STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU

E-logis : Jurnal Ekonomi LogistikE-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Penelitian ini mengestimasi nilai sewa tahunan ruko yang digunakan sebagai fasilitas operasional oleh STIE Cendekia Karya Utama Semarang (objek: Jalan Tegalsari Raya No.102, Kel. Candi, Kec. Candisari). Berbeda dari penelitian sebelumnya yang hanya memakai market data approach, naskah ini menggabungkan Market Approach dan Income Approach (NOI / Capitalization Rate) untuk memperoleh estimasi yang lebih komprehensif. Data sekunder diperoleh dari survei pasar lokal, data penawaran/sewa ruko sejenis, dan standar penilaian (SPI). Prosedur analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: (1) mengumpulkan dan memverifikasi data pembanding ruko dari portal properti, survei lapangan, serta dokumen resmi; (2) mengelompokkan data berdasarkan elemen perbedaan seperti lokasi, luas, kondisi bangunan, dan fasilitas; (3) menerapkan teknik market comparison dengan melakukan penyesuaian (adjustment) terhadap setiap elemen pembanding untuk mendapatkan nilai sewa yang setara; dan (4) untuk Income Approach, data pendapatan sewa dikonversi menjadi NOI melalui pengurang biaya operasional dan vakansi, kemudian dihitung nilai propertinya menggunakan capitalization rate sesuai standar SPI. Tahapan ini memungkinkan data dianalisis secara sistematis dan menghasilkan estimasi nilai sewa yang dapat dipertanggungjawabkan Hasil menunjukkan estimasi nilai sewa yang konsisten antara kedua pendekatan dalam rentang wajar, tetapi Income Approach memberikan wawasan tambahan mengenai sensitivitas nilai terhadap tingkat kapitalisasi dan biaya operasional. Implikasi praktis: pemilik dan penyewa mendapatkan dasar penetapan sewa yang lebih transparan serta saran agar penilaian dilakukan berkala mengikut dinamika cap rate pasar.

Penelitian ini berhasil mengestimasi nilai sewa tahunan ruko STIE Cendekia Karya Utama menggunakan integrasi Market Approach dan Income Approach, menghasilkan estimasi yang komprehensif dan konsisten dalam rentang wajar.Pendekatan Pasar menghasilkan nilai sewa Rp 139.000 per tahun, sementara Pendekatan Pendapatan memberikan wawasan tentang kelayakan investasi dan sensitivitas nilai terhadap tingkat kapitalisasi serta biaya operasional.Konsistensi kedua pendekatan menegaskan relevansi penilaian berkala untuk menyesuaikan dinamika pasar, memberikan dasar transparan bagi pemilik dan penyewa, serta memperkuat metode penilaian properti komersial.

Untuk masa depan, ada beberapa arah penelitian menarik yang bisa dikembangkan dari studi ini. Pertama, sangat berguna untuk menganalisis lebih dalam bagaimana metode arus kas terdiskonto (DCF), yang mempertimbangkan proyeksi pendapatan jangka panjang dan berbagai skenario ekonomi, dapat memberikan estimasi nilai sewa ruko yang lebih stabil dan akurat dibandingkan pendekatan yang ada. Misalnya, dengan mensimulasikan dampak kondisi pasar yang fluktuatif, seperti pandemi atau booming ekonomi, kita bisa memahami apakah DCF lebih efektif dalam memprediksi nilai sewa jangka panjang, khususnya untuk properti yang disewa oleh institusi pendidikan. Kedua, perluasan analisis sensitivitas multiparameter untuk menguji bagaimana berbagai faktor makroekonomi – seperti tingkat suku bunga, inflasi, atau bahkan tekanan keberlanjutan (ESG) – secara bersamaan memengaruhi nilai sewa ruko akan sangat bermanfaat. Studi dapat menyelidiki bagaimana pergeseran preferensi investor dari properti ritel konvensional ke sektor logistik, yang tercermin dalam perbedaan tingkat kapitalisasi, berdampak pada estimasi nilai sewa di berbagai lokasi komersial, dan apakah ini memerlukan penyesuaian model penilaian. Terakhir, penelitian bisa berfokus pada perbandingan nilai sewa ruko berdasarkan jenis penggunaan di beberapa wilayah. Misalnya, apakah ada perbedaan signifikan dalam pola nilai sewa antara ruko yang dipakai institusi pendidikan dengan yang digunakan untuk bisnis ritel atau perkantoran? Menjelajahi bagaimana durasi sewa, kebutuhan ruang spesifik, atau status penyewa non-profit memengaruhi valuasi dapat memberikan panduan lebih rinci untuk penetapan sewa yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak.

  1. Analisis Nilai Sewa Ruko : Studi Kasus Ruko yang Disewa STIE Cendekia Karya Utama, Kecamatan Candisari,... doi.org/10.70375/e-logis.v7i2.172Analisis Nilai Sewa Ruko Studi Kasus Ruko yang Disewa STIE Cendekia Karya Utama Kecamatan Candisari doi 10 70375 e logis v7i2 172
Read online
File size498.45 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test