdapat dalam surat Al-Hujurât menurut tafsir Fi Zhilâl al-Qur`ânHasil penelitian yang didapat menjelaskan bahwa karakteristik masyarakat Islam yang terdapat dalam surat Al-Hujurât menurut tafsir Fi Zhilâl al-Qur`ân
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Dan satu dari sekian kisah Nabi Musa yang termaktub dalam Al-Qur`an adalah kisah Nabi Musa dengan Abdun yang disebutkan pada surat Al-Kahfi ayat 60-82.Dan satu dari sekian kisah Nabi Musa yang termaktub dalam Al-Qur`an adalah kisah Nabi Musa dengan Abdun yang disebutkan pada surat Al-Kahfi ayat 60-82.
STIK KENDALSTIK KENDAL Bagian kedua membahas aspek tasawuf dengan penjelasan mendalam tentang ketuhanan, serta menegaskan bahwa Allah tidak melahirkan, tidak dilahirkan, danBagian kedua membahas aspek tasawuf dengan penjelasan mendalam tentang ketuhanan, serta menegaskan bahwa Allah tidak melahirkan, tidak dilahirkan, dan
ISQIISQI Dalam hal ini penulis akan sedikit menyajikan tulisan mengenai kaidah kaidah tafsir pada sumber sumber yang menjadi rujukan kaidah tafsir. Kajian tentangDalam hal ini penulis akan sedikit menyajikan tulisan mengenai kaidah kaidah tafsir pada sumber sumber yang menjadi rujukan kaidah tafsir. Kajian tentang
ALMISHBAHALMISHBAH Penelitian ini merupakan jenis penelitian tinjauan pustaka dengan mencari referensi teoritis yang relevan dengan kasus atau masalah yang ditemukan. HasilPenelitian ini merupakan jenis penelitian tinjauan pustaka dengan mencari referensi teoritis yang relevan dengan kasus atau masalah yang ditemukan. Hasil
IAISAMBASIAISAMBAS The purpose of this study is to determine the concept of child education in the perspective of Al-Quran Surah Luqman verses 13-19, and to determine theThe purpose of this study is to determine the concept of child education in the perspective of Al-Quran Surah Luqman verses 13-19, and to determine the
Useful /
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Penafsiran Asy-Syarawi terhadap ayat-ayat ummatan wâhidah dipaparkan dan dijelaskan dengan beberapa makna, yaitu kesatuan umat dalam mengikuti manhajPenafsiran Asy-Syarawi terhadap ayat-ayat ummatan wâhidah dipaparkan dan dijelaskan dengan beberapa makna, yaitu kesatuan umat dalam mengikuti manhaj
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH Literatur ini juga memberikan pemahaman kontekstual tentang bagaimana kepemimpinan visioner dapat diimplementasikan secara realistis di tengah batasanLiteratur ini juga memberikan pemahaman kontekstual tentang bagaimana kepemimpinan visioner dapat diimplementasikan secara realistis di tengah batasan
UMNUMN Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, dipilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan mensintesis penelitianJenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, dipilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan mensintesis penelitian
PROVISIPROVISI Dari seluruh hasil perhitungan skor evaluasi diketahui skor tertinggi berada pada platform Google classroom (89%), yang diikuti oleh platform Whats AppDari seluruh hasil perhitungan skor evaluasi diketahui skor tertinggi berada pada platform Google classroom (89%), yang diikuti oleh platform Whats App