UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

Perancangan sebuah tata letak fasilitas produksi merupakan salah satu hal yang penting untuk meningkatkan hasil produksi serta memperlancar alur proses produksi. Penelitian kali ini dilakukan di Usaha Kecil Menengah (UKM) Eko Bubut yang memproduksi kerajinan dari kayu. Kendala yang dihadapi UKM Eko bubut yaitu, banyaknya produk yang menumpuk di departemen jigsaw dan bubut. Selain adanya penumpukan produksi, penghambat aliran produksi yaitu adanya back tracking di departemen oven ke departemen pengecatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang layout usulan dengan metode CORELAP. Produk yang diambil untuk melakukan penelitian ini adalah sendok kayu yang memiliki 9 departemen. Penelitian ini menggunakan metode CORELAP merupakan metode construction yang mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif sehingga menentukan fasilitas pertama yang diletakkan didalam layout diperlukan data keterkaitan hubungan aktivitas. Terdapat 3 hasil alternatif menggunakan CORELAP, alternatif 1 memiliki OMH sebesar 13.410,96 dan skor sebesar 30. Alternatif 2 OMH sebesar 6.318,21 dan skor sebesar 31. Alternatif 3 memiliki OMH sebesar 5.304,59 dan skor 26. Dari hasil perhitungan CORELAP maka dipilih usulan alternatif 3.

Penelitian pada UKM Eko Bubut menggunakan metode Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) menghasilkan tiga alternatif tata letak, dimana alternatif 3 memiliki nilai skor terkecil (26) dan OMH terendah (5.Pemilihan alternatif ini dipertimbangkan karena dapat meminimalkan biaya operasional UKM.Dengan demikian, alternatif 3 merupakan solusi paling efisien untuk perancangan ulang tata letak fasilitas produksi.

Untuk melanjutkan penelitian ini, pertama dapat dilakukan studi empiris yang mengevaluasi kinerja metode CORELAP ketika permintaan produksi berubah secara dinamis, sehingga dapat mengidentifikasi kehandalan layout dalam kondisi fluktuasi permintaan; kedua, penelitian komparatif antara CORELAP dan metode lain seperti ALDEP atau BLOCPLAN pada UKM serupa dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masing‑masing dalam mengurangi biaya material handling dan meningkatkan efisiensi ruang; ketiga, integrasi aspek ergonomi dan keselamatan kerja ke dalam model optimasi layout dapat menjadi fokus penelitian baru, dengan menguji bagaimana penambahan kriteria tersebut memengaruhi keputusan penempatan fasilitas serta implikasinya terhadap kesejahteraan pekerja dan produktivitas keseluruhan.

Read online
File size443.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test