LAKPESDAMSALATIGALAKPESDAMSALATIGA
JNUSJNUSPandemi Covid-19 dan kebijakan pembatasan sosial (PSBB/PPKM) mengubah tatanan kehidupan serta memunculkan dampak sosial-ekonomi yang luas. Perempuan menjadi kelompok yang mengalami dampak berlapis mulai dari beban ganda, kehilangan mata pencaharian, hingga meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga dan kerentanan keluarga. Dalam konteks ini, artikel ini merumuskan dua pertanyaan: (1) bagaimana strategi advokasi Fatayat NU DIY dalam membangun solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta; dan (2) bagaimana dampak advokasi tersebut bagi masyarakat, terutama perempuan, serta apa faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada PW Fatayat NU DIY, melalui pengumpulan data wawancara (pengurus dan relawan), penelusuran dokumen/program organisasi, serta observasi atas praktik advokasi selama pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi advokasi Fatayat NU DIY dijalankan melalui kombinasi respons darurat dan pemulihan: distribusi bantuan kebutuhan dasar, dukungan tenaga kesehatan, bantuan klaster pesantren, sosialisasi pencegahan/penanggulangan hoaks, relawan pemulasaran jenazah dan dukungan vaksinasi melalui GARFA, serta program pemulihan seperti pendampingan isoman, UMKM, layanan konsultasi keluarga/KDRT melalui LKP3A, parenting, trauma healing, dan ketahanan pangan. Dampaknya terlihat pada penguatan perlindungan sosial dan resiliensi komunitas perempuan, meski menghadapi hambatan berupa pembatasan mobilitas, derasnya hoaks dan resistensi masyarakat, serta tekanan ekonomi keluarga. Rekomendasi penelitian ini ialah memperkuat pendataan kelompok rentan, menyusun SOP respons krisis, memperluas jejaring rujukan perlindungan perempuan, mengintensifkan literasi digital anti‑hoaks, serta memastikan keberlanjutan program pemulihan ekonomi melalui monitoring‑evaluasi sederhana.
Fatayat NU DIY melaksanakan strategi advokasi selama pandemi melalui kombinasi respons darurat seperti penggalangan dana, distribusi kebutuhan pokok dan alat pelindung, dukungan pesantren, penyuluhan pencegahan Covid‑19, relawan perawatan jenazah, serta dukungan vaksinasi, bersama program pemulihan seperti bantuan isolasi mandiri, pendampingan UMKM, konsultasi keluarga/KDRT, program parenting, penyembuhan trauma, dan inisiatif ketahanan pangan.Implementasi tersebut meningkatkan perlindungan sosial dan ketahanan komunitas perempuan, meskipun dihadapkan pada kendala pembatasan mobilitas, hoaks luas, resistensi publik, serta tekanan ekonomi rumah tangga.Penelitian merekomendasikan penguatan pemetaan kelompok rentan, penyusunan SOP respons krisis, perluasan jaringan rujukan perlindungan perempuan, peningkatan literasi digital anti‑hoaks, dan keberlanjutan program pemulihan ekonomi melalui mekanisme monitoring‑evaluasi sederhana.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana sistem pemetaan kerentanan digital dapat dioptimalkan untuk meningkatkan penargetan bantuan kemanusiaan bagi perempuan selama krisis kesehatan di Yogyakarta. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai efektivitas intervensi dukungan psikososial terintegrasi—termasuk program penyembuhan trauma dan parenting—terhadap kesehatan mental jangka panjang perempuan yang terdampak Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak kampanye anti‑hoaks berbasis komunitas terhadap penerimaan vaksin di kalangan perempuan di wilayah perkotaan dan pedesaan Yogyakarta, serta faktor-faktor mediasi yang mempengaruhi efektivitasnya. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar empiris bagi penyusunan kebijakan yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan serupa di masa mendatang.
| File size | 562.06 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPARUNPAR Pada akhirnya, berdasarkan dua kerangka kerja tersebut, dapat dilihat bahwa proses migrasi memengaruhi tujuan kebijakan luar negeri dan sebaliknya, sepertiPada akhirnya, berdasarkan dua kerangka kerja tersebut, dapat dilihat bahwa proses migrasi memengaruhi tujuan kebijakan luar negeri dan sebaliknya, seperti
KEMENSOSKEMENSOS Tujuan penelitian ini mengkaji strategi pengembangan potensi lokal desa, mengkaji peran karang taruna dalam meningkatkan potensi lokal desa, dan memaparkanTujuan penelitian ini mengkaji strategi pengembangan potensi lokal desa, mengkaji peran karang taruna dalam meningkatkan potensi lokal desa, dan memaparkan
APTKLHIAPTKLHI Hasil yang diperoleh yaitu (1) program PS memberikan kontribusi rata-rata pendapatan sebesar 28,5 % dari total pendapatan anggota dan mengurangi tingkatHasil yang diperoleh yaitu (1) program PS memberikan kontribusi rata-rata pendapatan sebesar 28,5 % dari total pendapatan anggota dan mengurangi tingkat
UBUB Oleh karena itu, upaya meminimalkan jumlah limbah minyak jelantah dengan cara memanfaatannya perlu dilakukan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilaiOleh karena itu, upaya meminimalkan jumlah limbah minyak jelantah dengan cara memanfaatannya perlu dilakukan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai
LENTERANUSALENTERANUSA Masyarakat miskin ekstrim bisa didefinisikan sebagai suatu kelompok atau perorangan yang hidup dalam kondisi dimana tidak dapat selalu memenuhi kebutuhanMasyarakat miskin ekstrim bisa didefinisikan sebagai suatu kelompok atau perorangan yang hidup dalam kondisi dimana tidak dapat selalu memenuhi kebutuhan
ITSCIENCEITSCIENCE Populasi lansia terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Angka lansia di dunia meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 9,1 juta jiwa menuju tahun 2030Populasi lansia terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Angka lansia di dunia meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 9,1 juta jiwa menuju tahun 2030
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian sampah, karakteristik sampah, serta pengelolaan dan perencanaan pembuanganKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian sampah, karakteristik sampah, serta pengelolaan dan perencanaan pembuangan
UNILAUNILA Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran eksplanatori berurutan dengan prinsip triangulasi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei rumah tanggaPenelitian ini menggunakan pendekatan campuran eksplanatori berurutan dengan prinsip triangulasi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei rumah tangga
Useful /
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Sampel diolah sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia. Basili asam cepat dideteksi menggunakan teknik pewarnaan Ziehl-Neelsen. Hasil: Dua dariSampel diolah sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia. Basili asam cepat dideteksi menggunakan teknik pewarnaan Ziehl-Neelsen. Hasil: Dua dari
APTKLHIAPTKLHI Kulit pisang mengandung selulosa tinggi sehingga berpotensi menjadi bahan baku kertas. Metode organosolv menggunakan pelarut etanol 60% pada suhu 170 °CKulit pisang mengandung selulosa tinggi sehingga berpotensi menjadi bahan baku kertas. Metode organosolv menggunakan pelarut etanol 60% pada suhu 170 °C
APTKLHIAPTKLHI Terapi hutan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari jasa lingkungan hutan. Terapi hutan juga diterapkan di seluruhTerapi hutan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari jasa lingkungan hutan. Terapi hutan juga diterapkan di seluruh
APTKLHIAPTKLHI ) yang diberi perlakuan dengan asam borat, minyak nabati dan pemanasan. Kayu manii diimpregnasi dengan larutan asam borat dan minyak nabati (mimba, nyamplung,) yang diberi perlakuan dengan asam borat, minyak nabati dan pemanasan. Kayu manii diimpregnasi dengan larutan asam borat dan minyak nabati (mimba, nyamplung,