UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan es krim. PT X memproduksi berbagai jenis produk es krim, salah satunya adalah es krim cone. Produksi di PT X 80% dilakukan menggunakan mesin. PT X agar dapat bersaing kompetitif dengan perusahaan harus menjaga ketersediaan dan kualitas dari produknya, namun sering kali produksi tidak berjalan sesuai dengan perencanaan produksi yang telah dibuat sehingga menyebabkan ketersediaan produk di pasar menjadi buruk. Hal tersebut disebabkan salah satunya karena kinerja mesin, yang mana dibahas dalam penelitian ini adalah mesin Baking Cone 1. Pengukuran kinerja mesin Baking Cone 1 dilakukan dengan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Metode OEE adalah salah satu alat pengukuran kinerja pada industri manufaktur yang dapat mengukur berbagai jenis kerugian produksi dan menunjukkan bidang yang dapat ditingkatkan. Hasil pengukuran OEE menunjukkan efektivitas mesin baking cone tiga bulan terakhir adalah sebesar 82%. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan world class OEE artinya efektivitas mesin masih dapat ditingkatkan. Penyebab dari OEE yang rendah adalah availability dan performance rate. Availability dapat ditingkatkan dengan mengurangi down time, performance rate dapat ditingkatkan dengan perawatan mesin berkala.

Penelitian ini menunjukkan bahwa OEE mesin baking cone 1 pada PT X adalah sebesar 82%, yang masih di bawah standar OEE World Best.Peningkatan kinerja mesin dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas dan performance mesin.Hal ini dapat dicapai melalui preventive maintenance dan alternatif sumber gas untuk mengatasi masalah pengapian mati yang menjadi penyebab utama down time.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan jadwal perawatan mesin secara prediktif, dengan memanfaatkan data historis kerusakan dan sensor pada mesin untuk memprediksi potensi kegagalan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan OEE pada mesin baking cone 1 dengan mesin-mesin lain di pabrik, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem monitoring real-time yang terintegrasi dengan OEE, sehingga operator dapat segera mengetahui penyebab down time dan mengambil tindakan korektif secara cepat. Integrasi ini akan membantu meningkatkan availability mesin dan secara signifikan meningkatkan efektivitas produksi secara keseluruhan, sehingga PT X dapat lebih kompetitif di pasar es krim.

Read online
File size279.71 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test