HK PUBLISHINGHK PUBLISHING

Journal of CitizenshipJournal of Citizenship

Pilkada 2024 menuntut optimalisasi peran pemilih tidak hanya sebagai peserta elektoral, tetapi juga sebagai aktor aktif dalam pengawasan proses demokrasi di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengawasan partisipatif pemilih melalui teknologi pendidikan politik dengan menggunakan model Digital Civic Pedagogy. Model ini memposisikan teknologi digital sebagai medium pedagogis untuk membangun literasi politik, kesadaran kewargaan, dan kapasitas partisipatif pemilih dalam pengawasan pemilihan kepala daerah.

Inovasi teknologi yang dikembangkan Bawaslu Kota Serang tidak semata berfungsi sebagai instrumen diseminasi informasi, tetapi bertransformasi menjadi medium pedagogis yang membangun proses pembelajaran kewargaan secara berkelanjutan dan kontekstual.

Untuk memperkuat pengawasan partisipatif, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model Digital Civic Pedagogy yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan pengukuran dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap kualitas demokrasi elektoral. Penelitian juga dapat mengeksplorasi implementasi model serupa pada konteks wilayah dan tahapan pemilu atau pilkada yang berbeda.

Read online
File size554.36 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test