UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Pada Proyek Oil & Gas Plant biasanya terdapat struktur civil yang berfungsi sebagai penunjang sistem pemipaan, salah satu struktur tersebut yaitu Struktur Baja Pipe Rack. Perhitungan struktur baja Pipe Rack ini menganalisa perubahan struktur kolom baja pada struktur Pipe Rack, yang akhirnya akan berdampak pada struktur bawahnya. Perubahan struktur kolom baja Pipe Rack dimodelkan dalam bentuk Model-1, Model-2 & Model-3. Dari analisa didapatkan bahwa perubahan penambahan dan pengurangan allowable stress rasio pada baja Pipe Rack sebesar 1.19%-80% per item Profil Baja, perubahan defleksi Kolom sebesar 1.14%, perubahan defleksi balok sebesar 61.7% dan berat struktur total mengalami perbahan sebesar 1.11%-5.91%. Dari analisa dampak pada tinjauan struktur bawah di dapat rasio tulangan pada kolom pedestal sebesar 1.14% atau masih sama dengan kondisi normal, akan tetapi terjadi penambahan penulangan pada balok tie-beam sebesar 40%, di tinjau dari struktur tiang pancang terjadi perubahan prilaku pada tiang pancang, yaitu terjadi defleksi tanah pada tiang pancang sebesar 1.35cm – 10.5cm. Dari semua analisa model struktur baja Pipe Rack dengan perubahan struktur kolom maka dapat ditinjau bahwa baja Pipe Rack yang di modelkan secara stabilitas strukturnya terhadap beban pipa dan stabilitas struktur terhadap struktur bawahnya.

Dari hasil analisa yang dilakukan didapatkan hasil kesimpulan sebagai berikut.Pertama, setelah Rack mengalami perubahan pada struktur kolom, terjadi perubahan terhadap nilai allowable stress rasio dari yang di izinkan, sehingga berdampak pada perubahan terhadap salah satu item profil baja.Kedua, berdasarkan hasil study perubahan struktur kolom baja pipe rack terjadi perubahan dimensi pada Balok tie-beam.Ketiga, berdasarkan analisa prilaku tiang pancang akibat perubahan struktur kolom baja Pipe Rack, di dapat perubahan prilaku tiang pancang Pipe Rack Model-2 & Model-3 yaitu terjadi Defleksi tanah pada tiang Pancang.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis material baja yang berbeda terhadap stabilitas struktur Pipe Rack, terutama pada kondisi beban yang ekstrem. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja berbagai jenis baja dengan karakteristik yang berbeda, seperti kekuatan tarik, kekuatan luluh, dan ketahanan terhadap korosi. Kedua, penelitian mengenai interaksi antara struktur Pipe Rack dengan tanah di sekitar pondasi dapat dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga yang lebih canggih. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perilaku tiang pancang dan pondasi lainnya dalam kondisi tanah yang berbeda-beda. Ketiga, pengembangan model numerik yang lebih akurat untuk memprediksi perilaku struktur Pipe Rack dalam kondisi gempa dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Model ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan desain struktur Pipe Rack agar lebih tahan terhadap gempa.

Read online
File size580.2 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test