UINMADURAUINMADURA

REVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan TafsirREVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan Tafsir

Pembahasan tentang istilah ḥijāb belakangan ini menjadi menarik, karena perdebatan tersebut dimulai ketika makna kata ḥijāb mengalami kerancuan dalam segi kebahasaan. Pencarian makna yang sebenarnya diperlukan agar makna kata ḥijāb tidak tertukar dengan makna aslinya. Untuk itu perlu adanya suatu cara untuk menggali makna kata ḥijāb melalui pendekatan semantik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research), yaitu riset yang datanya berasal dari perpustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah semantik Toshihiko Izutsu yang dikenal sebagai upaya mengungkap falsafah hidup atau pandangan dunia Al-Quran (weltanschauung) dengan menganalisis kata kunci atau kosakata dalam Al-Quran.

Penelitian mengidentifikasi makna dasar ḥijāb sebagai tabir, penutup, dan pencegahan, serta variasi makna relasionalnya dalam Al‑Quran.Analisis semantik Toshihiko Izutsu mengungkap dua weltanschauung ḥijāb, yaitu ḥijāb ḥissī yang berkaitan dengan larangan terhadap perempuan bukan mahram serta ḥub ad‑dunya, dan ḥijāb manawī yang menutup hati orang kafir dari hidayah.Studi menunjukkan bahwa penggunaan kata ḥijāb berkembang dari periode pra‑Quranik, Quranik, hingga pasca‑Quranik, mencerminkan perubahan interpretasi dalam tafsir klasik, pertengahan, dan kontemporer.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan semantik kata hijab dalam teks suci agama lain seperti Taurat dan Injil untuk melihat persamaan serta perbedaan makna lintas tradisi; selanjutnya, sebuah studi diachronik dapat dilakukan untuk menelusuri evolusi pemahaman hijab dalam media massa Indonesia modern, khususnya pada era digital, guna mengidentifikasi faktor-faktor sosial‑kultural yang memengaruhi perubahan persepsi publik; terakhir, pendekatan semantik Izutsu dapat diterapkan pada istilah kunci lain dalam Al‑Quran, misalnya “taqwa atau “tafsir, untuk mengevaluasi apakah pola weltanschauung yang ditemukan serupa atau berbeda, sehingga memperkaya metodologi interpretasi teks Qurani. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas wawasan tentang dinamika makna istilah keagamaan serta kontribusinya terhadap kajian ilmu al‑Quran dan tafsir kontemporer.

Read online
File size819.66 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test