UMPOUMPO

Jurnal ARISTOJurnal ARISTO

Ponorogo menurut banyak kalangan merupakan sub etnik kebudayaan Mataraman yang meliputi Madiun, Magetan, Ngawi, Pacitan dan Trenggalek. Namun berdasarkan analisa penulis Ponorogo merupakan sub etnik kebudayaan sendiri yang tidak termasuk dalam wilayah kebudayaan Mataraman. Melainkan sebuah Etnik tersendiri Kebudayaan Jawa Etnik Panaragan. Artikel ini menjelaskan tentang kebudayaan Jawa Etnik Panaragan sehingga memiliki ciri khas tersendiri sebagai sub etnik budaya sendiri di Jawa Timur.

Berdasarkan hasil analisa penulis, maka dapat disimpulkan bahwa Ponorogo merupakan sub etnik kebudayaan sendiri di wilayah Jawa Timur bukan termasuk kedalam wilayah kebudayaan Mataraman.Hal tersebut di dukung dengan argumen yang sangat kuat mencakup unsur kebudayaan baik itu bahasa, pakaian adat, tokoh lokal, peninggalan arkeologis, teknologi, serta sejarah yang melatar belakangi kedua kebudayaan yang saling berdekatan (serumpun) yaitu Panaragan dan Mataram.Kebudayaan Etnik Jawa Panaragan juga di dukung dengan banyaknya kesenian khas daerah Ponorogo antara lain Reyog, keling, unto-untoan, gajah-gajahan, Jaranan thek.Berbagai kesenian tersebut tumbuh sumber di Ponorogo.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kebudayaan Jawa Etnik Panaragan dengan kebudayaan Mataraman, dengan fokus pada aspek-aspek seperti bahasa, pakaian adat, dan tokoh lokal. Selain itu, penelitian tentang pengaruh sejarah dan politik dalam pembentukan identitas budaya Panaragan juga dapat menjadi topik menarik. Terakhir, studi tentang pengaruh kesenian khas Panaragan dalam membentuk identitas budaya masyarakat Ponorogo dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika budaya di daerah tersebut.

Read online
File size949.36 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test