LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Loyalitas Ditinjau Dari Kompetensi, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Dan Penghargaan (Studi Pada Okupasi Terapis Yang Bekerja Di Rumah Sakit Di Wilayah Surakarta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh Kompetensi, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Penghargaan pada Okupasi Terapis yang bekerja di Rumah Sakit di wilayah Surakarta. Populasinya seluruh Okupasi Terapis yang bekerja di Rumah Sakit di wilayah Surakarta yang jumlahnya 37. Teknik sampling menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel 37 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistik yaitu uji regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Penghargaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas Okupasi Terapis yang bekerja di Rumah Sakit di wilayah Surakarta. Artinya semakin tinggi tingkat kompetensi, budaya organisasi, lingkungan kerja dan penghargaan maka semakin meningkat pula loyalitas para pegawai, sebaliknya semakin rendah tingkat kompetensi maka dapat menyebabkan loyalitas pegawai menurun. Variabel Kompetensi, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja dan Penghargaan memberikan sumbangan terhadap Loyalitas sebesar 57,1% sedangkan sisanya sebesar 43,9% diterangkan oleh variabel lain yang tidak diajukan dalam penelitian ini. Saran dari penelitian ini, Rumah Sakit perlu secara selektif memberikan program peningkatan kompetensi, penghargaan, dan kesempatan berpraktik Okupasi Terapi dengan menerapkan Budaya Organisasi dalam pekerjaan pada lingkungan kerja yang kondusif.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kompetensi, budaya organisasi, lingkungan kerja, dan penghargaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas okupan terapis yang bekerja di rumah sakit di wilayah Surakarta.Hal ini menunjukkan pentingnya rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi, menciptakan budaya organisasi yang positif, menyediakan lingkungan kerja yang kondusif, dan memberikan penghargaan yang sesuai untuk meningkatkan loyalitas karyawan.Dengan demikian, rumah sakit perlu secara selektif memberikan program peningkatan kompetensi, penghargaan, dan kesempatan berpraktik okupasi terapi dengan menerapkan budaya organisasi dalam pekerjaan pada lingkungan kerja yang kondusif.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas okupan terapis, seperti keseimbangan kerja-hidup, dukungan sosial, atau kepuasan karir. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk okupan terapis yang bekerja di berbagai jenis rumah sakit dan wilayah geografis. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena loyalitas okupan terapis. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Read online
File size150.44 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test