UMBUMB

SINERGISINERGI

Gaya fling-step pulse jarang ditemukan pada gempa bumi dekat permukaan dalam gerakannya. Dipahami bahwa gerakan tanah dekat permukaan dengan pulsa kecepatan memperbesar pergeseran bangunan lebih besar daripada gerakan tanah biasa. Temuan terbaru menjelaskan bahwa bangunan mengalami kerusakan ringan hingga runtuh tidak hanya disebabkan oleh gempa tunggal, tetapi juga seringkali disebabkan oleh gerakan tanah berulang. Kinerja seismik kerangka momen di bawah gerakan tanah fling-step pulse belum diteliti, terutama ketika jenis gerakan ini diterapkan. Ribuan analisis sejarah respons inelastik nonlinear dilakukan untuk mengetahui pergeseran antalantai, sebagai parameter permintaan teknik sepanjang analisis dinamis inkremen, pada kerangka tahan momen 5 hingga 20 lantai di bawah pengaruh gerakan tanah berganda dengan fling-step pulse. Jenis kerangka momen khusus, menengah, dan biasa dipertimbangkan masing-masing. Hasil evaluasi secara rata-rata menjelaskan bahwa ukuran intensitas gerakan tanah berganda dengan fling-step pulse membutuhkan 68,37% lebih rendah daripada gerakan tanah tunggal untuk menghasilkan pergeseran antalantai mendekati runtuh. Ini berarti gerakan tanah berganda dengan fling-step pulse meningkatkan probabilitas runtuhnya kerangka secara signifikan.

Penilaian kinerja seismik kerangka momen (MRF) telah disajikan.Penilaian ini menggunakan gerakan tanah tunggal, dua kali gerakan tanah berganda (MGM) dengan pulsa fling-step displacement.Jenis pulsa ini tidak biasa dimasukkan dalam rekaman gerakan untuk penilaian MRF karena data yang tersedia langka.Empat kerangka RC arketipe dipertimbangkan, yaitu 5, 10, 15, dan 20 lantai dengan faktor pengurangan R = 8, 5, dan 3, yang mewakili MRF khusus (SMF), menengah (IMF), dan biasa (OMF).Faktor R ini mempengaruhi kapasitas kekuatan elemen balok-kolom Mmax/My = 1,13 dan kapasitas rotasi 0,04 rad untuk SMF dan 0,02 untuk IMF dan OMF, yang berdasarkan pengujian eksperimental oleh pihak lain.Analisis sejarah respons inelastik nonlinear dilakukan secara inkremen untuk mengembangkan kurva analisis dinamis inkremen dan menghitung median dan deviasi standar.Secara rata-rata, dua kali dan tiga kali gerakan tanah berganda (2GM dan 3GM, masing-masing) memiliki parameter permintaan teknik (EDP), yang dalam studi ini adalah pergeseran antalantai IDR, hingga 23,53% dibandingkan dengan EDP yang disebabkan oleh gerakan tanah tunggal (1GM).Efek 2GM dan 3GM diukur di bawah kondisi ukuran intensitas (IM) yang sama dengan gempa tunggal (1GM) dan berada dalam kondisi elastis linear.Oleh karena itu, perbedaan dalam EDP yang disebabkan oleh 2GM dan 3GM tidak signifikan.2GM dan 3GM telah membuat IM bergeser lebih dari setengah lebih awal daripada IM 1GM dalam menghasilkan pergeseran antalantai mendekati runtuh (IDR = 2%), yang dipilih sebagai EDP mendekati runtuh dalam studi ini.2GM telah mempropagasi IM mendekati runtuh bergeser lebih awal daripada IM 1GM untuk semua MRF yang dipertimbangkan dalam studi ini.Kedua IM mendekati runtuh mungkin menghasilkan mencapai 68,37% lebih rendah daripada IM 1GM.Selain itu, 2GM dan 3GM telah menyebabkan MRF khusus menghasilkan EDP mendekati runtuh dengan IM mencapai 76,76% lebih rendah daripada IM 1GM.Tren serupa juga ditemukan untuk MRF menengah dan biasa, yang mungkin mencapai IM 85,71% dan 42,64% lebih awal daripada IM 1GM, masing-masing.Analisis probabilistik menunjukkan bahwa IM gerakan tanah berganda untuk EDP mendekati runtuh MRF khusus menurun dibandingkan dengan gerakan tanah tunggal.Probabilitas mendekati runtuh akibat MGM meningkat, baik disebabkan oleh 2GM atau 3GM, dibandingkan dengan 1GM.Temuan serupa juga ditunjukkan pada IMF dan OMF di bawah pengaruh MGM.Namun, IMF menghasilkan respons maksimum MGM, dibandingkan dengan SMF dan OMF.Temuan ini mungkin juga disebabkan oleh variasi ketinggian lantai yang dipertimbangkan, R = 3 hingga 8, dan kapasitas rotasi, yang juga berkontribusi terhadap efek kritis pada kinerja seismik struktur, selain gerakan tanah yang mengandung pulsa filing-step.

Saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan model numerik yang lebih canggih untuk menganalisis efek gerakan tanah berganda pada kinerja seismik MRF, dengan mempertimbangkan berbagai jenis gerakan tanah dan karakteristik struktur yang berbeda. 2. Melakukan studi eksperimental untuk mengvalidasi model numerik dan memahami perilaku MRF secara lebih mendalam di bawah pengaruh gerakan tanah berganda. 3. Menganalisis dampak gerakan tanah berganda pada kinerja seismik MRF dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jenis struktur, ketinggian lantai, dan kondisi tanah, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perilaku MRF dalam berbagai skenario gempa.

  1. Seismic performance of moment frames under multiple fling-step pulse ground motions | Faisal | SINERGI.... doi.org/10.22441/sinergi.2022.2.004Seismic performance of moment frames under multiple fling step pulse ground motions Faisal SINERGI doi 10 22441 sinergi 2022 2 004
Read online
File size613.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test