UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Komoditas buah-buahan memiliki permintaan pasar yang tinggi dan bernilai ekonomis. Salah satunya adalah buah jeruk yang memiliki kemungkinan menguntungkan untuk dikembangkan. Ketersediaan, kualitas, kuantitas, kontinyuitas buah lokal yang dihasilkan belum dapat memenuhi kebutuhan penduduk yang terus meningkat. Sehingga pemenuhannya dengan mengimpor buah jeruk dari luar. Maka dilakukan penelitian untuk menganalisis perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan membeli buah jeruk impor dan buah jeruk lokal di Kota Tasikmalaya, dan atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam pengambilan keputusan untuk membeli buah jeruk lokal dan buah jeruk impor di kota Tasikmalaya. Metode penelitian kuantitatif terhadap konsumen buah jeruk lokal dan konsumen buah impor sebanyak 90 responden. Penelitian ini menggunakan analisis multivariat dan Fishbein. Hasil analisis menunjukkan secara simultan dan parsial perilaku konsumen dapat mempengaruhi keputusan dalam membeli buah jeruk di Tasikmalaya. Sikap konsumen terhadap atribut buah jeruk lokal lebih rendah daripada buah jeruk impor. Bagi konsumen atribut rasa, warna kulit, harga, aroma, tekstur pada jeruk lokal merupakan hal sangat penting yang perlu diperhatikan oleh penjual.

Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah.Hasil analisis multivariat diketahui bahwa secara simultan maupun parsial konsumen mempengaruhi perilaku keputusan pembelian secara nyata terhadap buah jeruk impor dan jeruk lokal di Tasikmalaya.Atribut yang dimiliki buah jeruk impor ternyata lebih disukai konsumen dari buah jeruk lokal, hai ini berarti bahwa sebagian besar atribut buah jeruk impor dianggap lebih dominan.Atribut buah lokal yang disukai oleh konsumen yaitu melalui rasa, aroma, harga dan kandungan vitamin.Atribut buah jeruk impor yang disukai adalah rasa, aroma, dan warna kulitnya.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan promosi yang lebih intensif untuk jeruk lokal agar dapat bersaing dengan jeruk impor. Kedua, konsumen perlu lebih cerdas dalam mempertimbangkan keputusan pembelian jeruk lokal untuk mendukung kelestarian dan kehidupan petani Indonesia. Ketiga, pemerintah dapat menguatkan kebijakan dalam mengonsumsi jeruk lokal. Keempat, pelaku agribisnis diharapkan menerapkan manajemen mutu melalui Good Agriculture Practice dan Standar Prosedur Nasional (SPO) untuk meningkatkan kualitas jeruk lokal.

  1. SIKAP DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP JERUK LOKAL DAN JERUK IMPOR DI PASAR MODERN KOTA BOGOR | Forum Agribisnis.... doi.org/10.29244/fagb.4.1.71-84SIKAP DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP JERUK LOKAL DAN JERUK IMPOR DI PASAR MODERN KOTA BOGOR Forum Agribisnis doi 10 29244 fagb 4 1 71 84
  2. Pengambilan Keputusan Petani untuk Tetap Berusahatani Cabe Jamu di Kecamatan Bluto, Sumenep | AGRARIS:... doi.org/10.18196/agr.3251Pengambilan Keputusan Petani untuk Tetap Berusahatani Cabe Jamu di Kecamatan Bluto Sumenep AGRARIS doi 10 18196 agr 3251
  3. (PDF) Trend Jeruk Impor dan Posisi Indonesia sebagai Produsen Jeruk Dunia. pdf trend jeruk impor produsen... researchgate.net/doi/10.13140/RG.2.1.4207.7601PDF Trend Jeruk Impor dan Posisi Indonesia sebagai Produsen Jeruk Dunia pdf trend jeruk impor produsen researchgate doi 10 13140 RG 2 1 4207 7601
Read online
File size448.79 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test