PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE
Public Health and Preventive Medicine ArchivePublic Health and Preventive Medicine ArchiveLatar belakang dan tujuan: Stunting tetap menjadi isu kesehatan masyarakat utama secara global, termasuk di Kabupaten Jember. Meskipun terjadi penurunan signifikan pada tingkat stunting di wilayah tersebut dari 21,4% pada 2020 menjadi 6,6% pada 2024, Puskesmas Rambipuji melaporkan prevalensi yang lebih tinggi sebesar 19,94%, menunjukkan kekhawatiran kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asosiasi antara riwayat diare, ASI eksklusif, dan pola pemberian makanan dengan insiden stunting pada anak usia 24–59 bulan. Metode: Studi observasional analitik dengan desain kasus-kontrol dilakukan pada 114 anak usia 24–59 bulan (57 kasus dan 57 kontrol) yang dipilih secara acak sederhana di wilayah Puskesmas Rambipuji berdasarkan data pemantauan pertumbuhan dari Mei 2025. Data yang mencakup status stunting, karakteristik anak, dan karakteristik ibu dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengamatan, serta dianalisis menggunakan uji chi-square (α=0,05) dengan SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan asosiasi signifikan antara pendidikan ibu (OR=11,25; 95%CI: 1,354-93,504; p=0,026), ASI eksklusif (OR=3,352; 95%CI: 1,377-8,159; p=0,006), dan pola pemberian makanan (OR=10,5; 95%CI: 2,336-47,201; p=0,005) dengan insiden stunting. Namun, riwayat diare tidak secara signifikan terkait dengan stunting. Kesimpulan: Pendidikan ibu, ASI eksklusif, dan pola pemberian makanan berkaitan dengan stunting pada anak. Penguatan pendidikan nutrisi dan pemberian makanan ibu, serta optimalisasi layanan di posyandu dan puskesmas, sangat penting untuk mengurangi prevalensi stunting.
Karakteristik anak dan faktor demografis ibu tidak secara signifikan berkaitan dengan stunting.Namun, pendidikan ibu, ASI eksklusif, dan pola pemberian makanan menunjukkan asosiasi kuat.Diperlukan intervensi terarah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang nutrisi anak dan mendorong perilaku pemberian makanan sehat.Penguatan layanan di posyandu dan puskesmas kritis.Penyediaan menu seimbang sesuai usia dan jadwal makan yang konsisten harus menjadi prioritas untuk mengurangi prevalensi stunting.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran intervensi berbasis komunitas dalam memperbaiki pola pemberian makanan dan akses nutrisi bagi anak stunting. Selain itu, studi tentang dampak defisiensi mikronutrien tertentu seperti zat besi atau vitamin D pada perkembangan linear anak stunting dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian mengenai efek jangka panjang dari praktik pemberian makanan dini terhadap kesehatan metabolik dan kognitif anak dewasa dapat menjadi arah studi yang relevan. Pendekatan ini tidak hanya melengkapi temuan penelitian ini tetapi juga mengembangkan strategi intervensi yang lebih holistik.
- Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah... doi.org/10.15562/ism.v9i1.155Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah doi 10 15562 ism v9i1 155
- Relationship between diarrhea history, exclusive breastfeeding, and feeding patterns with stunting incidence... doi.org/10.53638/phpma.2025.v13.i1.p03Relationship between diarrhea history exclusive breastfeeding and feeding patterns with stunting incidence doi 10 53638 phpma 2025 v13 i1 p03
| File size | 382.17 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJ PremiumUMJ Premium Penilaian biokimia menunjukan pasien mengalami hiperglikemia, gangguan ginjal akut, anemia, infeksi, dan ketidakseimbangan elektrolit. Pasien mengalamiPenilaian biokimia menunjukan pasien mengalami hiperglikemia, gangguan ginjal akut, anemia, infeksi, dan ketidakseimbangan elektrolit. Pasien mengalami
UNIDAUNIDA Peningkatan kualitas hidup tercapai tercepat pada JKA3 (2,4 hari), diikuti oleh JKA2 dan JKA1 (2,8 hari masing-masing), juga tanpa perbedaan signifikanPeningkatan kualitas hidup tercapai tercepat pada JKA3 (2,4 hari), diikuti oleh JKA2 dan JKA1 (2,8 hari masing-masing), juga tanpa perbedaan signifikan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Metode: Penelitian kuasi-eksperimental pretest-posttest control group selama 10 hari di Puskesmas Kabupaten Bone Bolango melibatkan 60 ibu hamil trimesterMetode: Penelitian kuasi-eksperimental pretest-posttest control group selama 10 hari di Puskesmas Kabupaten Bone Bolango melibatkan 60 ibu hamil trimester
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode: scoping review menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-Analyses (PRISMA Flowchart), dengan kriteria inclusi (1) ArtikelMetode: scoping review menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-Analyses (PRISMA Flowchart), dengan kriteria inclusi (1) Artikel
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Implementasi model selama tiga bulan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan obat yang rasional, penurunan kejadian medication error hinggaImplementasi model selama tiga bulan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan obat yang rasional, penurunan kejadian medication error hingga
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Salah satu penyebab anemia pada ibu hamil karena kurang pengetahuan akan pentingnya zat besi. Pengetahuan meningkat akan mempengaruhi sikap yang baik dalamSalah satu penyebab anemia pada ibu hamil karena kurang pengetahuan akan pentingnya zat besi. Pengetahuan meningkat akan mempengaruhi sikap yang baik dalam
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran kadar hemoglobin dan wawancara menggunakan kuesioner SQ FFQ mengenai konsumsi inhibitor dan enhancer zat besi.Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran kadar hemoglobin dan wawancara menggunakan kuesioner SQ FFQ mengenai konsumsi inhibitor dan enhancer zat besi.
MAHARDIKAMAHARDIKA Diharapkan Bidan meningkatkan penyuluhan tentang gizi selama kehamilan sehingga dapat mencegah terjadinya BBLR. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidakDiharapkan Bidan meningkatkan penyuluhan tentang gizi selama kehamilan sehingga dapat mencegah terjadinya BBLR. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak
Useful /
JRTTJRTT Pemeliharaan rutin dan kalibrasi berkala diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem. Berdasarkan hasil uji sensor menyeluruh, sistem peringatan dini menunjukkanPemeliharaan rutin dan kalibrasi berkala diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem. Berdasarkan hasil uji sensor menyeluruh, sistem peringatan dini menunjukkan
PNBPNB Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang keterampilan dan pengetahuan terhadap penanganan luka cedera pada siswa MTS MuhammadiyahPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang keterampilan dan pengetahuan terhadap penanganan luka cedera pada siswa MTS Muhammadiyah
STT KADESISTT KADESI Dampak negatif kecanduan ini meliputi gangguan kesehatan, gangguan psikologis, penurunan prestasi akademik, lemahnya hubungan sosial serta pemborosan keuangan.Dampak negatif kecanduan ini meliputi gangguan kesehatan, gangguan psikologis, penurunan prestasi akademik, lemahnya hubungan sosial serta pemborosan keuangan.
STT KADESISTT KADESI (5) Syarat untuk memperoleh berkat yaitu memiliki iman, mengasihi Elohim, bekerja keras, dan menabur. Janji Elohim sebagai sumber berkat untuk memberkati(5) Syarat untuk memperoleh berkat yaitu memiliki iman, mengasihi Elohim, bekerja keras, dan menabur. Janji Elohim sebagai sumber berkat untuk memberkati