FISIP UNMULFISIP UNMUL

Progress in Social DevelopmentProgress in Social Development

Jihad merupakan bagian integral wacana Islam sejak masa awal kedatangannya hingga sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variasi makna jihad yang berkembang pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Teori Paul Ricouer tentang Hermenutika Sosial saya gunakan untuk menjelaskan tentang bagaimana proses menafsir sebuah makna dari sebuah teks. Ricouer berpandangan bahwa teks memiliki kehidupannya sendiri terlepas dari intensi atau maksud pengarang (otonomi teks). Dalam menginterpretasi teks, Ricoeur juga berpendapat bahwa pemahaman dan penjelasan bukanlah dua metode yang bertentangan dalam menafsirkan teks. Cara kerja hermenutika sosial Paul Ricoeur mencakup tiga faktor yaitu dunia teks, dunia pemateri dan dunia pembaca sedangkan dalam tulisan ini hanya ada dua faktor yaitu dunia teks dan dunia pembaca. Jihad dalam al-Quran terulang 41 kali dalam 23 ayat dan oleh Ibn Al-Qayyim dibagi menjadi empat makna, yakni jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan, jihad memerangi kaum kafir dan kaum munafik serta jihad melawan kezaliman dan kefasikan. Sedangkan pembaca hanya membagi jihad dalam dua makna yakni jihad melawan hawa nafsu dan jihad perang. Dalam proses penafsirannya, pembaca sangat dipengaruhi oleh trajektori kehidupan yang mereka pernah lalui. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya makna jihad yang mereka ungkapkan, yaitu perang, membela, melakukan kebaikan, usaha/kekuatan, bersungguh-sungguh, dakwah serta semangat.

Jihad dalam Al-Quran memiliki dua kategori utama.jihad perang dengan makna tunggal, dan jihad melawan hawa nafsu dengan ragam makna seperti membela, berbuat baik, berusaha, bersungguh-sungguh, berjuang, berdakwah, dan semangat, yang semuanya didasarkan pada niat karena Allah SWT.Pemaknaan jihad oleh informan sangat dipengaruhi oleh trajektori kehidupan mereka, termasuk latar belakang keluarga, pendidikan, dan organisasi keagamaan, yang membentuk persepsi subjektif mereka terhadap teks.Pendekatan hermeneutik memungkinkan pemahaman yang lebih luas tentang jihad, melampaui makna literal, dengan mempertimbangkan dunia teks, pemateri, dan pembaca.

Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat menarik jika kita bisa memahami lebih dalam faktor-faktor yang membentuk pemahaman mahasiswa tentang jihad. Misalnya, bagaimana latar belakang pendidikan mereka, baik dari sekolah umum maupun pesantren, serta jenis organisasi kemahasiswaan yang mereka ikuti, secara khusus mempengaruhi pandangan mereka terhadap konsep jihad. Ini penting karena penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup sangat menentukan interpretasi seseorang. Selain itu, mengingat ada beberapa makna jihad dari Al-Quran yang tidak banyak diungkapkan oleh mahasiswa, penelitian ke depan bisa menyelidiki mengapa makna-makna tersebut, seperti jihad melawan setan atau kezaliman, jarang muncul dalam pemahaman mereka. Apakah ini karena kurangnya pembahasan di lingkungan pendidikan, atau justru karena pengaruh pemberitaan media massa dan isu-isu sosial politik yang lebih menonjolkan makna tertentu? Pemahaman akan hal ini dapat membantu kita mengidentifikasi celah dalam penyampaian ajaran Islam. Terakhir, untuk memperkaya temuan ini, sebaiknya dilakukan studi perbandingan. Misalnya, membandingkan pemahaman tentang jihad antara mahasiswa di Universitas Mulawarman dengan mahasiswa di universitas lain, atau bahkan di antara fakultas dan program studi yang berbeda di Unmul sendiri. Ini akan memberikan gambaran yang lebih luas tentang bagaimana konteks institusional dan regional turut membentuk makna jihad, serta potensi dampaknya terhadap hubungan antarmahasiswa dan lingkungan kampus secara keseluruhan. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pandangan yang lebih komprehensif tentang dinamika pemahaman jihad di kalangan generasi muda.

  1. Progress in Social Development. social hermeneutics study meaning jihad students mulawarman university... doi.org/10.30872/psd.v2i1.23Progress in Social Development social hermeneutics study meaning jihad students mulawarman university doi 10 30872 psd v2i1 23
  1. #mahasiswa universitas#mahasiswa universitas
  2. #mt. surya chandra#mt. surya chandra
Read online
File size264.38 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ug
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test