UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiPerkembangan objek wisata pada saat ini tidak dapat terpisahkan dari media sosial. Kemampuan internet dalam menyebarkan informasi telah membuat suatu objek wisata dapat secara singkat meraih popularitas yang tinggi. Hal ini tentu berbeda dengan kondisi beberapa tahun yang lalu, yang mana promosi objek wisata masih sangat terbatas. Perubahan popularitas pun menjadi hal yang tak terelakkan karena tingkat penyebaran data yang begitu cepat. Di sisi lain pengetahuan tentang tingkat popularitas objek wisata sangat diperlukan dalam penentuan prioritas pengembangan yang menyeluruh. Dengan demikian diperlukan kajian untuk dapat memetakan tingkat popularitas objek wisata secara cepat dan dapat menjangkau daerah yang luas. Artikel ini akan memanfaatkan sumber data dari situs Microblogging Twitter, sebagai dasar untuk penentuan tingkat popularitas suatu objek wisata. Penambangan data (data mining) dilakukan dengan menggunakan bahasa Python dan modul Tweepy. Data dikumpulkan pada saat libur panjang di akhir bulan April dan awal bulan Mei tahun 2017, yang mana diasumsikan akan terdapat banyak wisatawan yang berlibur. Tweet Proximity Index (TPI) digunakan untuk menghitung kepadatan tweet dan frekuensi tweet, berdasarkan radius pencarian yang ditentukan. Density Index (DI) juga digunakan untuk.
Data tweet bergeotag dapat diakses melalui Public Streaming API dengan skrip Python dan modul Tweepy, dan hasil kueri dapat digunakan untuk pemetaan tematik.Dua pendekatan yang diuji, Tweet Proximity Index (TPI) dan Density Index (DI), belum memberikan tingkat akurasi yang memuaskan.Penelitian selanjutnya perlu memperbaiki metode indeks, mengeksplorasi data tweet non‑geotag, serta mengkaji data Instagram sebagai sumber alternatif dengan aktivitas tinggi di Indonesia.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan algoritma indeks hybrid yang menggabungkan elemen TPI dan DI untuk meningkatkan akurasi prediksi popularitas tempat wisata, dengan menguji parameter radius dan bobot kepadatan secara adaptif pada skala wilayah yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara data tweet bergeotag dan data tweet non‑geotag perlu dilakukan, memanfaatkan teknik pemodelan lokasi probabilistik untuk mengekstrak informasi geografis dari tweet tanpa koordinat, sehingga memperluas basis data analisis. Selanjutnya, integrasi data Instagram, yang memiliki tingkat aktivitas pengguna lebih tinggi, dapat dieksplorasi melalui analisis visual dan metadata, guna membandingkan konsistensi hasil popularitas antar platform media sosial. Penelitian juga dapat menilai pengaruh kualitas jaringan seluler dan ketersediaan layanan GPS pada distribusi tweet geotagged, dengan menghubungkan data infrastruktur telekomunikasi regional. Akhirnya, pengembangan sistem pemantauan real‑time yang menggabungkan streaming data Twitter, Instagram, dan data sensor mobile dapat memberikan wawasan dinamis bagi pengelola destinasi wisata dalam mengambil keputusan operasional secara cepat.
| File size | 943.07 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
ISI DPSISI DPS Penguatan lembaga dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan dapat dilakukan melalui melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa dan lembaga-lembaga masyarakatPenguatan lembaga dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan dapat dilakukan melalui melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa dan lembaga-lembaga masyarakat
LAAROIBALAAROIBA Kelenteng Tjo Soe Kong di Tanjung Kait merupakan kelenteng tua yang didirikan pada tahun 1792 oleh imigran Tionghoa dari Anxi, Provinsi Hok Kian, berfungsiKelenteng Tjo Soe Kong di Tanjung Kait merupakan kelenteng tua yang didirikan pada tahun 1792 oleh imigran Tionghoa dari Anxi, Provinsi Hok Kian, berfungsi
LAAROIBALAAROIBA Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang yang pernah membeli atau menggunakan Skincare Artha. Dengan dataPopulasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang yang pernah membeli atau menggunakan Skincare Artha. Dengan data
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Selain itu, nilai‑nilai budaya dan norma yang ada terus dijaga melalui upaya pemeliharaan rutin, pembersihan, serta perlindungan fisik terhadap artefakSelain itu, nilai‑nilai budaya dan norma yang ada terus dijaga melalui upaya pemeliharaan rutin, pembersihan, serta perlindungan fisik terhadap artefak
STPMATARAMSTPMATARAM Untuk keberlanjutan dan kemajuan objek wisata, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta inisiatifUntuk keberlanjutan dan kemajuan objek wisata, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta inisiatif
UNISAPUNISAP Dalam kurikulum saat ini, guru tidak cukup hanya memberikan pembelajaran, tetapi guru harus mampu menjadi motivator dan trainer dengan keterbatasan yangDalam kurikulum saat ini, guru tidak cukup hanya memberikan pembelajaran, tetapi guru harus mampu menjadi motivator dan trainer dengan keterbatasan yang
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Tuban, maka diharapkan pemerintah dan masyarakat sekitar diupayakan untuk terus mengelola danAgar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Tuban, maka diharapkan pemerintah dan masyarakat sekitar diupayakan untuk terus mengelola dan
UNIMUNIM Ekowisata Batu Jubang mempromosikan konsep Community Based Tourism (CBT) agar dapat maju dan sejahtera masyarakat sekitar ekowisata Batu Jubang. PariwisataEkowisata Batu Jubang mempromosikan konsep Community Based Tourism (CBT) agar dapat maju dan sejahtera masyarakat sekitar ekowisata Batu Jubang. Pariwisata
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa need for uniqueness berpengaruh signifikan terhadap value-expressive function of attitude pada hijabHasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa need for uniqueness berpengaruh signifikan terhadap value-expressive function of attitude pada hijab
LAAROIBALAAROIBA Penelitian dilakukan dengan metode non-probability sampling (purpose sampling) dan responden rentang usia 20-30 tahun yang menggunakan platform GooglePenelitian dilakukan dengan metode non-probability sampling (purpose sampling) dan responden rentang usia 20-30 tahun yang menggunakan platform Google
STPMATARAMSTPMATARAM Teknik pengolahan dan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola akunTeknik pengolahan dan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola akun
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berbagai permasalahan terkait dengan Sarana dan Prasarana. Penelitian ini terdiri beberapa indikator, seperti toilet,Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berbagai permasalahan terkait dengan Sarana dan Prasarana. Penelitian ini terdiri beberapa indikator, seperti toilet,