TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Bakso Bandung merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang makanan. Bakso Bandung ini membuat makanan bakso yang memiliki ciri khas rasa Kota Bandung. Usaha ini merupakan salah satu cabang penjualan Bakso Bandung yang berada di kota Rantau Prapat. Usaha Bakso Bandung ini memiliki cukup banyak tenaga kerja untuk memproduksi Bakso Bandung. Dampak dari kurangnya pemasukan dan permintaan bakso adalah kesanggupan dalam menggaji tenaga kerja. Usaha Bakso Bandung mempekerjakan cukup banyak tenaga kerja karena turunnya pendapatan menyebabkan usaha Bakso Bandung yang mengalami kesulitan dalam penggajian tenaga kerja. Usaha Bakso Bandung harus mengurangi beberapa tenaga kerjanya. Namun untuk mengurangi tenaga kerja bukan suatu hal yang mudah bagi usaha bakso bandung. Untuk itu dibutuhkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Dimana sistem pendukung keputusan dapat sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Hasil penelitian penelitian yang diharapkan adalah perangkingan tenaga kerja dengan konsep SPK dalam sebuah aplikasi dengan menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) sebagai solusi dalam pemutusan tenaga kerja yang dilakukan pimpinan ataupun pemilik Usaha Bakso Bandung.

Berdasarkan analisis masalah penentuan pemberhentian tenaga kerja pada Usaha Bakso Bandung, disimpulkan bahwa pembangunan sistem pendukung keputusan memerlukan penentuan kriteria yang jelas untuk tenaga kerja yang akan diberhentikan.Sistem ini juga membutuhkan data alternatif tenaga kerja dan kriteria sebagai persyaratan dan pertimbangan untuk pemberhentian.Dengan implementasi menggunakan Visual Studio dan Microsoft Access, sistem ini efektif dalam menghasilkan informasi yang mendukung pengambilan keputusan pemberhentian tenaga kerja.

Penelitian ini telah berhasil mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode MAUT untuk membantu usaha Bakso Bandung dalam menentukan pemberhentian tenaga kerja. Namun, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperkaya kontribusi ilmiah dan praktis di masa mendatang. Pertama, menarik untuk meneliti perbandingan efektivitas metode MAUT dengan metode SPK lainnya, seperti Analytical Hierarchy Process (AHP), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), atau bahkan kombinasi metode (hybrid method). Misalnya, bagaimana jika kriteria penilaian diperluas atau bobot kriteria disesuaikan menggunakan pendekatan yang lebih canggih, apakah hasil perangkingan akan berubah signifikan dan memberikan keputusan yang lebih optimal atau lebih adil bagi karyawan? Pertanyaan ini akan membantu memahami fleksibilitas dan adaptabilitas berbagai metode dalam skenario pengambilan keputusan yang sensitif seperti pemberhentian kerja. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan SPK ini agar tidak hanya terbatas pada keputusan pemberhentian tenaga kerja, tetapi juga dapat diadaptasi untuk mendukung keputusan strategis SDM lainnya, seperti rekrutmen, promosi, atau penentuan kebutuhan pelatihan. Bagaimana kerangka kerja SPK yang ada dapat dimodifikasi atau diperluas agar relevan untuk berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan karakteristik dan tantangan yang berbeda? Hal ini akan meningkatkan nilai guna SPK melampaui kasus spesifik yang diteliti saat ini. Terakhir, mengingat sistem yang dikembangkan saat ini berbasis desktop, ada potensi besar untuk mengembangkannya menjadi aplikasi berbasis web atau mobile. Penelitian dapat menyelidiki dampak dari implementasi SPK berbasis web terhadap aksesibilitas, kemudahan pembaruan data real-time, dan kolaborasi antar pengambil keputusan di berbagai lokasi. Bagaimana integrasi dengan sistem informasi keuangan atau penggajian yang sudah ada dapat meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data dalam proses pengambilan keputusan? Ide-ide ini bertujuan untuk tidak hanya memperluas fungsionalitas dan cakupan SPK, tetapi juga untuk mengoptimalkan penerapannya di lingkungan bisnis yang dinamis.

  1. SPK: ALGORITMA MULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) PADA DESTINASI TUJUAN WISATA LOKAL DI KOTA SIDAMANIK... doi.org/10.24114/cess.v3i2.9954SPK ALGORITMA MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY MAUT PADA DESTINASI TUJUAN WISATA LOKAL DI KOTA SIDAMANIK doi 10 24114 cess v3i2 9954
  2. Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Pemilihan Rumah Kost | Sari | J-SAKTI (Jurnal... doi.org/10.30645/j-sakti.v3i2.144Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory MAUT Dalam Pemilihan Rumah Kost Sari J SAKTI Jurnal doi 10 30645 j sakti v3i2 144
Read online
File size1.31 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test