LAAROIBALAAROIBA
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalPenelitian ini menginvestigasi penerapan teknologi chatbot sebagai asisten virtual di lingkungan kampus untuk menjawab pertanyaan mahasiswa. Studi kasus dilakukan di sebuah universitas besar dengan jumlah mahasiswa yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola sistem informasi kampus dan beberapa mahasiswa yang menggunakan chatbot. Data juga dikumpulkan dari log percakapan chatbot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi chatbot memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Chatbot mampu memberikan jawaban cepat dan akurat atas pertanyaan-pertanyaan rutin seperti jadwal kuliah, lokasi ruang kuliah, dan informasi akademik lainnya. Ketersediaan layanan chatbot 24/7 disambut baik oleh mahasiswa karena memungkinkan mereka memperoleh informasi tanpa harus menunggu jam kerja kantor. Meskipun demikian, ada beberapa tantangan dalam implementasi chatbot ini. Masalah utama terkait pemahaman bahasa alami, terutama untuk pertanyaan yang kompleks atau ambigu. Mahasiswa lebih memilih berbicara dengan petugas administrasi dalam beberapa situasi yang membutuhkan penjelasan lebih rinci. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami penerapan chatbot sebagai asisten virtual di pendidikan tinggi. Diperlukan upaya lanjutan untuk meningkatkan kecerdasan buatan chatbot agar dapat merespons pertanyaan dengan lebih baik. Dalam menghadapi tantangan dan potensi, universitas dan institusi pendidikan lainnya dapat menggunakan temuan ini sebagai panduan untuk mengoptimalkan penggunaan chatbot dan meningkatkan layanan serta pengalaman mahasiswa di masa depan. Dengan terus melakukan peningkatan dan pengembangan teknologi chatbot, diharapkan akan semakin meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi bagi mahasiswa di lingkungan kampus.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi teknologi chatbot sebagai asisten virtual di lingkungan kampus memberikan dampak positif terhadap mahasiswa.Chatbot terbukti efektif dalam memberikan jawaban cepat dan akurat untuk pertanyaan rutin, serta meningkatkan aksesibilitas informasi 24/7.Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam pemahaman bahasa alami untuk pertanyaan yang kompleks, sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kecerdasan buatan chatbot.
Penelitian lanjutan perlu difokuskan pada peningkatan kemampuan chatbot dalam memahami bahasa alami yang kompleks dan kontekstual, dengan mengintegrasikan teknologi NLP yang lebih canggih. Selain itu, penting untuk mengkaji sentimen pengguna terhadap chatbot guna meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Integrasi chatbot dengan sistem informasi kampus lainnya, seperti sistem akademik dan perpustakaan, juga perlu dieksplorasi untuk memastikan akses ke data terbaru dan akurat. Pengembangan chatbot yang dapat dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan individu mahasiswa akan meningkatkan relevansi dan efektivitas interaksi. Studi banding antara chatbot dan layanan konvensional dapat memberikan wawasan tentang efektivitas relatif dari kedua layanan, membantu institusi pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Terakhir, evaluasi pengaruh implementasi chatbot terhadap proses pengambilan keputusan mahasiswa, tingkat kepuasan, dan kinerja operasional institusi akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat chatbot dalam konteks pendidikan tinggi.
- Pendekatan Technology Acceptance Model Dalam Analisis Penerimaan Teknologi (Studi Kasus Pada Pengguna... Doi.Org/10.20527/Bpi.V4i1.91Pendekatan Technology Acceptance Model Dalam Analisis Penerimaan Teknologi Studi Kasus Pada Pengguna Doi Org 10 20527 Bpi V4i1 91
- Aplikasi Chatbot untuk Layanan Informasi dan Akademik Kampus Berbasis Artificial Intelligence Markup... Doi.Org/10.31849/Digitalzone.V11i2.5049Aplikasi Chatbot untuk Layanan Informasi dan Akademik Kampus Berbasis Artificial Intelligence Markup Doi Org 10 31849 Digitalzone V11i2 5049
- Faktor yang Memengaruhi Efektivitas Komunikasi antar Pemain Game Online PUBG | Nuzuli | Jurnal Komunikasi... jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/15775Faktor yang Memengaruhi Efektivitas Komunikasi antar Pemain Game Online PUBG Nuzuli Jurnal Komunikasi jurnal usk ac JKG article view 15775
| File size | 205.24 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Papan peringkat, umpan balik, dan penghargaan adalah elemen gamifikasi yang paling sering digunakan dan berdampak. Gamifikasi meningkatkan motivasi, kepatuhan,Papan peringkat, umpan balik, dan penghargaan adalah elemen gamifikasi yang paling sering digunakan dan berdampak. Gamifikasi meningkatkan motivasi, kepatuhan,
SUMSELPROVSUMSELPROV Pengembangan aplikasi SiPantau Covid-19 menghadapi tantangan seperti infrastruktur jaringan di daerah terpencil, adopsi teknologi di kalangan masyarakatPengembangan aplikasi SiPantau Covid-19 menghadapi tantangan seperti infrastruktur jaringan di daerah terpencil, adopsi teknologi di kalangan masyarakat
STPI PAJAKSTPI PAJAK Kepercayaan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan BRImo. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan,Kepercayaan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan BRImo. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan,
UPBUPB Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah proses penjualan dan distribusi produk UMKM yang masih belum dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensiSalah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah proses penjualan dan distribusi produk UMKM yang masih belum dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi
ITTELKOM PWTITTELKOM PWT Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi algoritma genetika dalam sistem pemesanan berbasis web secara signifikan meningkatkan efisiensi, akurasi,Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi algoritma genetika dalam sistem pemesanan berbasis web secara signifikan meningkatkan efisiensi, akurasi,
UNIDAYANUNIDAYAN Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari sumber-sumber relevan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membukaMetode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari sumber-sumber relevan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membuka
UMIUMI Dengan adanya sistem informasi penjualan berbasis website ini, diharapkan memudahkan pelanggan dalam mendapatkan informasi produk yang tersedia serta membantuDengan adanya sistem informasi penjualan berbasis website ini, diharapkan memudahkan pelanggan dalam mendapatkan informasi produk yang tersedia serta membantu
TEKNOKRATTEKNOKRAT Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah membuat sebuah media informasi yang dapat digunakan sebagai sarana pengenalan gereja kepada masyarakat luas,Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah membuat sebuah media informasi yang dapat digunakan sebagai sarana pengenalan gereja kepada masyarakat luas,
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Kapasitas individu dan skema pemberian intensif berpengaruh signifikan terhadap senjangan anggaran. Teknologi skill berperan sebagai variabel moderasiKapasitas individu dan skema pemberian intensif berpengaruh signifikan terhadap senjangan anggaran. Teknologi skill berperan sebagai variabel moderasi
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel inovasi produk (X1) tidak berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilaiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel inovasi produk (X1) tidak berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai
UNIDAYANUNIDAYAN Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya sistem yang mampu memfasilitasi proses bimbingan tugas secara lebih efektif dan terstrukturHasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya sistem yang mampu memfasilitasi proses bimbingan tugas secara lebih efektif dan terstruktur
UACUAC Subjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusia 12-21 tahun yang pernah melakukan perilaku self-harm minimal 5 hari atau lebih, dan sudahSubjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusia 12-21 tahun yang pernah melakukan perilaku self-harm minimal 5 hari atau lebih, dan sudah