LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Penelitian ini bertujuan menganalisis dakwah tasawuf sebagai model kebangsaan pada Sustainable Development Goals untuk Indonesia maju. Penelitian ini tergolong kualitatif dengan teori plus pendekatan fenomenologi yang dikembangkan oleh Jonathan A. Smith. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi secara mendalam melibatkan para tokoh di Penajam Paser Utara. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan Langkah-langkah fenomenologis yakni: (1) reading and rereading, (2) initial noting, (3) developing emergent themes, (4) searching for connections across emergent themes, (5) moving the next cases, (6) looking for pattenrn across case. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah tasawuf juga menggunakan hukum normatif, mulai dari bahan hukum berupa Undang-Undang, Peraturan Presiden, Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rencana Induk Riset Nasional (RIRN), dan RPJMN yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGS) untuk Indonesia maju, tentunya dengan konsep dakwah tasawuf sebagai model pemahaman dari moderasi beragama menuju moderasi berkebangsaan dengan pendekatan maqasyid syariah dan selama ini Indonesia masih berkutat pada moderasi beragama belum sampai ke moderasi berkebangsaan, sehingga, hasilnya masih bersifat represif.

Kajian ini menemukan bahwa model dakwah tasawuf sebagai model keberagamaan sebagai bentuk strategis yang dapat mempersiapkan Indonesia maju dan menghadapi sustainable development government.Melalui upaya melalui menganalisis dan merespon problematika dan dinamika aktual strategis dalam melakukan dakwah tasawuf.Dibutuhkan nilai keterbukaan, kejujuran, kerjasama, toleransi, kebersamaan, musyawarah dan adaptif-inovatif terhadap kondisi.Karenanya, dalam konteks penanaman nilai-nilai moderasi beragama dalam proses dakwah tasawuf sebagai model dakwah setiap individu.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan fokus pada implementasi model dakwah tasawuf dalam konteks pendidikan. Bagaimana dakwah tasawuf dapat diterapkan dalam lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas keislaman dan kebangsaan masyarakat Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran tarekat dalam mengembangkan dakwah Islam, khususnya dalam konteks sosial-politik dan militer. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana tarekat dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGS) di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang konsep zuhud dalam ajaran tasawuf dan implikasinya terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana konsep zuhud dapat diterapkan secara praktis dalam kehidupan masyarakat tanpa mengabaikan kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.

  1. PEMIKIRAN SASMITANING SUKMA TENTANG PEMBAHARUAN TASAWUF DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GERAKAN DAKWAH DI KULONPROGO... journals.ums.ac.id/index.php/profetika/article/view/8948PEMIKIRAN SASMITANING SUKMA TENTANG PEMBAHARUAN TASAWUF DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GERAKAN DAKWAH DI KULONPROGO journals ums ac index php profetika article view 8948
  2. Menemukan Moderasi Beragama dalam Kaderisasi Dakwah: Kajian pada Pemuda Persatuan Islam Jawa Barat |... doi.org/10.23971/njppi.v5i1.2900Menemukan Moderasi Beragama dalam Kaderisasi Dakwah Kajian pada Pemuda Persatuan Islam Jawa Barat doi 10 23971 njppi v5i1 2900
Read online
File size156.96 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test