UIN MALANGUIN MALANG

JIAJIA

Arsitektur pesantren tradisional belum dapat didefinisikan sebagai tipe bangunan tertentu karena mencakup bangunan pendidikan dan perumahan. Banyak peneliti mengeksplorasi kurikulum dan isu pendidikannya, tetapi sering kali melewatkan fakta bahwa semua aktivitas terkait erat dengan tempatnya berlangsung. Morfologi kompleks bangunan mengidentifikasi sejarah bangunan, termasuk alasan pengembangannya. Artikel ini mengeksplorasi morfologi kompleks bangunan pesantren tradisional untuk menganalisis sejauh mana pengembangan bangunan telah berkembang dari pesantren tradisional yang pertama kali ada di Indonesia secara umum dan menghubungkannya dengan arsitektur vernakular di sekitarnya. Sebuah pesantren di Wajo, Sulawesi Selatan, dua pesantren di Kalimantan Timur, dan sebuah pesantren di Waikabubak, Nusa Tenggara Timur, digunakan sebagai studi kasus untuk mengeksplorasi morfologi tersebut. Penelitian menemukan bahwa semua morfologi pesantren tradisional tetap merujuk pada pesantren tradisional secara umum. Namun, terdapat beberapa modifikasi karena kebutuhan kapasitas pesantren dan kondisi alam lokasi. Mengkaitkan pesantren dengan komunitas dan arsitektur vernakular bukanlah titik penting utama untuk pengembangan karena saat ini mereka harus memprioritaskan penghunian kamar santri dan strategi konstruksi bangunan yang lebih mudah diakses.

Penelitian ini menunjukkan bahwa morfologi pesantren tradisional di Indonesia Timur masih merujuk pada konsep awal Ziemek.Perubahan morfologi dipengaruhi oleh faktor geografis dan kepemilikan lahan.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami dinamika kurikulum dan pengaruh arsitektur vernakular.

1. Studi tentang dinamika perubahan morfologi pesantren berdasarkan perubahan kurikulum. 2. Analisis dampak penggunaan arsitektur vernakular terhadap pengembangan pesantren. 3. Penelitian tentang pengaruh kepemilikan lahan terhadap desain kompleks bangunan pesantren.

  1. Phenomenological Approaches in Landscape Archaeology* | Annual Reviews. approaches landscape archaeology... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev-anthro-092611-145840Phenomenological Approaches in Landscape Archaeology Annual Reviews approaches landscape archaeology annualreviews content journals 10 1146 annurev anthro 092611 145840
  2. Building Complexes Morphology in Traditional Pesantren of East Indonesia: A Preliminary Study | Yuli... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/JIA/article/view/24255Building Complexes Morphology in Traditional Pesantren of East Indonesia A Preliminary Study Yuli ejournal uin malang ac index php JIA article view 24255
Read online
File size1.42 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test