LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Berkembangnya teknologi pada era globalisasi ini membuat terciptanya fandom digital. Seiring dengan kehadiran fandom, diimbangi dengan berkembangnya bentuk dukungan dari penggemar untuk idolanya, salah satunya fan fiction. Dalam pembuatan fan fiction sendiri memiliki berbagai tahap dan proses, sebelum akhirnya diunggah untuk dinikmati pembaca. Sebagian besar penulis dalam genre fan fiction memulai sebagai penggemar. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan tipe penelitian deskriptif. Penetapan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dalam membantu penelitian, dilakukan wawancara (in depth interview) dengan meninjau budaya penggemar dalam studi penggemar (fan studies). Dokumentasi dan in depth interview ditambah dengan berbagai literatur untuk memperkuat penelitian. Hasil menunjukkan bahwa produksi teks merupakan kegiatan author dalam membuat karya fan fiction. Dalam memproduksi teks, author melakukan berbagai tahap mulai dari visualisasi, proses kreatif, proses menulis, dan proses editing & posting. Tujuan author dalam menulis fan fiction adalah karena author memiliki ide terkait boy band Seventeen yang ingin mereka tuangkan dalam bentuk fan fiction.

Produksi teks fan fiction melibatkan empat tahap utama.visualisasi menggunakan aplikasi palsu atau media sosial, proses kreatif yang mencakup pencarian ide, alur, dan karakter, penulisan ide, alur, dan konflik secara terstruktur, serta editing dan posting untuk memastikan kualitas sebelum diunggah.semua tahapan ini menunjukkan bahwa fan fiction adalah bentuk dukungan aktif penggemar terhadap idolanya.Proses kreatif memperkaya cerita dengan observasi detail karakter idol sehingga cerita terasa nyata bagi pembaca.Penulis fan fiction tidak hanya mengonsumsi media, melainkan juga memproduksinya sebagai ekspresi identitas dan kreativitas dalam komunitas digital.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan produksi fan fiction di platform media sosial lain seperti Instagram, TikTok, atau Wattpad untuk memahami bagaimana fitur masing‑masing platform memengaruhi proses kreatif dan penyebaran karya; selanjutnya, studi dapat meneliti bagaimana penulisan fan fiction memengaruhi identitas dan dinamika komunitas penggemar, tidak hanya pada K‑Pop tetapi juga pada genre musik atau budaya populer lainnya, sehingga dapat mengungkap peran fan fiction dalam pembentukan identitas kolektif; terakhir, peneliti dapat menyelidiki dampak variasi teknik visualisasi—misalnya penggunaan video teaser, audio, atau elemen multimedia lainnya—terhadap tingkat keterlibatan pembaca dan persepsi keaslian cerita, untuk mengoptimalkan cara digital author menyajikan konten yang lebih menarik dan autentik.

  1. INTERAKSI PARASOSIAL PENGGEMAR K-POP DI MEDIA SOSIAL (Studi Kualitatif pada Fandom Army di Twitter) |... journal.ubm.ac.id/index.php/bricolage/article/view/2755INTERAKSI PARASOSIAL PENGGEMAR K POP DI MEDIA SOSIAL Studi Kualitatif pada Fandom Army di Twitter journal ubm ac index php bricolage article view 2755
Read online
File size1.12 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test