UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Bayam merah (Amaranthus gangeticus) termasuk sayuran penting yang disukai masyarakat karena bernilai gizi tinggi dan mudah pembudidayaannya. Upaya peningkatan hasil bayam merah salah satunya dengan pemupukan untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari respon pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah pada perlakuan dosis pupuk ZA. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang diujikan adalah dosis pupuk ZA, terdiri 6 taraf, yaitu: tanpa pupuk ZA (D0); 0.4 gr/polybag (D1); 0.8 gr/polybag (D2); 1.2 gr/polybag (D3); 1.6 gr/polybag (D4); 2 gr /polybag (D5). Percobaan dilakukan dengan ulangan sebanyak 4 kali. Analisis data menggunakan analysis of variance (ANOVA), apabila berbeda nyata dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Perlakuan dosis pupuk ZA berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah. Perlakuan dosis pupuk ZA 1.2 gr/polybag (D3) menghasilkan tinggi, jumlah dan luas daun tanaman bayam merah tertinggi pada pengamatan umur 14, 21, dan 28 HST. Dosis pupuk ZA 1.2 gr/polybag juga menunjukkan berat basah dan berat kering tanaman tertinggi sebesar 49.15 dan 4.38 gram. Dosis ZA 1.2 gr/polybag merupakan dosis ideal untuk meningkatkan produktivitas tanaman bayam merah.

Adanya peningkatan pertumbuhan dan hasil tanmaan bayam merah karena perlakuan dosis pupuk ZA.Tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun menunjukkan hasil tertinggi pada perlakuan 1.2 gr/polybag (D3) saat umur 14, 21 dan 28 HST.2 gr/polybag (D3) menunjukkan berat basah dan berat kering tanaman tertinggi masing-masing sebesar 49.2 gr/polybag merupakan dosis ideal dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan budidaya bayam merah. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji pengaruh kombinasi pupuk ZA dengan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah, dengan tujuan untuk mengetahui apakah kombinasi tersebut dapat memberikan efek sinergis yang lebih baik dibandingkan penggunaan pupuk ZA saja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi tentang pengaruh berbagai jenis pupuk ZA (misalnya, amonium sulfat dengan kandungan sulfur yang berbeda) terhadap efisiensi penyerapan hara dan kualitas bayam merah. Hal ini penting untuk menentukan jenis pupuk ZA yang paling optimal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayam merah. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh perlakuan dosis pupuk ZA terhadap ketahanan tanaman bayam merah terhadap serangan hama dan penyakit, dengan mempertimbangkan faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan strategi pengelolaan yang terpadu untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas bayam merah secara berkelanjutan.

Read online
File size542.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test