NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialePenelitian ini menggunakan pendekatan Statue dan Konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Informed Consent harus menjadi proses dari dokter menjelaskan tindakan hingga pasien menerima/menolak tindakan, baik secara lisan maupun tertulis. Dalam praktik, tindakan medis untuk kecantikan di Klinik Kecantikan Estetika dilakukan sesuai dengan standar profesional dan prosedur operasional standar. Hubungan yang timbul antara dokter dan pasien disebut sebagai perjanjian terapeutik. Dalam perjanjian ini, persetujuan untuk tindakan medis muncul sebagai bentuk persetujuan untuk tindakan estetika yang dimulai dari tawaran dokter.
Persetujuan tindakan medis atau yang umum disebut Informed Consent harus diberikan sebelum dokter melakukan tindakan dan setelah dokter menjelaskan setidaknya diagnosis dan prosedur tindakan medis, tujuan mengapa dokter memberikan tindakan medis, alternatif tindakan lain dan risiko, komplikasi dan risiko yang mungkin terjadi.Dokter tidak dapat digugat selama bertindak sesuai dengan kode etik yang berlaku dan telah ditentukan oleh organisasi profesi dan berdasarkan disiplin ilmu kedokteran atau kedokteran gigi.Jika melanggar, sanksi yang diberikan dapat berupa tindakan disiplin, peringatan dan rekomendasi pencabutan Surat Tanda Registrasi.Pada intinya, kewajiban dokter untuk melakukan tindakan medis estetika dalam hal ini untuk mempercantik/mengubah penampilan atau hanya untuk mengobati atau meregenerasi kulit atau wajah harus dilakukan dengan sangat hati-hati, harus didasarkan pada Informed Consent sebagai dasar tindakan (sesuai dengan peraturan yang berlaku, dalam hal ini Permenkes).
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode komunikasi dalam proses Informed Consent, khususnya dalam konteks layanan kecantikan di mana pasien mungkin memiliki harapan yang tidak realistis atau tekanan sosial yang kuat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran pemahaman pasien terhadap informasi yang diberikan dalam proses Informed Consent, sehingga dapat memastikan bahwa pasien benar-benar membuat keputusan yang berdasarkan informasi yang akurat dan lengkap. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana faktor budaya dan sosial mempengaruhi persepsi pasien terhadap Informed Consent dan bagaimana hal ini dapat diakomodasi dalam praktik klinis untuk meningkatkan kepuasan pasien dan mengurangi potensi konflik.
| File size | 595.44 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Diagnosis vaskulitis terkait ANCA ditegakkan. Wanita tersebut dirawat dengan imun supresan plasmaferesis dan dukungan hemodialisis untuk gagal ginjalnya.Diagnosis vaskulitis terkait ANCA ditegakkan. Wanita tersebut dirawat dengan imun supresan plasmaferesis dan dukungan hemodialisis untuk gagal ginjalnya.
UNDIPUNDIP Data demografi, praktik keagamaan, dan frekuensi Tahajjud dikumpulkan melalui kuesioner. Peserta dikategorikan menjadi kelompok Tahajjud dan non-Tahajjud;Data demografi, praktik keagamaan, dan frekuensi Tahajjud dikumpulkan melalui kuesioner. Peserta dikategorikan menjadi kelompok Tahajjud dan non-Tahajjud;
UNDIPUNDIP Latar belakang: Selama pandemi COVID-19, layanan antenatal care (ANC) secara tatap muka dibatasi. Oleh karena itu, kami mengembangkan aplikasi digitalLatar belakang: Selama pandemi COVID-19, layanan antenatal care (ANC) secara tatap muka dibatasi. Oleh karena itu, kami mengembangkan aplikasi digital
DINASTIREVDINASTIREV Sehingga menurut penulis bahwa putusan yang dijatuhkan oleh majelis sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Bentuk wanprestasiSehingga menurut penulis bahwa putusan yang dijatuhkan oleh majelis sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Bentuk wanprestasi
INTELEKTUALINTELEKTUAL Respons menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa lebih memilih pembelajaran tatap muka untuk praktikum dan keterampilan klinis, yang memerlukan metodeRespons menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa lebih memilih pembelajaran tatap muka untuk praktikum dan keterampilan klinis, yang memerlukan metode
UNAIUNAI Diskusi: Program berhenti merokok memerlukan integrasi antara dokter/pihak medis dengan penyedia layanan berhenti merokok. Edukasi masih menjadi poin pentingDiskusi: Program berhenti merokok memerlukan integrasi antara dokter/pihak medis dengan penyedia layanan berhenti merokok. Edukasi masih menjadi poin penting
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menganalisis pengaruh pemberian Virgin Coconut OilPengambilan sampel dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menganalisis pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil
UNIGRESUNIGRES Hasil penelitian ini berisi tentang prosedur dalam pelaksanaan persetujuan tindakan kedokteran antara pihak rumah sakit dengan pasien melahirkan di bagianHasil penelitian ini berisi tentang prosedur dalam pelaksanaan persetujuan tindakan kedokteran antara pihak rumah sakit dengan pasien melahirkan di bagian
Useful /
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Dominasi penggunaan akad Qard dan Wakalah bil Ujrah dalam praktik fintech syariah menunjukkan perlunya standarisasi implementasi akad untuk menjaga konsistensiDominasi penggunaan akad Qard dan Wakalah bil Ujrah dalam praktik fintech syariah menunjukkan perlunya standarisasi implementasi akad untuk menjaga konsistensi
SAINTEKMUSAINTEKMU Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi efektif bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan pengelolaan data nilai di era digital. PenelitianDengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi efektif bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan pengelolaan data nilai di era digital. Penelitian
UNDIPUNDIP Kelimanya adalah: (1) Perasaan dan kekhawatiran, dengan kecemasan atas penularan virus dan ketidakstabilan keuangan; (2) Respons terhadap pandemi, ditandaiKelimanya adalah: (1) Perasaan dan kekhawatiran, dengan kecemasan atas penularan virus dan ketidakstabilan keuangan; (2) Respons terhadap pandemi, ditandai
UNDIPUNDIP Kurangnya pemahaman ini dapat menambah beban manajemen penyakit, berkontribusi pada munculnya masalah psikologis pada orang dengan T2DM, seperti ketakutanKurangnya pemahaman ini dapat menambah beban manajemen penyakit, berkontribusi pada munculnya masalah psikologis pada orang dengan T2DM, seperti ketakutan