UIN MALANGUIN MALANG

JIAJIA

Penelitian ini menyelidiki teknik konstruksi dan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam arsitektur Sheikh Lotfollah Mosque, salah satu contoh arsitektur Islam yang menonjol. Tujuan utama adalah mengidentifikasi elemen keberlanjutan masjid ini, dengan menekankan penggunaan bahan lokal dan metode tradisional sehingga dapat disajikan sebagai model untuk arsitektur kontemporer. Penelitian ini membahas tantangan lingkungan dan kebutuhan untuk merancang bangunan berkelanjutan di dunia saat ini, yang menghadapi penurunan sumber daya alam dan peningkatan permintaan. Dalam hal ini, pertanyaan penelitian adalah: 1- Apa teknik konstruksi dan arsitektur yang telah digunakan di Masjid Sheikh Lotfollah yang telah berkontribusi pada stabilitas dan ketahanannya selama waktu? 2- Bagaimana teknik keberlanjutan dalam arsitektur Masjid Sheikh Lotfollah dapat digunakan sebagai model untuk merancang bangunan kontemporer? Metode penelitian ini dianggap interpretatif-historis. Isinya telah disiapkan dan disesuaikan menggunakan studi deskriptif-analisis dan studi perpustakaan-dokumenter serta studi lapangan. Temuan menunjukkan bahwa Masjid Sheikh Lotfollah telah mencapai stabilitas dan ketahanan dengan menggunakan teknik arsitektur yang sesuai dengan kondisi iklim. Kesimpulan menekankan bahwa prinsip arsitektur Islam, terutama penggunaan bahan lokal dan metode ramah lingkungan, dapat menginspirasi arsitektur kontemporer. Implikasi penelitian ini termasuk menyediakan model praktis bagi arsitek saat ini yang mencari desain bangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Penelitian ini berhasil mencapai tujuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis teknik konstruksi dan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam arsitektur Masjid Sheikh Lotfollah.Hasil menunjukkan bahwa masjid ini adalah contoh unik keberlanjutan dalam arsitektur Islam dengan menggunakan bahan lokal dan metode yang sesuai dengan kondisi iklim.Temuan penelitian ini menambah pengetahuan yang ada di bidang arsitektur Islam dan berkelanjutan karena menunjukkan bagaimana prinsip tradisional dapat digunakan untuk merespons tantangan lingkungan kontemporer.Menurut penyelidikan, dapat disimpulkan bahwa Masjid Sheikh Lotfollah, sebagai salah satu karya arsitektur Islam dan Iran yang menonjol, memiliki fitur unik yang telah berkontribusi pada stabilitas dan ketahanannya selama waktu.Penggunaan bahan mentah berkualitas, desain cerdas dan teknik insinyur yang tepat, sistem ventilasi dan pencahayaan alami, ubin seni, dan pemeliharaan berkelanjutan adalah faktor-faktor yang telah membuat masjid ini tetap dalam kondisi baik setelah berabad-abad.Teknik dan prinsip yang digunakan dalam konstruksi Masjid Sheikh Lotfollah tidak hanya dianggap sebagai model untuk konstruksi bangunan berkelanjutan dalam arsitektur Islam, tetapi juga dapat menginspirasi arsitek dan insinyur dalam merancang dan membangun bangunan modern.Akhirnya, stabilitas dan ketahanan Masjid Sheikh Lotfollah menunjukkan komitmen untuk menggunakan metode insinyur dan arsitektur, yang menekankan tempat dan pentingnya seni dan budaya Iran di dunia dan telah menjadikan bangunan ini sebagai salah satu warisan budaya dan arsitektur terpenting di dunia.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Menganalisis lebih lanjut teknik konstruksi dan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam arsitektur Islam, terutama di masjid-masjid bersejarah lainnya, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan teknik yang dapat diterapkan dalam desain bangunan kontemporer.. . 2. Meneliti dan mengembangkan teknologi baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi energi dan keberlanjutan dalam arsitektur, sambil mempertahankan estetika dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam arsitektur Islam.. . 3. Mempelajari dan menerapkan teknik-teknik tradisional dalam arsitektur Islam yang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan ketahanan bangunan terhadap perubahan iklim. Misalnya, penggunaan bahan lokal, desain yang sesuai dengan kondisi iklim, dan teknik konstruksi yang ramah lingkungan.

  1. Solidification of the Sense of Eminency by Distraction of Light and Shadow at Sheikh Lotfollah Mosque.... cwejournal.org/vol10nospl-issue-may-2015/solidification-of-the-sense-of-eminency-by-distraction-of-light-and-shadow-at-sheikh-lotfollah-mosqueSolidification of the Sense of Eminency by Distraction of Light and Shadow at Sheikh Lotfollah Mosque cwejournal vol10nospl issue may 2015 solidification of the sense of eminency by distraction of light and shadow at sheikh lotfollah mosque
  2. 0. pdf obj fr jf eq qqgw wt vu tojdac.org/tojdac/VOLUME6-JLYSPCL_files/tojdac_v060JSE129.pdf0 pdf obj fr jf eq qqgw wt vu tojdac tojdac VOLUME6 JLYSPCL files tojdac v060JSE129 pdf
  3. The Transformation of using Fractal Forms between Islamic and Digital Architecture from a Sustainable... press.ierek.com/index.php/ARChive/article/view/526The Transformation of using Fractal Forms between Islamic and Digital Architecture from a Sustainable press ierek index php ARChive article view 526
Read online
File size1.61 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test