BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL
BMJBMJLatar Belakang: Untuk memprediksi prognosis karsinoma hepatoseluler (HCC), berbagai sistem staging telah dikembangkan, salah satunya adalah sistem staging Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC). Namun, sistem ini memiliki keterbatasan dalam mengintegrasikan penanda inflamasi sistemik yang relevan dengan perkembangan tumor. Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa parameter hematologi seperti Rasio Limfosit-Trombosit (PLR), Rasio Neutrofil-Limfosit (NLR), dan Monosit × Protein C-reaktif (MxC) dapat berfungsi sebagai prediktor independen kelangsungan hidup pada pasien HCC non-sirosis. Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan menggunakan data sekunder. Parameter laboratorium pra-operasi yang dikumpulkan termasuk nilai PLR, NLR, dan MxC. Faktor risiko yang dibandingkan termasuk usia, jenis kelamin, ukuran tumor, margin tumor, dan stage BCLC. Analisis multivariat dilakukan untuk mengidentifikasi prediktor kelangsungan hidup. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil: Sebanyak 59 subjek termasuk dalam penelitian. Sebanyak 11 pasien (18,5%) meninggal, sedangkan 48 (81,4%) selamat. Nilai cut-off untuk membedakan antara kelompok tinggi dan rendah adalah 186,5 untuk PLR, 2,05 untuk NLR, dan 1,11 untuk MxC. Analisis bivariat menunjukkan bahwa MxC tinggi (p = 0,030) dan usia >50 tahun (p = 0,028) secara signifikan berhubungan dengan peningkatan risiko mortalitas. Analisis multivariat selanjutnya mengungkapkan bahwa MxC adalah prediktor mortalitas terkuat (p = 0,05, HR = 12,4, 95% CI: 1,56–99,14), yang menunjukkan bahwa pasien dengan MxC ≥1,11 memiliki kemungkinan 12,4 kali lebih besar untuk mengalami mortalitas dini setelah reseksi. Kesimpulan: Kelangsungan hidup pasca-reseksi pada pasien karsinoma hepatoseluler non-sirosis dapat dinilai menggunakan parameter laboratorium pra-operasi dan usia. Nilai MxC yang meningkat dan usia lebih dari 50 tahun dapat membantu klinisi dalam memprediksi peningkatan risiko mortalitas dini setelah reseksi bedah.
Kelangsungan hidup pasca-reseksi pada pasien karsinoma hepatoseluler non-sirosis dapat dinilai menggunakan parameter laboratorium pra-operasi dan usia.Nilai MxC yang meningkat dan usia lebih dari 50 tahun dapat membantu klinisi dalam memprediksi peningkatan risiko mortalitas dini setelah reseksi bedah.
Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian prospektif yang melibatkan kohort pasien yang lebih besar diperlukan untuk memvalidasi peran MxC sebagai prediktor kelangsungan hidup dan untuk mengeksplorasi potensi kegunaannya dalam memandu keputusan pengobatan. Kedua, penelitian lebih lanjut harus menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari hubungan antara inflamasi sistemik, yang diukur dengan MxC, dan perkembangan HCC. Hal ini dapat melibatkan analisis ekspresi gen dan jalur pensinyalan yang terlibat dalam respons inflamasi dan pertumbuhan tumor. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kombinasi MxC dengan biomarker lain, seperti penanda genetik atau pencitraan, untuk meningkatkan akurasi prediksi prognosis dan personalisasi strategi pengobatan. Dengan menggabungkan informasi dari berbagai sumber, dokter dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang perawatan pasien HCC non-sirosis.
- Changing epidemiology of hepatocellular carcinoma in Asia - Zhang - 2022 - Liver International - Wiley... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/liv.15251Changing epidemiology of hepatocellular carcinoma in Asia Zhang 2022 Liver International Wiley onlinelibrary wiley doi 10 1111 liv 15251
- Prognostic Scores and Survival Rates by Etiology of Hepatocellular Carcinoma: A Review | Calderon-Martinez... jocmr.org/index.php/JOCMR/article/view/4902Prognostic Scores and Survival Rates by Etiology of Hepatocellular Carcinoma A Review Calderon Martinez jocmr index php JOCMR article view 4902
- Current Imaging Diagnosis of Hepatocellular Carcinoma. current imaging diagnosis carcinoma next article... doi.org/10.3390/cancers14163997Current Imaging Diagnosis of Hepatocellular Carcinoma current imaging diagnosis carcinoma next article doi 10 3390 cancers14163997
| File size | 507.34 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Punggung kelinci dibuat luka bakar dengan luas 2 cm2. Pengolesan dilakukan satu kali sehari. Pengamatan dilakukan dengan parameter luka pada hari ke-1,Punggung kelinci dibuat luka bakar dengan luas 2 cm2. Pengolesan dilakukan satu kali sehari. Pengamatan dilakukan dengan parameter luka pada hari ke-1,
MALAHAYATIMALAHAYATI Edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya komunikasi aktif serta pembatasan penggunaan gadget menjadi langkah preventif yang perlu terus didorong demiEdukasi kepada orang tua mengenai pentingnya komunikasi aktif serta pembatasan penggunaan gadget menjadi langkah preventif yang perlu terus didorong demi
UNSULBARUNSULBAR Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang memiliki sifat antimikroba dan ramah lingkungan. PenelitianSalah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang memiliki sifat antimikroba dan ramah lingkungan. Penelitian
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Baronti; M. Selva; dengan total 643 sitasi yang menulis tentang regresi multivariat yang diadopsi untuk meningkatkan kualitas spektral. Topik penelitianBaronti; M. Selva; dengan total 643 sitasi yang menulis tentang regresi multivariat yang diadopsi untuk meningkatkan kualitas spektral. Topik penelitian
STIK SAMSTIK SAM Pada hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang mempengaruhi terhadap kegagalan pengendalian DM Tipe II yaitu lama menderita (p = 0,000), perilakuPada hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang mempengaruhi terhadap kegagalan pengendalian DM Tipe II yaitu lama menderita (p = 0,000), perilaku
POLITANI KOEPOLITANI KOE Jumlah sampel yang diambil tidak dibatasi jumlahnya namun tetap dihitung jumlah minimumnya 100 sampel. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentangJumlah sampel yang diambil tidak dibatasi jumlahnya namun tetap dihitung jumlah minimumnya 100 sampel. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang
UNAIRUNAIR Penelitian ini menggunakan rumput laut sebagai perlakuan dan kontrol dengan tiga replikasi menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Analisis statistik dilakukanPenelitian ini menggunakan rumput laut sebagai perlakuan dan kontrol dengan tiga replikasi menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Analisis statistik dilakukan
KKPKKP Urutan homolog dari Samudra Hindia dan Samudra China Selatan yang tersedia di GenBank juga dimasukkan ke dalam analisis. Tidak ditemukan perbedaan genetikUrutan homolog dari Samudra Hindia dan Samudra China Selatan yang tersedia di GenBank juga dimasukkan ke dalam analisis. Tidak ditemukan perbedaan genetik
Useful /
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode survei, sampel 600 mahasiswa dipilih dari tiga universitas, dengan 200 partisipan dari setiap institusi,Menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode survei, sampel 600 mahasiswa dipilih dari tiga universitas, dengan 200 partisipan dari setiap institusi,
SALNESIASALNESIA Implementasi model pelatihan dan pendampingan ini telah berhasil menaikkan pemahaman dan keterampilan digital para pelaku UMKM, membuka akses ke pasarImplementasi model pelatihan dan pendampingan ini telah berhasil menaikkan pemahaman dan keterampilan digital para pelaku UMKM, membuka akses ke pasar
KKPKKP Deteksi WSSV dan IMNV dilakukan menggunakan kit portable IQTM WSSV dan IQTM IMNV Kit POCKIT. Hasil menunjukkan prevalensi WSSV sebesar 30 % (6/20) danDeteksi WSSV dan IMNV dilakukan menggunakan kit portable IQTM WSSV dan IQTM IMNV Kit POCKIT. Hasil menunjukkan prevalensi WSSV sebesar 30 % (6/20) dan
KKPKKP Data allele dimodelkan dengan Microsoft Excel, Arlequin, dan FSTAT. Hasil menunjukkan terdapat 31,5 allele secara total, dengan jumlah allele per locusData allele dimodelkan dengan Microsoft Excel, Arlequin, dan FSTAT. Hasil menunjukkan terdapat 31,5 allele secara total, dengan jumlah allele per locus