YPIDATHUYPIDATHU
Sharia Oikonomia Law JournalSharia Oikonomia Law JournalPenelitian ini menyelidiki hubungan kompleks antara regulasi dan pengembangan teknologi keuangan (fintech) yang sesuai dengan syariah dalam kerangka hukum ekonomi Islam kontemporer. Seiring munculnya fintech syariah sebagai sektor signifikan dalam lanskap keuangan global, penyesuaian teknologi dengan prinsip syariah menjadi krusial. Artikel ini menyelami tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh fragmentasi regulasi, dampak kemajuan teknologi, dan pentingnya koordinasi internasional. Fragmentasi regulasi, yang ditandai dengan interpretasi beragam terhadap hukum syariah dan peraturan nasional yang berbeda, mempersulit operasi lintas batas, menghambat inovasi, dan menyebabkan kurangnya standarisasi dalam produk keuangan. Kemajuan teknologi, seperti blockchain, kecerdasan buatan, dan mata uang digital, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan inklusi dalam keuangan Islam tetapi juga memperkenalkan tantangan regulasi yang kompleks. Artikel ini berpendapat untuk pendekatan regulasi yang proaktif dan kolaboratif, yang menekankan kebutuhan akan standar internasional dan harmonisasi yang lebih besar untuk memastikan fintech syariah dapat berkembang secara global. Dengan mengatasi masalah-masalah ini, artikel ini menyoroti peran penting regulasi dalam membentuk masa depan fintech syariah yang sesuai dengan syariah, memastikan pertumbuhannya, skalabilitas, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etika Islam.
Perkembangan fintech syariah menawarkan peluang dan tantangan yang signifikan.Keselarasan teknologi keuangan dengan prinsip syariah tetap menjadi persyaratan fundamental untuk keberhasilannya.Fragmentasi regulasi menimbulkan hambatan utama, menciptakan ketidakcocokan dan kompleksitas yang menghambat operasi lintas batas, menghambat inovasi, dan menyebabkan kurangnya standarisasi dalam produk keuangan syariah.Perkembangan teknologi yang cepat semakin memperumit lanskap regulasi, memperkenalkan tantangan baru dalam memastikan teknologi baru seperti blockchain, kecerdasan buatan, dan mata uang digital sesuai dengan hukum syariah.Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, koordinasi dan harmonisasi internasional sangat penting.Kerangka regulasi yang lebih seragam, didukung oleh standar internasional dan kolaborasi antara regulator, sarjana, dan peserta industri, dapat mengurangi hambatan operasi lintas batas, mendorong inovasi, dan meningkatkan daya saing global fintech syariah.Dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan regulasi yang proaktif, industri dapat menciptakan lingkungan keuangan yang lebih konsisten dan etis yang selaras dengan prinsip-prinsip keuangan Islam.Sukses fintech syariah bergantung pada keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan, memastikan bahwa tetap setia pada fondasi etis dan hukum syariah sambil memenuhi kebutuhan pasar global yang berkembang pesat.
Untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam fintech syariah, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kerangka regulasi yang fleksibel dan adaptif. Regulasi yang terlalu kaku dapat menghambat inovasi, sehingga penting untuk menemukan keseimbangan antara kepatuhan dengan prinsip-prinsip syariah dan ruang untuk eksperimen dan kreativitas. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki cara-cara untuk meningkatkan koordinasi dan harmonisasi internasional dalam regulasi fintech syariah. Dengan kolaborasi yang lebih erat antara regulator dan institusi keuangan Islam, standar dan pedoman global dapat dikembangkan untuk memastikan kepatuhan dan konsistensi dalam produk dan layanan fintech syariah. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi baru seperti blockchain dan kecerdasan buatan dalam fintech syariah, memastikan bahwa teknologi-teknologi ini digunakan dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan menawarkan manfaat nyata bagi konsumen.
- Islamic Finance and the New Technology Challenges | European Journal of Islamic Finance. islamic finance... doi.org/10.13135/2421-2172/3813Islamic Finance and the New Technology Challenges European Journal of Islamic Finance islamic finance doi 10 13135 2421 2172 3813
- The Peer-to-Peer Lending Phenomenon: A Review from Islamic Economic Perspective | Khazanah Sosial. peer... journal.uinsgd.ac.id/index.php/ks/article/view/16747The Peer to Peer Lending Phenomenon A Review from Islamic Economic Perspective Khazanah Sosial peer journal uinsgd ac index php ks article view 16747
- An overview of Indonesian regulatory framework on Islamic financial technology (fintech) | Jurnal Ekonomi... doi.org/10.20885/JEKI.vol6.iss1.art7An overview of Indonesian regulatory framework on Islamic financial technology fintech Jurnal Ekonomi doi 10 20885 JEKI vol6 iss1 art7
- Ihtifaz: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking. financial technology regulation malaysia... journal2.uad.ac.id/index.php/ijiefb/article/view/2703Ihtifaz Journal of Islamic Economics Finance and Banking financial technology regulation malaysia journal2 uad ac index php ijiefb article view 2703
| File size | 235.2 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEMIFDASUBANGSTIEMIFDASUBANG Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam Akuntansi Transaksi Saham Syariah. Sebuah saham dapat disebut saham syariah apabila penerbit danTerdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam Akuntansi Transaksi Saham Syariah. Sebuah saham dapat disebut saham syariah apabila penerbit dan
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Hasil kajian menunjukkan bahwa cloud accounting berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional, peningkatan akuntabilitas, dan kolaborasi lintasHasil kajian menunjukkan bahwa cloud accounting berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional, peningkatan akuntabilitas, dan kolaborasi lintas
UMSJUMSJ Penilaian dilakukan berdasarkan rasio Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Net Operating Margin (NOM),Penilaian dilakukan berdasarkan rasio Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Net Operating Margin (NOM),
UINSAIDUINSAID Penelitian ini menunjukkan bahwa platform digital, khususnya Instagram, telah berfungsi sebagai enabler strategis bagi Pegadaian Syariah dalam memperluasPenelitian ini menunjukkan bahwa platform digital, khususnya Instagram, telah berfungsi sebagai enabler strategis bagi Pegadaian Syariah dalam memperluas
UnlaUnla Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan kepercayaan publik terhadap asuransi, meskipun asuransi sangat penting untuk kehidupanAbstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan kepercayaan publik terhadap asuransi, meskipun asuransi sangat penting untuk kehidupan
PSEBPSEB Kegiatan ini diadakan untuk mempromosikan budaya organisasi, menanamkan kewajiban belajar, meningkatkan kompetensi dan motivasi, serta memberikan pelatihanKegiatan ini diadakan untuk mempromosikan budaya organisasi, menanamkan kewajiban belajar, meningkatkan kompetensi dan motivasi, serta memberikan pelatihan
POLNESPOLNES Dalam penerapan analisis pembiayaan, Bank Syariah Indonesia Cabang Tenggarong menerapkan analisis pembiayaan menggunakan prinsip 5C. Dalam menyelesaikanDalam penerapan analisis pembiayaan, Bank Syariah Indonesia Cabang Tenggarong menerapkan analisis pembiayaan menggunakan prinsip 5C. Dalam menyelesaikan
YPIDATHUYPIDATHU Studi ini menjadi sumber berharga bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan di bidang keuangan Islam, memberikan wawasan tentang interaksi dinamisStudi ini menjadi sumber berharga bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan di bidang keuangan Islam, memberikan wawasan tentang interaksi dinamis
Useful /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru di SD Negeri 1 Mantren menunjukkan kesiapan yang cukup baik dalam pembelajaran IPAS. Guru telahBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru di SD Negeri 1 Mantren menunjukkan kesiapan yang cukup baik dalam pembelajaran IPAS. Guru telah
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada materi Aku dan Kebutuhanku melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan mediaPenelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada materi Aku dan Kebutuhanku melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media
POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengelolaan dana zakat produktif yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Aceh mampu mendayagunakan zakat secaraPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengelolaan dana zakat produktif yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Aceh mampu mendayagunakan zakat secara
POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH Logo halal, pengetahuan, dan faktor kesehatan terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan dengan sikap serta niat pembelian konsumen. Oleh karenaLogo halal, pengetahuan, dan faktor kesehatan terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan dengan sikap serta niat pembelian konsumen. Oleh karena