STIAMISTIAMI

Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan PariwisataDestinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata

Teknologi Augmented dan Virtual Reality terus berkembang setiap tahun, terutama di dunia pariwisata, dan dapat digunakan sebagai media promosi interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan teknologi Augmented dan Virtual Reality sebagai media promosi interaktif di Museum Perumusan Naskah Proklamasi dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pemanfaatan teknologi Augmented Reality dengan nama Digital Museum menggunakan aplikasi Siji, serta penggunaan teknologi Virtual Reality dengan nama Online atau Virtual Exhibition di website museum sebagai media promosi interaktif. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi Siji dapat menjadi sarana promosi interaktif dan memberikan kesan nyata, sedangkan Online Exhibition dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Disarankan untuk terus memanfaatkan teknologi yang berkembang setiap tahun.

Augmented Reality sebagai media promosi interaktif di Museum Perumusan Naskah Proklamasi memiliki program Museum Digital dengan aplikasi Siji.Aplikasi ini dapat digunakan kapan saja dan di mana saja dengan akses internet yang baik.Hasil wawancara dengan pengunjung menunjukkan bahwa teknologi Augmented Reality dapat menjadi media promosi interaktif.Virtual Reality sebagai media promosi interaktif diaplikasikan melalui website museum, dengan pengunjung dapat melihat foto 360 derajat dan memindai gambar dengan aplikasi Siji.Ini merupakan kolaborasi antara teknologi Augmented dan Virtual Reality.Hasil wawancara dengan pengunjung juga menunjukkan bahwa teknologi Virtual Reality dapat menjadi media promosi interaktif.Augmented dan Virtual Reality memberikan kesan nyata dan kemudahan informasi tentang museum.Kesan nyata diberikan melalui pemanfaatan aplikasi Siji untuk melihat gambar koleksi museum, yang akan muncul dan menceritakan sejarah tertentu.Kemudahan informasi mencakup semua teknologi, mulai dari Augmented dan Virtual Reality, tab, dan virtual assistance.Pengunjung dapat mendapatkan informasi melalui cara online dan offline, dengan melakukan kunjungan virtual, pemindaian gambar, berinteraksi dengan tab, dan menonton video sejarah.

Untuk mengembangkan teknologi Augmented dan Virtual Reality agar lebih interaktif, Museum Perumusan Naskah Proklamasi dapat bekerjasama dengan rekanan atau pihak swasta. Fitur interaktif dapat diterapkan pada koleksi museum, sehingga ketika pengunjung melakukan scan terhadap koleksi, akan muncul informasi interaktif tentang koleksi tersebut. Selain itu, disarankan untuk memanfaatkan teknologi Virtual Reality dengan perangkat headset, agar pengunjung dapat merasakan lebih nyata sejarah perumusan naskah proklamasi.

Read online
File size220.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test