LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Asap sate mengandung polutan yang bernama karbon monoksida (CO). Karbon monoksida (CO) merupakan zat yang tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi mengandung racun yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia khususnya akan berpengaruh pada kadar hemoglobin pada tubuh. Tinjauan sistematis pada literature review ini bertujuan untuk menggambarkan kadar hemoglobin dan karbon monoksida (CO) pada pedagang sate. Penelitian ini merupakan literature review, sehingga data base yang digunakan dalam pencarian artikel ini menggunakan sumber sekunder yang berasal dari Google Scholar dan sage publication dengan kata kunci hemoglobin, karbon monoksida, Carbon Monoxide (CO) yang telah dilakukan peneliti sebelumnya baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri. Dari total 300 artikel, akhirnya diperoleh 5 artikel yang relevan dengan judul yang dibuat oleh peneliti. Dari 5 artikel pilihan tersebut diperoleh data bahwa zat yang terdapat pada asap sate memiliki pengaruh terhadap kadar hemoglobin dalam tubuh. Semakin lama terpapar asap maka berisiko tinggi kadar hemoglobin pada tubuh penjual sate akan semakin menurun. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Oleh sebab itu penjual sate disarankan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa masker untuk meminimalisir penyerapan zat yang terkandung dalam asap sate. Karbon monoksida (CO) dapat memengaruhi kadar hemoglobin pada tubuh pedagang sate.

Paparan karbon monoksida (CO) yang terkandung dalam asap sate dapat memengaruhi kadar hemoglobin pada tubuh pedagang sate.Selain dapat menurunkan kadar hemoglobin, jika terpapar dalam jangka waktu lama juga dapat mengakibatkan rusaknya kadar hemoglobin pada tubuh.Hal ini dapat berisiko terjadinya serangan jantung dan stroke, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit tersebut.Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terpapar karbon monoksida bagi pedagang sate adalah dengan membiasakan diri menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) pada saat bekerja.Sedangkan bagi pemerintah setempat dapat melakukan upaya penanaman pohon yang dapat mengurangi transmisi gas karbon monoksida (CO) pada udara di sekitar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi efek jangka panjang paparan karbon monoksida (CO) pada kadar hemoglobin pedagang sate melalui pemantauan berkala. Penelitian lain bisa mengkaji perbandingan efektivitas berbagai jenis alat pelindung diri (APD) dalam mengurangi penyerapan CO dari asap sate. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak pendidikan kesehatan terhadap kesadaran pedagang sate tentang risiko paparan CO dan cara mencegahnya secara komprehensif.

Read online
File size203.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test