UMSUMS

Forum GeografiForum Geografi

Di Pegunungan Tinggi Barat Maroko, hilangnya tanah akibat erosi hidrolik adalah masalah lingkungan serius yang telah menyebabkan kerusakan lahan pertanian dan pemberian beban padatan besar ke air permukaan, mengakibatkan kerusakan banjir yang signifikan dan pengendapan bendungan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi area yang rentan terhadap erosi hidrolik di daerah aliran sungai Amizmiz di Pegunungan Tinggi Barat untuk memfasilitasi manajemen sumber daya alam yang efektif. Metode yang digunakan dalam studi ini berbasis metode faktor pengaruh multi (MIF) yang dikombinasikan dengan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (GIS). Peta erodibilitas yang dihasilkan menunjukkan bahwa area dengan potensi erosi rendah hingga sangat rendah masing-masing mencakup 13% dan 6% dari daerah aliran, berada di bagian hilir dan timur basin, sedangkan 62% dari basin diklasifikasikan sebagai risiko menengah. Sisa 19% daerah aliran terdiri dari area berisiko tinggi, yang umumnya terletak di zona axial dan barat. Nilai validasi (AUC) yang diperoleh dari kurva ROC adalah 0,78, mengonfirmasi kemampuan prediktif yang cukup baik dari model MIF untuk mengidentifikasi area yang rentan terhadap erosi hidrolik di daerah aliran Amizmiz.

Studi ini menunjukkan bahwa area dengan kerentanan erosi tinggi di daerah aliran Amizmiz terutama berada di zona axial dan bagian barat bawah, di mana kondisi sangat mendukung erodibilitas tanah, seperti kemiringan curam dan paparan batuan dasar yang terbelah.Sebaliknya, bagian hilir basin karakteristiknya kemiringan yang sangat landai dan tingkat fraktur rendah hingga tidak ada, yang mengurangi kerentanan terhadap erosi meskipun dominasi formasi Kuarter yang longgar.Hasil ini menegaskan pentingnya penerapan strategi manajemen daerah aliran untuk menjaga sumber daya alam dan mengurangi risiko erosi di wilayah Pegunungan Tinggi Barat.Erosi hidrolik tetap menjadi ancaman serius terhadap ketersediaan air dan kesuburan tanah, memerlukan pendekatan integratif yang melibatkan teknologi geospasial dan model prediktif.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan metode MIF di wilayah lain dengan karakteristik geologis dan iklim berbeda untuk memvalidasi keandalannya secara lebih luas. 2. Pengembangan model integratif yang menggabungkan MIF dengan teknologi AI atau machine learning untuk meningkatkan akurasi prediksi erosi. 3. Studi tentang dampak perubahan iklim terhadap pola erosi hidrolik di daerah aliran Amizmiz, khususnya bagaimana peningkatan intensitas hujan dan perubahan penggunaan lahan memengaruhi risiko erosi jangka panjang.

  1. Land Degradation & Development | Environmental & Soil Science Journal | Wiley Online Journal.... doi.org/10.1002/ldr.472Land Degradation Development Environmental Soil Science Journal Wiley Online Journal doi 10 1002 ldr 472
Read online
File size2.24 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test