POLNAMPOLNAM

Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan PendidikanScholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan

Penelitian ini menganalisis pengaruh iklim akademik terhadap minat belajar mahasiswa di Politeknik Negeri Ambon. Berdasarkan kajian teori mengenai lingkungan belajar dan motivasi, penelitian menggunakan desain mixed-method dengan dominasi kuantitatif untuk menguji hubungan antar-variabel. Kuesioner skala Likert disebarkan kepada 978 mahasiswa dari lima jurusan. Kualitas instrumen terkonfirmasi (KMO iklim akademik = .832; KMO minat belajar = .816) dan reliabilitas memadai (Cronbachs α = .874 dan .826). Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata penilaian untuk iklim akademik dan minat belajar sama-sama 3,98 (skala 1–5; dikategorikan “baik). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan iklim akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar (β standar = .578, B = .508, t = 22,121, p < .001). Model menjelaskan sekitar 33,3% variasi minat belajar (Adjusted R² = .333), sehingga masih terdapat faktor lain yang berperan. Temuan menegaskan peran dukungan dosen, suasana belajar yang kondusif, fasilitas memadai, dan dukungan sejawat dalam memperkuat motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Rekomendasi praktis meliputi peningkatan kapasitas pedagogis dosen, perbaikan fasilitas pembelajaran, dan pengembangan program yang mendorong kolaborasi antar-mahasiswa untuk meningkatkan minat belajar dan capaian akademik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim akademik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa di Politeknik Negeri Ambon.Iklim akademik yang baik, yang ditandai dengan dukungan dosen, fasilitas memadai, dan interaksi sosial yang positif, berkontribusi pada peningkatan minat belajar mahasiswa.Meskipun iklim akademik menjelaskan sekitar 33,3% variasi minat belajar, faktor-faktor lain juga berperan penting dalam memengaruhi motivasi dan prestasi akademik mahasiswa.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Politeknik Negeri Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas iklim akademik melalui pelatihan pedagogis bagi dosen, penyediaan fasilitas belajar yang lebih representatif, dan pengembangan program yang mendorong kolaborasi antar mahasiswa. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi minat belajar mahasiswa, seperti dukungan keluarga dan gaya belajar individu. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan iklim akademik dan minat belajar mahasiswa secara bersamaan, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing jurusan dan program studi di Politeknik Negeri Ambon. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

Read online
File size295.79 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test