NURISNURIS

Sains Data Jurnal Studi Matematika dan TeknologiSains Data Jurnal Studi Matematika dan Teknologi

Penelitian ini bertujuan meningkatkan efektivitas perawatan Platform Screen Door (PSD) pada stasiun Elevated MRT Jakarta dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Analisis dilakukan terhadap komponen‑komponen utama PSD, menghitung Risk Priority Number (RPN) serta interval perawatan, menghasilkan nilai RPN tertinggi pada sensor infrared dan Door Control Unit, dan nilai keandalan terendah pada Linear Guide Rail (21,1 %). Interval perawatan tercepat tercapai pada komponen dengan waktu 788,8 jam (32 hari) dan interval terpanjang 3.908,5 jam (162 hari). Hasil menunjukkan bahwa pendekatan FMEA dapat mengidentifikasi komponen kritis dan menentukan prioritas perawatan sehingga meningkatkan keandalan sistem PSD.

Berdasarkan analisis FMEA, sensor infrared dan Door Control Unit memiliki Risk Priority Number tertinggi (64), sementara Linear Guide Rail menunjukkan keandalan terendah (21,1 %) dan Electromagnetic Lock keandalan tertinggi (37,7 %).Interval perawatan bervariasi, dengan komponen tertentu memerlukan perawatan setiap 788,8 jam (32 hari) dan yang lain setiap 3.Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan FMEA dapat secara efektif mengidentifikasi komponen kritis, menetapkan prioritas perawatan, dan meningkatkan keandalan serta keselamatan Platform Screen Door pada MRT Jakarta.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penerapan algoritma pembelajaran mesin untuk memprediksi kegagalan komponen PSD secara real‑time, sehingga jadwal perawatan dapat dioptimalkan berdasarkan kondisi aktual alih‑alih interval tetap. Selain itu, studi komparatif antara stasiun elevated dan underground MRT Jakarta dapat menilai apakah faktor lingkungan memengaruhi keandalan komponen, khususnya sensor infrared dan guide rail, sehingga strategi perawatan dapat disesuaikan. Selanjutnya, analisis biaya‑manfaat penerapan FMEA dalam skala jaringan MRT nasional dapat memberikan gambaran ekonomis tentang penghematan yang diperoleh melalui penurunan downtime dan peningkatan keselamatan penumpang.

  1. Analisis Risiko Pekerjaan Erection Jembatan Kereta Api Menggunakan Metode Fuzzy FMEA | Jurnal Komposit:... doi.org/10.32832/komposit.v8i1.15165Analisis Risiko Pekerjaan Erection Jembatan Kereta Api Menggunakan Metode Fuzzy FMEA Jurnal Komposit doi 10 32832 komposit v8i1 15165
  2. Penentuan Interval Waktu Perawatan Komponen Kritis pada Mesin Turbin di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit... doi.org/10.25077/josi.v14.n2.p238-258.2015Penentuan Interval Waktu Perawatan Komponen Kritis pada Mesin Turbin di PT PLN Persero Sektor Pembangkit doi 10 25077 josi v14 n2 p238 258 2015
  3. DAMPAK TRANSPORTASI SISTEM LIGH RAIL TRANSITS TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DAN EMISI CARBON DI JAKARTA... jurnal.ucy.ac.id/index.php/CivETech/article/view/2767DAMPAK TRANSPORTASI SISTEM LIGH RAIL TRANSITS TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DAN EMISI CARBON DI JAKARTA jurnal ucy ac index php CivETech article view 2767
  4. Peningkatan Kualitas Kawasan Terminal Lebak Bulus Dengan Penerapan Konsep TOD Berdasarkan Aspek Komunikasi... doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2331Peningkatan Kualitas Kawasan Terminal Lebak Bulus Dengan Penerapan Konsep TOD Berdasarkan Aspek Komunikasi doi 10 37817 ikraith teknologi v7i2 2331
Read online
File size796.56 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test