UNISA BANDUNGUNISA BANDUNG

Jurnal Asuhan Ibu dan AnakJurnal Asuhan Ibu dan Anak

Sehat sebagai sebuah kondisi terintegrasinya kesejahteraan fisik, mental, sosial maupun spiritual adalah merupakan amanah undang-undang yang belum sepenuhnya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara umum. Mayoritas pelayanan kesehatan, khususnya kebidanan yang diberikan petugas kesehatan masih terfokus pada kebutuhan fisik. Padahal, beberapa penelitian memperlihatkan adanya korelasi bermakna antara kesejahteraan spiritual dengan keagamaan dan kondisi fisik manusia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan sampel 58 orang klien bidan dalam periode kehamilan, persalinan dan nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Hubungan variabel bebas dengan variabel terikat diolah menggunakan teknik product moment. Hasil uji statistik menunjukkan korelasi kondisi spiritual dengan resiliensi psikologi klien memiliki nilai sig (2-tailed) 0,000, menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara dua variabel. Kondisi spiritual yang baik berhubungan dengan kemampuan resiliensi klien yang dapat meningkatkan adaptasi klien dalam menghadapi ketidaknyamanan di masa kehamilan, persalinan dan nifas sehingga proses-proses tersebut dapat lebih mudah dilalui.

Hasil analisis penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kondisi spiritual klien bidan dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan kemampuan resiliensi psikologi.Seseorang dengan kondisi spiritual yang sejahtera memiliki kemampuan resiliensi yang baik karena penerimaan terhadap rangsangan stress rendah.Tingkat stress yang rendah menyebabkan klien bidan memiliki toleransi yang baik terhadap rasa sakit dan ketidaknyamanan selama kehamilan, persalinan dan nifas.Perlu dilakukan perbaikan pengkajian lebih mendalam secara spiritual kondisi sebelum memberikan asuhan kebidanan baik pada ibu hamil, bersalin maupun nifas.Selain itu disarankan agar asuhan spiritual diberikan terintegrasikan pada asuhan kebidanan untuk meningkatkan resiliensi pada klien bidan.

Untuk meningkatkan kualitas asuhan kebidanan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana mengintegrasikan asuhan spiritual dalam praktik kebidanan sehari-hari. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan metode dan strategi yang efektif untuk memberikan asuhan spiritual kepada klien bidan, serta mengeksplorasi dampak positifnya terhadap kemampuan resiliensi dan kesejahteraan psikologis klien. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki peran spiritualitas dalam meningkatkan perilaku kesehatan pada ibu hamil, seperti kepatuhan terhadap prosedur pelayanan kebidanan dan motivasi untuk menjalani kehamilan dengan baik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik kebidanan yang holistik dan komprehensif, yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga aspek spiritual dan psikologis klien.

  1. Mindfulness and self-efficacy in pain perception, stress and academic | PRBM. mindfulness self efficacy... dovepress.com/mindfulness-and-self-efficacy-in-pain-perception-stress-and-academic-p-peer-reviewed-fulltext-article-PRBMMindfulness and self efficacy in pain perception stress and academic PRBM mindfulness self efficacy dovepress mindfulness and self efficacy in pain perception stress and academic p peer reviewed fulltext article PRBM
  2. Studi Religiusitas, Budaya Sunda, dan Perilaku Moral pada Masyarakat Kabupaten Bandung | Jurnal Psikologi... doi.org/10.15575/jpib.v2i1.3445Studi Religiusitas Budaya Sunda dan Perilaku Moral pada Masyarakat Kabupaten Bandung Jurnal Psikologi doi 10 15575 jpib v2i1 3445
  3. Spirituality in pain medicine: A randomized experiment of pain perception, heart rate and religious spiritual... doi.org/10.1371/journal.pone.0203336Spirituality in pain medicine A randomized experiment of pain perception heart rate and religious spiritual doi 10 1371 journal pone 0203336
Read online
File size377.87 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test