WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER

Jurnal Farmasi SYIFAJurnal Farmasi SYIFA

Populasi lansia berada pada risiko tinggi terkait drug-related problems (DRPs) karena perubahan farmakokinetik dan farmakodinamik terkait usia. Insiden terkait DRPs dapat dihasilkan dari peningkatan prevalensi multipel penyakit kronis terkait usia yang menyebabkan penggunaan rejimen terapi yang kompleks. Interaksi obat adalah DRPs yang paling banyak terjadi pada penggunaan obat antihipertensi pada pasien lansia. Penelitian ini merupakan review artikel, subjek review yang digunakan adalah artikel yang terindeks secara nasional dan internasional pada 10 tahun terakhir (2013-2023). Data yang diperoleh berasal dari situs web penyedia jurnal elektronik yaitu Google Scholar dan Researchgate. Pencarian artikel berdasarkan kata kunci yang digunakan yaitu interaksi obat, hipertensi, lansia. Potensi terjadi interaksi obat bergantung pada golongan obat dan mekanisme kerja obat tersebut. Terdapat 4 golongan obat yang digunakan sebagai lini pertama pada pengobatan hipertensi yaitu diuretik, B-blocker, ACE Inhibitor, dan ARB. Potensi interaksi obat dapat terjadi antara obat antihipertensi (OAH) dengan obat lainnya berupa obat antihipertensi golongan lain, NSAID, kortikosteroid, dan lainnya. Sebagian besar interaksi obat dapat diprediksi, dicegah dan diminimalisasi efek sampingnya dengan pemahaman yang baik tentang mekanisme interaksi obat. Pengetahuan yang baik tentang interaksi obat akan meningkatkan kesiagaan tenaga kesehatan khususnya apoteker dalam menangani kejadian yang tidak diinginkan pada terapi farmakologi untuk pasien.

Potensi interaksi obat meningkat pada pasien lansia karena adanya perubahan fisiologis tubuh dan polifarmasi.Sebagian besar interaksi obat dapat diprediksi, dicegah dan diminimalisasi efek sampingnya dengan pemahaman yang baik tentang mekanisme interaksi obat.Pengetahuan tentang interaksi obat akan meningkatkan kesiagaan tenaga kesehatan khususnya apoteker dalam menangani kejadian yang tidak diinginkan pada terapi farmakologi untuk pasien.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kombinasi spesifik obat antihipertensi dengan NSAID pada populasi lansia yang memiliki risiko tinggi interaksi obat. Selain itu, perlu dilakukan studi mengenai efek jangka panjang interaksi obat terhadap fungsi ginjal dan keseimbangan elektrolit pada pasien lansia. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran intervensi apoteker dalam mengurangi kejadian masalah terkait obat melalui pemantauan terapi yang lebih intensif dan edukasi pasien tentang penggunaan obat secara tepat. Saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme interaksi obat dan meningkatkan keselamatan pengobatan pada populasi lansia.

  1. Journal of Research in Pharmacy Practice. journal research pharmacy practice journals.lww.com/jrpp/fulltext/2020/09030/drug_related_problems_in_hypertensive_patients__a.4.aspxJournal of Research in Pharmacy Practice journal research pharmacy practice journals lww jrpp fulltext 2020 09030 drug related problems in hypertensive patients a 4 aspx
  2. Potassium homeostasis and management of dyskalemia in kidney diseases: conclusions from a Kidney Disease:... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0085253819310129Potassium homeostasis and management of dyskalemia in kidney diseases conclusions from a Kidney Disease linkinghub elsevier retrieve pii S0085253819310129
  3. A Case Report on Metamizole-Induced Agranulocytosis: Is the Benefit Worth the Risk? | Cureus. case report... cureus.com/articles/135326-a-case-report-on-metamizole-induced-agranulocytosis-is-the-benefit-worth-the-riskA Case Report on Metamizole Induced Agranulocytosis Is the Benefit Worth the Risk Cureus case report cureus articles 135326 a case report on metamizole induced agranulocytosis is the benefit worth the risk
Read online
File size298.13 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test