GAWPALUGAWPALU

Buletin GAW Bariri (BGB)Buletin GAW Bariri (BGB)

Gempabumi di wilayah outer rise cukup jarang terjadi, namum memiliki potensi akumulasi energi yang besar dan berdampak tsunami. Tanggal 18 Maret 2020 terjadi gempabumi berkekuatan M6.3 pada koordinat episenter 11.4 LS dan 115.04 BT dengan kedalaman 10 km. Sinyal gempabumi outer rise sangat menarik untuk diteliti dan dibandingkan hasil pencatatannya dengan sensor yang berbeda karena membawa fase T dalam penjalarannya. Di Stasiun Geofisika Denpasar terdapat seismometer Trilum 120P dan seismometer Short – Period DS 04A yang terletak berdampingan berhasil mencatat gempabumi ini. Hasil rekaman ini dibandingkan dengan korelasi sinyal untuk mengukur nilai korelasi antara hasil rekaman Trilium 120P dan DS 04A. Sebelumnya kedua sinyal dihilangkan dari pengaruh respon instrumen dengan nilai gain dan poles zeros masing-masing sensor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fase T yang tercatat pada kedua sensor di Stasiun Geofisika Denpasar. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa rekaman sinyal dari seismometer Broadband dan Short – Period menunjukan nilai korelasi yang tinggi yaitu 0.9963. Nilai ini meningkat berkat konvolusi pengaruh instrumen yang sebelumnya memiliki korelasi 0.4536. Fase T tidak terlihat pada rekaman sinyal dalam deret waktu namun tampak pada spektrum > 1 Hz baik pada sensor Broadband maupun Short – Period.

Korelasi sinyal antara Broadband Trilium 120P dan Short – Period DS 04A meningkat dari 0.996 setelah koreksi instrumen yang menunjukan sinyal koreksi mencerminkan getaran tanah sesungguhnya.Pada sinyal dalam deret waktu fase T tidak terlihat tetapi setelah dibuat dalam deret frekuensi dengan Power Spectrum Density (PSD) fase ini terlihat pada frekuensi >1 Hz baik pada sensor Broadband maupun Short – Period.Keberadaan fase T menunjukan bahwa sinyal gempabumi outer rise selatan Bali 18 Maret 2020 melalui laut dalam dan menjalar dalam bentuk gelombang akustik yang berubah menjadi gelombang seismik saat mencapai daratan.

Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang fase T, terutama dalam konteks potensi peringatan dini tsunami. Salah satu arah studi yang menarik adalah bagaimana karakteristik spesifik fase T, seperti spektrum frekuensi, durasi, dan pola energi, dari gempabumi outer rise yang berpotensi tsunami dapat diidentifikasi secara unik. Ini penting untuk mengembangkan algoritma deteksi dini tsunami yang lebih akurat, yang mampu membedakan secara efektif antara peristiwa pemicu tsunami dan yang tidak, sehingga dapat mengurangi tingkat alarm palsu pada sistem peringatan dini konvensional. Selain itu, perlu dilakukan analisis kuantitatif yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi atenuasi dan visibilitas fase T. Ini mencakup investigasi bagaimana magnitudo gempabumi, jarak episenter ke stasiun, karakteristik batimetri jalur penjalaran gelombang, serta konfigurasi spasial sensor seismik, mempengaruhi kemunculan fase T, terutama untuk gempabumi dengan magnitudo lebih kecil. Pemodelan penjalaran gelombang akustik di SOFAR channel dan simulasi penempatan sensor, termasuk penggunaan hidrofon dasar laut atau stasiun pesisir yang lebih dekat, juga sangat relevan. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan jaringan pemantauan agar deteksi fase T lebih sensitif dan akurat, sekaligus membandingkan performa berbagai jenis instrumen seismik dan akustik dalam menangkap sinyal fase T dari berbagai sumber di laut dalam. Pendekatan ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas sistem pemantauan seismik untuk aplikasi geohazard.

  1. (PDF) T-waves and Tectonics: a survey of acoustic signals generated by tectonic processes on spreading... doi.org/10.13140/RG.2.1.2835.5040PDF T waves and Tectonics a survey of acoustic signals generated by tectonic processes on spreading doi 10 13140 RG 2 1 2835 5040
  2. T phase observations in global seismogram stacks - Buehler - 2015 - Geophysical Research Letters - Wiley... doi.org/10.1002/2015GL064721T phase observations in global seismogram stacks Buehler 2015 Geophysical Research Letters Wiley doi 10 1002 2015GL064721
  3. DOI Name 10.1002 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1002DOI Name 10 1002 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1002
Read online
File size967.43 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test