TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Permasalahan faktur yang sering terjadi adalah perbedaan isi antara faktur yang diterbitkan oleh pengirim dengan faktur yang diterima oleh penerima. Sehingga solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan mekanisme Digital Signature. Digital Signature akan dibuat dengan menggunakan kombinasi algoritma SHA-256 dan RSA-CRT. SHA-256 merupakan jenis kriptografi fungsi hash yang dapat digunakan untuk proses pengecekan integritas data, dan mempunyai waktu paling cepat dalam proses otentikasi. Menghasilkan 256 bit message digest lalu di enkripsi menggunakan kunci publik RSA-CRT. Kombinasi algoritma tersebut merupakan kombinasi yang tepat dalam penggunaan Digital Signature untuk memperketat keamanan data. Digital Signature akan dibubuhkan di setiap faktur yang telah diterbitkan dalam bentuk QR Code. Proses verifikasi keabsahan faktur dapat dilakukan dengan pemindaian QR Code yang ada di dalam faktur.

Permasalahan dalam pemodifikasian faktur dapat diatasi dengan mengimplementasikan sistem Digital Signature berbasis web.Digital Signature dapat menjamin dan memenuhi tujuan kriptografi yaitu menjaga integritas data, kerahasiaan data, otentikasi serta penyangkalan.Kombinasi algoritma SHA-256 dan RSA-CRT yang digunakan dalam pembuatan Digital Signature membantu menciptakan kode-kode acak yang rumit sehingga sulit untuk dipecahkan.Untuk membuktikan bahwa faktur asli dikirim oleh pengirim yaitu dengan cara memvalidasi QR Code yang berada di faktur, jika QR Code yang dikirim oleh pengirim mengeluarkan informasi yang sama dengan faktur yang diterima menandakan bahwa faktur tersebut asli, namun jika QR Code tidak memunculkan informasi apapun yang tidak sama dengan faktur yang diterima maka sudah terjadi pemodifikasian faktur.Dengan diterapkannya digital signature pada faktur berbasis web dapat memudahkan para pengguna dalam proses verifikasi.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi sistem digital signature pada faktur. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode deteksi anomali pada data faktur yang telah dienkripsi, dengan tujuan untuk mengidentifikasi potensi upaya manipulasi atau pemalsuan faktur secara lebih cepat dan akurat. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi blockchain untuk menyimpan dan memverifikasi data faktur secara terdesentralisasi, sehingga meningkatkan transparansi dan ketertelusuran transaksi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji implementasi kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatiskan proses verifikasi faktur, dengan memanfaatkan algoritma machine learning untuk menganalisis pola dan anomali pada data faktur, sehingga mempercepat proses verifikasi dan mengurangi risiko kesalahan manusia.

  1. Implementasi Algoritma Kriptografi Rivest Shamir Adleman (RSA) pada Tanda Tangan Digital | Techno.Com.... doi.org/10.33633/tc.v18i2.2166Implementasi Algoritma Kriptografi Rivest Shamir Adleman RSA pada Tanda Tangan Digital Techno Com doi 10 33633 tc v18i2 2166
  2. Kriptografi Citra Menggunakan Metode Rivest-Shamir-Adleman Chinese Remainder Theorem Di Konsultan XYZ... ejournals.umn.ac.id/index.php/TI/article/view/357Kriptografi Citra Menggunakan Metode Rivest Shamir Adleman Chinese Remainder Theorem Di Konsultan XYZ ejournals umn ac index php TI article view 357
  3. Implementasi Algoritma Kriptografi RSA untuk Enkripsi dan Dekripsi Email | Ginting | Jurnal Teknologi... doi.org/10.14710/jtsiskom.3.2.2015.253-258Implementasi Algoritma Kriptografi RSA untuk Enkripsi dan Dekripsi Email Ginting Jurnal Teknologi doi 10 14710 jtsiskom 3 2 2015 253 258
Read online
File size1.34 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test