UIN MALANGUIN MALANG

JIAJIA

Memahami intimasi dalam sebuah habitat adalah kunci untuk memahami dinamika sosial dan manusia di dalamnya. Konsep dan konten poetis dari hunian manusia menginspirasi penciptaan dan pemikiran filosofis masyarakat. Heidegger menghubungkan seni, ruang, dan arsitektur hunian dengan merespons aspirasi penghuninya. Dalam hal ini, kehidupan pribadi menjadi batas antara kehidupan keluarga pribadi dan publik. Di arsitektur Islam, konsep berkelanjutan ini bersifat lintas generasi, menerjemahkan pengalaman indera menjadi desain ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi konsep ini dengan membandingkan arsitektur Islam dan modern. Dengan mengintegrasikan perhitungan oftalmologi, perhitungan J. Panero dan M. Zelnik, serta ambang komunikasi antar pribadi Hall dan Moore, dihitung dinamika intimasi spasial dan permukaannya berdasarkan gender. Perbedaan telah diamati antara arsitektur Islam Mozabite di Aljazair, yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, dan arsitektur modern. Menurut Shannon dan Weaver, informasi adalah pesan yang dikodekan dan kuantitas yang dapat diukur. Internalisasi atau eksternalisasi intimasi adalah hal penting untuk memahami tipologi vernacular atau modernnya. Resonansi frekuensi gender membentuk dasar strategi yang relatif efektif untuk melindungi privasi dalam habitat manusia. Pendekatan ini memfasilitasi pengembangan sidik indera untuk habitat Islam vernacular mewah MZab.

Hasil analisis matematika dari contoh-contoh tersebut mengonfirmasi adanya aspek genotipe dalam konsepsi intimasi di rumah.Dalam desain habitat, wanita, pria, dan anggota keluarga memiliki perilaku sosial yang berbeda.Setiap masyarakat memiliki aturan sendiri untuk memahami rumah.Wanita dikaitkan dengan ruang ini dan intimasi di dalamnya, di mana istri dapat meninggalkan konvensi, hierarki konvensional, untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang akrab.Untuk lebih mendefinisikan pendekatan yang digunakan, makalah ini berbagi visi Lila Ibrahim-Lamrous dan Séveryne Muller mengenai ruang psikologis yang layak dipertimbangkan.Dimensi intimasi yang akan dipelajari adalah wilayah dan ruang pribadi, dengan eksklusivitas penggunaan ruang.Ruang ini dikuasai dan dimaterialisasikan dengan menghitung jarak pertemuan visual.Secara logis, intimasi dapat dihitung dari pengaruh spasialnya pada desain habitat.Dimensi silang, kedalaman bidang visual gender, dan spesifikasi ruang keluarga juga merupakan elemen yang dapat dihitung dalam desain.Pemahaman matematika menjelaskan bahwa pembatasan pertemuan visual semakin mempersulit arsitektur habitat, memberinya kesan sosial dan tipologis.Perhitungan intimasi ini membimbing kami ke indeks baru untuk membedakan tipologi perumahan.Kekuatan intimasi terletak pada relevansi desain habitat sepanjang waktu.Intimasi adalah salah satu kunci keberlanjutan arsitektur dan perkotaan.

Untuk lebih memahami pendekatan yang digunakan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan perangkat lunak yang secara matematis mendecompose ruang habitat untuk sidik jari. Perangkat lunak ini akan memungkinkan recomposition untuk memiliki rencana vektor dan piksel. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk mengukur dan memahami intimasi dalam konteks arsitektur Islam, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti budaya, tradisi, dan nilai-nilai agama. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki peran intimasi dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan ramah keluarga, dengan mempertimbangkan desain ruang yang berbeda dan pengaruhnya pada kesejahteraan penghuni.

  1. A new framing for an old sociology of intimacy - Forstie - 2017 - Sociology Compass - Wiley Online Library.... compass.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/soc4.12467A new framing for an old sociology of intimacy Forstie 2017 Sociology Compass Wiley Online Library compass onlinelibrary wiley doi 10 1111 soc4 12467
  2. Le siècle de l’intime. le cle de intime navigation plan du site itin raires litt rature... journals.openedition.org/itineraires/1052Le siycle de lAointime le cle de intime navigation plan du site itin raires litt rature journals openedition itineraires 1052
  3. Comparative Study of Intimacy Between Millennial Vernacular Islamic Habitat of M’zab and Standardized... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/JIA/article/view/25675Comparative Study of Intimacy Between Millennial Vernacular Islamic Habitat of MAozab and Standardized ejournal uin malang ac index php JIA article view 25675
Read online
File size2.64 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test