STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA

JURNAL EKONOMI & SAINSTEKJURNAL EKONOMI & SAINSTEK

Kinerja Pegawai adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam sistem kerja, baik itu instansi atau organisasi. Untuk menghindari sisi buruk dari kinerja pegawai ini maka diperlukan motivasi kerja dan lingkungan kerja karena dengan adanya motivasi kerja dan lingkungan kerja kebutuhan pegawai akan terpenuhi dan pegawai akan termotivasi sehingga pegawai memiliki semangat kerja dan seluruh aktivitas yang dilakukan oleh pegawai akan sesuai dengan prosedur serta dapat meningkatkan kualitas dan hasil kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya . Untuk penelitian ini populasi berjumlah 39 orang dan dikarenakan jumlah populasi dibawah 100 orang, maka penulis mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel, sehingga sampel berjumlah 39 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Untuk keabsahan penelitian ini, dilakukan beberapa pengujian. Untuk melihat hubungan Variabel X1 (Motivasi Kerja) terhadap Variabel Y (Kinerja Pegawai) dan hubungan Variabel X2 (Lingkungan Kerja) terhadap Variabel Y (Kinerja Pegawai) diperoleh korelasi sangat kuat sebesar 2,692 dan 3,660 dan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,011 dan 0,001. Untuk melihat pengaruhnya diperoleh koefisien determinasi sebesar 61,80%, hal ini berarti kontribusi yang diberikan Motivasi Kerja (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) secara simultan terhadap Kinerja Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar 61,80% sisanya 38,20% dipengaruhi variabel lain seperti insentif, gaji, lingkungan kerja yang baik dan lain-lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan model regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y= 3,440 0,403X1 0,533X2. Dari uji hipotesis dalam penelitian ini, bahwa t hitung variabel Motivasi Kerja (2,692) > t tabel (2,028) dan t hitung variabel Lingkungan Kerja (3,660) > t tabel (2,028) maka dapat dinyatakan bahwa variabel Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Pegawai sehingga hipotesis dapat diterima kebenarannya.

Motivasi kerja dan lingkungan kerja secara simultan menjelaskan sekitar 61,80% variansi kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.Analisis regresi menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (t = 2,692, p < 0,05).Selain itu, lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (t = 3,660, p < 0,05).

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh faktor-faktor tambahan seperti insentif, gaji, dan kebijakan penghargaan terhadap kinerja pegawai untuk mengidentifikasi kontribusi variabel-variabel tersebut yang belum tercakup dalam studi ini; selain itu, penggunaan desain longitudinal yang mengikuti perubahan motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kinerja selama beberapa tahun akan memberikan wawasan tentang dinamika dan kestabilan hubungan tersebut; terakhir, perbandingan pengaruh motivasi dan lingkungan kerja antar beberapa dinas atau daerah berbeda dapat memperluas generalisasi temuan serta mengungkap perbedaan kontekstual yang mungkin mempengaruhi efektivitas intervensi manajerial.

Read online
File size500.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test