UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Keraton: Journal of History Education and CultureKeraton: Journal of History Education and CulturePenelitian ini menganalisis transformasi ekologi yang signifikan di wilayah Besuki akibat perluasan perkebunan pada awal abad ke-20. Hasil kajian menunjukkan bagaimana Besuki, sebagai pusat produksi perkebunan pada masa kolonial, mengalami perubahan lingkungan seperti deforestasi dan konversi lahan menjadi permukiman. Metode historis digunakan untuk merekonstruksi peristiwa masa lalu, dengan tujuan (1) menelaah bagaimana aktivitas perkebunan mengubah lanskap ekologi Karesidenan Besuki, dan (2) mengidentifikasi proses deforestasi hingga munculnya permukiman di wilayah tersebut.
Karesidenan Besuki beralih dari hutan menjadi wilayah perkebunan utama pada masa kolonial, menghasilkan komoditas seperti tembakau, kopi, dan tanaman pertanian lainnya.Transformasi lanskap tersebut menimbulkan dampak lingkungan serius, termasuk deforestasi, degradasi tanah, penurunan resapan air, serta peningkatan risiko banjir dan erosi.Perubahan ini juga memicu pertumbuhan permukiman akibat migrasi pekerja perkebunan, sehingga penting memahami sejarah ini untuk merumuskan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak ekologi jangka panjang dari pembukaan perkebunan di Besuki dengan menggunakan data paleoenvironmental seperti analisis sedimen dan serbuk pohon untuk merekonstruksi perubahan vegetasi. Selain itu, studi tentang dampak sosial‑ekonomi komunitas migran perkebunan pasca‑kolonial dapat dilakukan melalui wawancara oral history untuk memahami adaptasi dan transformasi kehidupan mereka. Selanjutnya, pemodelan risiko banjir saat ini di area bekas perkebunan dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan data GIS historis, perubahan penggunaan lahan, dan variabel iklim untuk menilai kerentanan dan merancang strategi mitigasi yang berbasis bukti.
| File size | 374.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, dan telaah dokumen untukKajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, dan telaah dokumen untuk
STTABSTTAB Oleh karena itu, gereja juga dituntut untuk menghadirkan etika digital yang berakar pada kasih, keadilan, dan kebenaran Kristus, serta membangun komunitasOleh karena itu, gereja juga dituntut untuk menghadirkan etika digital yang berakar pada kasih, keadilan, dan kebenaran Kristus, serta membangun komunitas
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Langkah strategis ke depan adalah mengembangkan modul literasi perdamaian berdasarkan konflik Aceh, yang mengintegrasikan narasi lokal, pengalaman sejarah,Langkah strategis ke depan adalah mengembangkan modul literasi perdamaian berdasarkan konflik Aceh, yang mengintegrasikan narasi lokal, pengalaman sejarah,
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memahami apakah fenomena ini merupakan tren nasional atau terbatas pada konteks lokal,Diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memahami apakah fenomena ini merupakan tren nasional atau terbatas pada konteks lokal,
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Data dikumpulkan dari 1. 760 mahasiswa baru dan tahun kedua yang terdaftar dalam 24 program akademik di sebuah universitas negeri di Filipina. Tiga instrumenData dikumpulkan dari 1. 760 mahasiswa baru dan tahun kedua yang terdaftar dalam 24 program akademik di sebuah universitas negeri di Filipina. Tiga instrumen
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Pendidik harus proaktif dalam merancang pengalaman belajar yang terstruktur dan berorientasi pada tujuan, yang menyeimbangkan manfaat keterlibatan dariPendidik harus proaktif dalam merancang pengalaman belajar yang terstruktur dan berorientasi pada tujuan, yang menyeimbangkan manfaat keterlibatan dari
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. HasilDalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Latar belakang dibuatnya sarkofagus sebagai media penguburan sekunder di Desa Pangkungparuk, karakteristik bekal kubur pada peninggalan sarkofagus. TerakhirLatar belakang dibuatnya sarkofagus sebagai media penguburan sekunder di Desa Pangkungparuk, karakteristik bekal kubur pada peninggalan sarkofagus. Terakhir
Useful /
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagaiKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagai
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode seminar dibagi ke dalam tiga sesi di mana pada masing-masing sesi diberikan materiDalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode seminar dibagi ke dalam tiga sesi di mana pada masing-masing sesi diberikan materi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Transisi ini tidak hanya didorong oleh aktor dominan seperti militer atau Soeharto, tetapi juga melibatkan lembaga negara yang mereproduksi legitimasiTransisi ini tidak hanya didorong oleh aktor dominan seperti militer atau Soeharto, tetapi juga melibatkan lembaga negara yang mereproduksi legitimasi
UNSIKAUNSIKA Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kewirausahaan, pengemasan produk, serta pemasaran online bagi kader PKK. MitraTujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kewirausahaan, pengemasan produk, serta pemasaran online bagi kader PKK. Mitra