INSCHOOLINSCHOOL
GHMJ (Global Health Management Journal)GHMJ (Global Health Management Journal)Latar belakang: Undang‑undang kesehatan nasional dan praktik terbaik dari negara lain telah membantu Indonesia menetapkan standar layanan farmasi. Namun, penelitian mengenai penerapan prinsip Syariah dalam layanan farmasi, khususnya di apotek komunitas, masih terbatas. Standar ini didasarkan pada ide‑ide dari Al‑Quran, Hadis, dan fatwa ulama terkemuka, yang diwujudkan dengan memastikan obat tidak mengandung zat haram, sensitif terhadap isu gender, serta memberikan layanan yang menghormati martabat pasien sesuai ajaran Islam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan standar layanan farmasi berbasis Syariah melalui studi kasus kualitatif di Apotek Pendidikan Muhammadiyah Charity. Peran unik apotek ini sebagai platform terintegrasi pendidikan farmasi, layanan masyarakat, dan penerapan nilai‑nilai Islam menjadikannya konteks yang tepat untuk mengkaji implementasi layanan farmasi yang sesuai Syariah. Metode: Desain studi kasus kualitatif dengan observasi dan wawancara semi‑terstruktur. Analisis tematik dan klaster dilakukan menggunakan NVivo 12, dengan pengkodean induktif oleh peneliti independen dan divalidasi melalui konsensus. Koefisien korelasi Pearson digunakan untuk mengidentifikasi hubungan terkuat antara item kualitas layanan. Informan meliputi 1 apoteker dan 3 staf teknis farmasi. Hasil: Tema yang muncul meliputi keandalan, responsivitas, empati, faktor fisik, dan jaminan. Pada dimensi keandalan, hubungan tertinggi (r=0,98) terlihat antara pemenuhan layanan pesanan dan keandalan distributor, menekankan pentingnya komitmen dan kepercayaan dalam layanan berbasis Syariah. Pada dimensi responsivitas, hubungan paling signifikan (r=1,00) muncul antara penyelesaian keluhan dan pembagian tugas yang jelas, mencerminkan peran komunikasi dan akuntabilitas. Untuk jaminan, korelasi tertinggi (r=0,96) menunjukkan peran penting informasi yang jelas dalam membangun kepercayaan. Dimensi empati mengungkapkan bahwa memprioritaskan kemanusiaan dan layanan nondiskriminatif (r=0,52) selaras dengan nilai keadilan dan kasih sayang. Pada dimensi faktor fisik, keberadaan ruang doa pasien menunjukkan hubungan kuat dengan persepsi kebersihan dan profesionalisme (r=0,67), meskipun implementasinya masih terbatas. Kesimpulan: Dengan menggabungkan prinsip etika Islam dengan metrik kualitas layanan, penerapan standar layanan berbasis Syariah dalam perawatan farmasi meningkatkan kepuasan pasien. Namun, beberapa aspek masih memerlukan perbaikan, terutama fasilitas fisik dan jaminan di bawah beban kerja tinggi. Temuan ini memberikan panduan berharga untuk mengembangkan intervensi yang tepat, seperti program pelatihan, SOP, dan modifikasi infrastruktur, guna memastikan layanan farmasi mematuhi hukum Syariah sekaligus meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan bagi pembuat kebijakan, institusi pendidikan, dan bisnis yang menyediakan layanan farmasi berbasis Islam.
Penelitian ini menunjukkan bahwa standar layanan farmasi berbasis syariah selaras kuat dengan nilai‑nilai Islam, terutama pada dimensi keandalan, responsivitas, jaminan, dan empati, namun dimensi fisik masih lemah karena fasilitas ibadah pasien belum memadai.Diperlukan SOP yang mengintegrasikan etika Islam, pelatihan staf, serta peningkatan infrastruktur ibadah, sebagai prioritas bagi pembuat kebijakan dan manajer apotek.Penelitian lanjutan harus menguji temuan ini dengan metodologi campuran dan mengembangkan kerangka SERVQUAL modifikasi, misalnya Sharia‑SERVQUAL, yang mencakup indikator etika‑spiritual.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang secara eksplisit mengintegrasikan etika Islam mempengaruhi kualitas layanan farmasi berbasis syariah di berbagai apotek pendidikan. Pendekatan campuran antara survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat digunakan untuk menilai perubahan dimensi keandalan, responsivitas, jaminan, empati, dan fisik setelah SOP diterapkan. Selain itu, diperlukan pengembangan dan validasi instrumen SERVQUAL yang dimodifikasi menjadi Sharia‑SERVQUAL, dengan menambahkan indikator etika‑spiritual untuk mengukur kepatuhan syariah secara holistik. Instrumen ini dapat diuji pada sampel apotek komunitas, rumah sakit, dan apotek milik lembaga keagamaan untuk memastikan keandalan dan validitas lintas konteks. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi dampak penyediaan ruang ibadah khusus pasien terhadap kepuasan, rasa nyaman spiritual, dan loyalitas pasien pada layanan farmasi. Desain eksperimental dengan kelompok kontrol yang tidak memiliki fasilitas ibadah dapat memperlihatkan perbedaan signifikan dalam persepsi kualitas layanan. Analisis data dapat menghubungkan tingkat kepuasan spiritual dengan indikator kinerja layanan, seperti kecepatan pelayanan dan kepatuhan pada prosedur halal. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga fokus penelitian tersebut, hasilnya diharapkan dapat memberikan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan dan manajer apotek untuk menyelaraskan infrastruktur, proses, dan nilai‑nilai Islam dalam layanan farmasi.
- PENGARUH SIKAP EMPATI TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN: META ANALISIS | Infokes: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.47701/infokes.v13i2.3130PENGARUH SIKAP EMPATI TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN META ANALISIS Infokes Jurnal Ilmiah doi 10 47701 infokes v13i2 3130
- ANALISIS KEPUASAN PASIEN KULIT KELAMIN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI RSUD Dr. RM. DJOELHAM | Hervina... jurnal.uinsu.ac.id/index.php/kesmas/article/view/5629ANALISIS KEPUASAN PASIEN KULIT KELAMIN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI RSUD Dr RM DJOELHAM Hervina jurnal uinsu ac index php kesmas article view 5629
- HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS LURASIK KABUPATEN... doi.org/10.51556/ejpazih.v10i2.158HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS LURASIK KABUPATEN doi 10 51556 ejpazih v10i2 158
| File size | 379.65 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Penelitian ini bertujuan mengkaji keuntungan dan risiko penerapan cloud accounting dalam akuntansi syariah serta menganalisis keterkaitannya dengan prinsip-prinsipPenelitian ini bertujuan mengkaji keuntungan dan risiko penerapan cloud accounting dalam akuntansi syariah serta menganalisis keterkaitannya dengan prinsip-prinsip
JOURNAL LAAROIBAJOURNAL LAAROIBA Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa penerapan kaidah fiqhiyyah, seperti mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada menarik kemaslahatan, menjadiPenelitian ini juga mengidentifikasi bahwa penerapan kaidah fiqhiyyah, seperti mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada menarik kemaslahatan, menjadi
PSEBPSEB Kegiatan ini diadakan untuk mempromosikan budaya organisasi, menanamkan kewajiban belajar, meningkatkan kompetensi dan motivasi, serta memberikan pelatihanKegiatan ini diadakan untuk mempromosikan budaya organisasi, menanamkan kewajiban belajar, meningkatkan kompetensi dan motivasi, serta memberikan pelatihan
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Keterbatasan pemahaman mengenai prinsip-prinsip tabungan berbasis syariah berpotensi menjadi kendala dalam penerapan sistem keuangan Islam yang sesuaiKeterbatasan pemahaman mengenai prinsip-prinsip tabungan berbasis syariah berpotensi menjadi kendala dalam penerapan sistem keuangan Islam yang sesuai
YPIDATHUYPIDATHU Temuan menunjukkan bahwa meskipun aturan Al-Adah Muhakkamah memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi perkembangan sosial dan ekonomi,Temuan menunjukkan bahwa meskipun aturan Al-Adah Muhakkamah memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi perkembangan sosial dan ekonomi,
YPIDATHUYPIDATHU Kerangka regulasi yang lebih seragam, didukung oleh standar internasional dan kolaborasi antara regulator, sarjana, dan peserta industri, dapat mengurangiKerangka regulasi yang lebih seragam, didukung oleh standar internasional dan kolaborasi antara regulator, sarjana, dan peserta industri, dapat mengurangi
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM International human rights instruments and national legislation have increasingly recognized communal land ownership rights, including the Permanent InalienabilityInternational human rights instruments and national legislation have increasingly recognized communal land ownership rights, including the Permanent Inalienability
UIAUIA Namun, terdapat catatan terkait penentuan denda tawid dan penerapan fee over limit yang belum sepenuhnya selaras dengan ketentuan syariah. Perbaikan dalamNamun, terdapat catatan terkait penentuan denda tawid dan penerapan fee over limit yang belum sepenuhnya selaras dengan ketentuan syariah. Perbaikan dalam
Useful /
LLDIKTI10LLDIKTI10 Persentase pengguna media sosial menunjukkan tren peningkatan dan menimbulkan masalah dari perspektif dampak positif‑negatif. Penelitian ini bertujuanPersentase pengguna media sosial menunjukkan tren peningkatan dan menimbulkan masalah dari perspektif dampak positif‑negatif. Penelitian ini bertujuan
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Data kuantitatif diperoleh dari tes formatif setiap siklus, kualitatif dari observasi. Hasil: sebelum tindakan 76,19% belum mengenal angka; setelah siklusData kuantitatif diperoleh dari tes formatif setiap siklus, kualitatif dari observasi. Hasil: sebelum tindakan 76,19% belum mengenal angka; setelah siklus
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Proyeksi naratif lintas budaya yang berhasil yang ditunjukkan di sini menunjukkan bahwa aktor negara kontemporer memiliki kemampuan komunikasi yang jauhProyeksi naratif lintas budaya yang berhasil yang ditunjukkan di sini menunjukkan bahwa aktor negara kontemporer memiliki kemampuan komunikasi yang jauh
UNUBLITARUNUBLITAR Didasarkan pada beberapa uraian, hasil analisis data, dan temuan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pembuatan sistem pakar dengan metode teorema bayesDidasarkan pada beberapa uraian, hasil analisis data, dan temuan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pembuatan sistem pakar dengan metode teorema bayes