UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat proses kerusakan minyak terutama yang disebabkan oleh proses oksidasi. Bawang merah mengandung antioksidan alami yaitu flavonoid yang dapat menghambat laju pembentukan peroksida dan mempertahankan ikatan rangkap minyak yang dapat dilihat dari angka iodium. Minyak curah didistribusikan dalam bentuk tanpa kemasan sehingga besar kemungkinan minyak curah tersebut telah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh proses oksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antioksidan alami dari bawang merah dalam menghambat laju pembentukan angka peroksida dan angka iodium pada minyak curah. Sampel minyak yang diperiksa yaitu minyak curah sebelum dan sesudah penggorengan paha ayam boiler dengan penggorengan dilakukan satu kali dimana sampel tersebut diperiksa angka peroksida dan angka iodiumnya dengan menggunakan titrasi iodometri yakni pembentukan I2 yang terbebaskan dari KI, I2 yang terbebas selanjutnya dititrasi dengan Na2S2O3, menggunakan indikator Amilum. Dari hasil penelitian diperoleh angka peroksida minyak curah awal 0,3838 meq/kg dengan angka iodium 4,7990 iod/100gram minyak, setelah dilakukan penggorengan maka minyak curah yang ditambahkan bawang merah diperoleh angka peroksida 1,5348 meq/kg dengan angka iodium 3,8965 iod/100gram minyak sedangkan minyak curah yang tanpa ditambahkan bawang merah didapatkan angka peroksida 8,3463 meq/kg dengan angka iodium 3,4546 iod/100 gram minyak. Dengan demikian penambahan bawang merah sebagai antioksidan alami dapat menghambat laju pembentukan peroksida dan mempertahankan ikatan rangkap dalam minyak.

Berdasarkan hasil penelitian bahwa penambahan bawang merah (Allium asacalonicum) pada minyak curah mampu menghambat laju pembentukan peroksida sebanyak 1,151meq/kg dan mempertahankan ikatan rangkap minyak sebesar 0,9025 iod/100gram minyak.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada uji efektivitas antioksidan alami lain seperti jahe atau kunyit dalam menghambat oksidasi minyak goreng. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh durasi penyimpanan minyak curah yang ditambahkan antioksidan terhadap kualitasnya secara jangka panjang. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji metode penggorengan alternatif, seperti penggunaan minyak campuran atau teknik penggorengan berulang, untuk melihat apakah proses ini mempercepat kerusakan minyak meskipun telah ditambahkan bawang merah.

Read online
File size168.68 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test